Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Plus Minus Tinggal di Indonesia

Sunday, 28 March 2010

Viewed 7261 times, 1 times today | 106 Comments |

Edy Harjito – Doha


Yang membuat Indonesia enak ditinggali adalah:

  1. Makanan yg murah, meriah dan nggenah ada di mana-mana siang dan malam. Untuk urusan lidah, walau sudah melanglang buana tetap saja sambel terasi tidak ada yg menandinginya.
  2. Bisa makan rambutan, duku, duren, mangga, manggis sekenyangnya di saat musimnya.
  3. Bisa bersama-sama dengan keluarga besar.
  4. Bisa menghadiri  kondangan, sunatan, kawinan  saudara/teman.
  5. Kalau ada apa-apa dengan keluarga, tidak repot dan mudah mencapainya
  6. Banyak dan mudah didapat dvd film/ music bajakan
  7. Ke salon, kepala di’creambath sekaligus kaki dipijat refleksi oleh 2 orang yg berlainan dengan biaya yang murah, bisa juga tangan dipijat oleh orang ketiga sekalian dgn tambahan 15,000. Jadi serasa jadi raja minyak , dipijat oleh 3 orang sekaligus dengan biaya tidak sampai 100,000.
  8. Ngomong dengan mudah karena 1 bahasa, jadi kalau lagi marah dengan orang  bisa bicara apa adanya dan puas, coba kalau marah pakai bahasa inggris kan agak susah.
  9. Tidak bayar pajak tinggi
  10. Mau minum teh botol sosro bisa didapat di mana-mana
  11. Nonton sepak bola kelas dunia/ F1/ NBA di TV gratis
  12. Bisa hire pembantu dengan murah
  13. Banyak concert music dan murah tiketnya
  14. Banyak tempat pemancingan di darat maupun di laut dengan biaya murah dan hasil yang menggembirakan
  15. Dalam bekerja tingkat toleransinya tinggi, maksudnya kerja nyantai pun bisa mencapai sampai usia pensiun.
  16. Mau jalan-jalan luar kota tidak perlu repot ngurus visa dan terjangkau.
  17. Banyak tempat rekreasi gunung, pantai, laut, mall dll.
  18. Dll, diteruskan ya menurut versi dan acceptance masing-masing..

Yang membuat Indonesia tidak enak ditinggali adalah:

  1. Jalanan macet dan banyak yang tidak mulus
  2. Banyak motor, ada teman di FB bikin status ` andai motor boleh di tabrak` saking stress nya nyetir mobil saat ini di Jakarta.
  3. Tidak bisa driving mobil ngebut, kecuali mau tengah malam.
  4. Transportasi umum tidak comfortable
  5. Mau gak mau ikutan budaya korupsi, entah bikin KTP, SIM dan urusan-urusan dengan pemerintah lainnya
  6. Banyak demontrasi
  7. Banyak tayangan TV yang tidak mendidik spt shitnetron, film horror, kriminalitas
  8. Intrik politik ditayangkan di TV
  9. Internet mahal dan lelet
  10. Kriminalitas tinggi dan was-was di jalanan saat tengah malam
  11. Suka kebanjiran , kalaupun rumah aman paling tidak mobil harus menerjang banjir di jalanan
  12. Banyak ancaman kena demam berdarah, diare.
  13. Ancaman narkoba tinggi.
  14. Kasian melihat anak-anak sekolah memanggul buku sampai deyek-deyek saking beratnya bawaan.
  15. Ancaman terorisme tinggi, suka was-was kalau di tempat keramaian.
  16. Ke dokter mahal  dan suka terancam dapat obat palsu di apotik.
  17. Banyak yang mau tau urusan orang lain saja alias usil.
  18. Banyak pedagang asongan, pengemis, preman saat di jalan/lampu merah.
  19. Gaji kecil.
  20. Bensin mahal.
  21. Dapat jatah cuti cuma sebentar.
  22. Dll, diteruskan ya menurut versinya masing-masing.

Lho ternyata banyak gak enaknya tingal di Indonesia. Point-point di atas menurut versi saya ya, bisa jadi ada yang suka nonton check and recheck dan itu justru membuat hidup di Indonesia enak.

Salam…

Picture : eztravelasia, merdeka, prima online, dspeedking, kaskus

Share This Post

Posted by Sunday, 28 March 2010 on 22:57.

Categories: Opini. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

106 Responses to “Plus Minus Tinggal di Indonesia”

Pages: [11] 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 »

  1. 106
    sihijau Says:

    setuju tuh sama yang gaji kecil! ^^

  2. 105
    Linda Cheang Says:

    Mas Edy : lupa bilang “ahlan wa sahlan” hahahaha. iya, nanti Mas Edy harap info saya saja, ya, kapan e-mailnya Mas Edy boleh dikontak. wassalam

  3. 104
    Edy Says:

    Hai Linda: Syukron, masih numpuk email kerjaan yg belum dibuka hehehehe. Nanti kalo email rumah sudah ok, bisa diinfokan ke mas Budi untuk contact saya.

  4. 103
    Linda Cheang Says:

    selamat kembali ke “peradaban” tulis-menulis lagi Mas Edy.

  5. 102
    Edy Says:

    Ijah; Saya baru saja jalan2 ke green canyon, tempat wisata yg indah, bisa dikembangkan jadi wisata perahu seperti damuang saduak di thailand sana, di jawa kan belum ada tuh perdaganagn diatas perahu.

  6. 101
    Edy Says:

    Anita: Saya baru saja mudik sebulan di Indonesia, sempat jalan2 nyetir keliling pasundan ( tasik, garut, ciamis, pangandaran, green canyon), kesan yg saya dapat selama 5 tahun terakhir ini, jalanan makin banyak motornya. Setiap saya mengunjungi saudra, saya perhatikan tiap rumah punya 4-5 motor sesuai jumlah anggita klg nya. Saya tidak tahu akan bagaimana 10 tahun yad kondisi lalu lintas.

Pages: [11] 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)