Menyambut Frühling (Musim Semi) di Mainz

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

Hallo Sobat di Baltyra semua…

Salam jumpa dari Mainz….

Maaf sudah lama menyelam , karena banyak kesibukan yang lain dan maklum…orang tua tidak bisa cekatan seperti bung J.L atau mas Ilham yang masih sangat muda…atau Yu Lani , mbak Dewi A…..atau sobat di Baltyra yang lainnya….hahahaha….!!! ( alasan.com )

Maaf juga, sampai sekarang belum bisa memenuhi janji, dengan gambar kerok yang di atas kertas foto. Well… perkenankan kali ini Dj. ingin berbagi cerita kecil dan beberapa foto yang hari ini Dj. ambil…

Benar…hari ini di mana Dj. tulis ini, adalah hari Minggu Tgl. 28 Maret…

Tadi pagi dibangunkan dengan lonceng Gereja, walau wecker Dj. belum berdering….

Ternyata…ooo….ternyata hari ini jam sudah dimajukan 1 jam… Hahahahaha…tidak dengar siaran berita, jadi ketinggalam berita, kalau Sabtu ke Minggu, jam dimajukan 1 jam…. Jadi…jelas bangun kesiangan…..!!!

Well…setelah sarapan , maka kami sekeluarga jalan-jalan ke kota, maklum orang kampung….hahaha…!!!

Di samping udara cukup cerah dan juga tidak ada yang harus dikerjakan di rumah…maka Dj. telpon anak-

anak untuk bertemu di Florenz Cafe di kota….

Nah…ya…. kami seperti biasa banyak yang diobrolkan , sambil menikmati es Grimm walau udara atau suhu

hanya +11°C…. masih sanggup menikmati Bananne split (es grim dengan pisang dan sahne) atau es coffee,

atau Chocolade+Bailleys…???

Nah setelah puas di ice cafe , maka kami jalan ke tepi sungai Rhein..dimana ada perayaan kecil, menyambut datangnya

musim semi…

Nah ya..buat anak-anak sudah sangat menyenangkan, terutama buat cucu Dj. yang bule satu ini…

Tidak terasa, saat kami lihat jam di kota sudah menunjukkan poekoel 15 : 37….

Nah…ini adalah Gereja Katholik yang berumur 1000 tahun…kebanggaan rakyat Mainz…

Saat jalan di taman, kami sudah bisa melihat kuncup-kuncup daun dan dahan yang mulai bertunas…

Ada juga beberapa bunga yang sudah mulai mekar…

Juga air mancurpun sudah jalan lagi….

Dan…di sungai Rhein…Angsa dan bebekpun sudah mulai terlihat kembali…

Kiri (yang berwarna) adalah yang jantan dan yang coklat adalah betina… di Natur… yang jantan selalu lebih cantik daripada yang yang betina…. Benar ngak Yu Lani…???

Hanya pada manusia saja yang lain….wanita lebih cantik daripada laki-laki…. Karena make up…???? hahahaha…!!!! (ups…sorry….!!! jokes…!!!)

Nah…mengingat bawa cucu, maka kamipun langsung ke pesta dan membawa cucu agar bisa main Dermolen…

Cucu Dj… David Nathanael Paisan…

Keluarga Dj…

Okay…. Team Redaksi dan anda semua….

TERIMA KASIH BUANYAK…..!!!

Sudah memuat oret-oretan Dj. yang sangat sederhana ini…. Juga sudah mau menyaksikan foto-foto tentang keadaan di Mainz, saat ini…. Maaf bila ada kata-kata atau foto yang Dj. tampilkan, kurang berkenan di hati anda….

Semoga Berkat dan Kasih TUHAN , selalu menaungi kita semua…!!!! Amin….!!!

Nah…buat anda semua…

Ini ada roti ciri khas dari Mainz…namanya Bretzel….

Biasa orang Mainz, makan roti ini untuk menemani minum Bier…. rasanya agak asin, karena memang yang titik-titik putih itu adalah garam….

Hanya di foto di bawah ini, hanya sekedar reklame, diberi duri agar burung merpati tidak bersarang di atasnya…

Salam manis dari Mainz…


Dj. 813

Bukan paparazi lho ya….hahahaha…!!!

Saat jalan ditaman , kami sudah bisa melihat kuncup-kuncup daun dan dahan yang mulai bertunas…

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *