Kresek…kresek…kresek….

Fire – Yogyakarta

Terdapat cerita keisengan seorang saudara sewaktu sekolah. Teman-temannya satu kelas cukup kompak. Suatu hari mereka bersepakat untuk tidak membawa tas ke sekolah. Jadi buku-buku dan perlengkapan sekolah dibawa dengan tas kresek. Bisa dibayangkan apa yang terjadi ketika Bu Guru masuk ke kelas dengan perintah pertamanya, “Keluarkan buku ini dan ini ………” Seketika dari segenap penjuru kelas bagaikan “simponi” dari suatu orkes, tapi yang dominan suara treble-nya doang …. kresek…kresek…kresek… Jadilah sekelas dimarahi Bu Guru.

Pernah terbaca berita seorang nasabah pulang dari bank menjadi korban penjambretan. Tapi sepertinya sang penjambret bakalan gigit jari, karena salah target. Si nasabah ke bank dengan membawa sebuah tas kantor dan tas kresek. Rupanya uang pengambilan dari bank disimpan di tas kresek. Hal itu tak diduga oleh jambret yang mungkin menyangka tas kresek tersebut hanya berisi pernik-pernik tak penting semacam gorengan saja sehingga memilih menyasar tas kantor.

Kalo bepergian jauh naik angkutan umum, kita kerap diingatkan untuk mewaspadai barang-barang kita dari tangan-tangan usil. Apalagi barang kadang ditaruh di tempat bagasi di bagian atas yang sering terlewat dari pengawasan kita, dan dalam perjalanan jauh pun sering ketiduran.

Ada orang yang punya trik begini, jadi barang-barang berharga dicampur dengan oleh-oleh seperti makanan atau di tumpukan pakaian. Tapi selain itu semua barang-barang di tas dibungkus dengan tas kresek, bukan hanya sekali, tetapi berlapis-lapis. Jadi kalo malam-malam sepi ada tangan usil yang nekat berusaha membongkar-bongkar isi tas, maka “alarm” kresek-kresek akan cukup menyolok untuk menarik perhatian penumpang lainnya. Minimal si pencoleng tidak begitu leluasa menjalankan aksinya.

Mau perjalanan jauh naik mobil pribadi, tak lupa bawa tas kresek. Pertama, buat tempat sampah sementara. Kedua, persiapan kalo suatu kali sedang tidak fit sehingga mau muntah-muntah. Ketiga, buat ngrukubi kepalanya yang kentut di mobil tanpa peringatan, wakakak ….. Tapi konon kalo pas di kereta api ekonomi yang penuh sesak saat mudik, tas kresek dipake juga buat pipis buat yang sudah kebelet banget, soalnya kegencet di dalam nggak bisa kemana-mana, toiletnya juga dipake buat duduk penumpang. Entah kalo kebelet BAB, gimana ya solusinya?

Saya kadang lihat juga tas kresek dipakai buat tutup kepala kalau hujan. Ada juga yang dibolongi pas bagian matanya. Memang sih, badan masih kebasahan, cuma buat kepala doang. Tapi lumayanlah, buat keadaan darurat.

Kalo sedang bawa benda-benda “sensitif” yang perlu disembunyikan dibungkus dengan tas kresek. Kan nggak ketahuan bawa mie-goreng atau mie-yabi, wakakak. Lho kan sama-sama dibolak-balik dulu biar panasnya merata, awas gosong hayooo …..

Di bawah tempat tidur, banyak barang-barang tersimpan terbungkus tas kresek. Kalo ada tikus atau kecoak ngumpet di situ segera ketahuan. Kan kedengaran bunyinya kresek… kresek…… kalo mereka nekat menjelajah di situ.

Kalo ada acara kumpul-kumpul, beberapa ibu sudah punya kiat menyiapkan tas kresek dari rumah. Buat apa? Nanti kalo sudah selesai pertemuan, kan sisa makanannya masih banyak. Nah, bisa dibawa pulang pake tas kresek. Tentu saja bawa dari rumah tas kreseknya dilipat kecil-kecil dulu dimasukkan dompet, jangan terlalu menyolok. Ternyata modus tersebut banyak ditiru yang lainnya. Ehm, kalo bapak-bapak sih masih agak pekewuh mau ikutan, atau malah bawa baskom sekalian, wakakak…..

Saya membayangkan dialog ini di sebuah pilem, entah pilem yang mana:

Brad Pitt: (sambil mencari-cari) “Honey, blekberiku ditaruh di mana ya?”

Jollie: “Bukan di situ, Sayang. Tas kresek yang itu isinya kolor, kalo yang ini isinya lipstik.”

Brad Pitt: “Oh, iya lupa. Aku cantelkan di kamar mandi, jadi satu sama odol.”

Baiklah teman-teman, bagaimanapun dewasa ini perlu juga mengurangi penggunaan tas kresek, dan jangan dibuang sembarangan. Tapi kabarnya sudah ada tas kresek dari bahan yang ramah lingkungan dan mudah terurai. Duh, baru nonton audisi Idol kok ada juga yang suaranya mirip tas kresek …. hihihik….


Picture : greenmyworld, pkkjogja

About Fire

Profile picture’nya menunjukkan kemisteriusannya sekaligus keseimbangannya dalam kehidupan. Misterius karena sejak dulu kala, tak ada seorang pun yang pernah bertatap muka (bisa-bisa bengep) ataupun berkomunikasi.

Dengan tingkat kreativitas dan kekoplakannya yang tidak baen-baen dan tiada tara menggebrak dunia via BALTYRA dengan artikel-artikelnya yang sangat khas, tak ada duanya dan tidak bakalan ada penirunya.

Arsip Artikel

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *