Scandinavia, Helsinki

King

Tempat perberhentian terakhir adalah Helsinki. Ibu Kota dari Finladia, terletak di tepi Teluk Finladia dan laut baltik, di bagian Selatan dari Finladia. Di Helsinki ini terdapat popularitas warga asing yang paling besar diantara kota di Finladia. Helsinki ini sama seperti kota Eropa umumnya, terdapat banyak museum dan gedung pertunjukan seni. Salah satunya adalah Lutheran Cathedral.

Lutheran Cathedral ini adalah sebuah Gereja bagian dari Keuskupan Helsinki. Gereja ini awalnya dibangun sebagai penghormatan kepada Grand Duke, Nicholas I Tsar dari Rusia, sampai akhirnya Finladia merdeka pada tahun 1917, dan disebut sebagai Gereja St Nicholas.

Dibangun pada tahun 1830-1852 oleh Carl Engel dengan gaya neo klasik, dan diubah oleh penggantinya Ernst Lohrmann. Gereja ini dikenal sebagai Landmark Helsinki, terletak di pusat kota dan menjadi salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi turis. Di atap gereja ini terdapat patung 12 Rasul.

Perjalanan dilanjutkan mengunjungi TempeKirkkio. Gereja batu karang ini adalah karya arsiktektur yang sangat indah di Helsinki. Gereja yang letaknya dibawah tanah ini mulai dibangun pada 1952  oleh 2 bersaudara Timo dan Tuomo Suomalainen, selesai pada tahun 1969. Dengan kerangka dari kawat tembaga, diatas batu karang yang berjarak 40 kaki dari jalan, ruang gereja dibangun didalamnya, dan batu karang sebagai dindingnya.

Tempat terakhir sebelum meninggalkan Helsinki yang banyak dikunjungi turis adalah Sibelius Park. Di dalam Sibelius Park ini terdapat Sibelius Monument ini didedikasikan untuk komposer Finladia, Jean Sibelius. Dirancang oleh Eila Hiltunen dan selesai dibangun pada 7 september 1967. Monument di taman ini berbentuk abstrak , terdiri dari 600 pipa baja bergelombang yang di las, dengan bobot 24 ton.

Jean Sibelius

Pembaca baltyra, terima kasih telah membaca perjalanan ini. Berakhirlah perjalanan di Scandinavia, keindahan alam Scandinavia akan teringat selalu, sampai berjumpa di Berlin..


Selamat Paskah, Happy Easter, Tuhan berkati selalu..





Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.