Dewi Aichi – Brazil
Sukiyaki adalah makanan khas Jepang yang terdiri dari irisan daging sapi yang sangat tipis, sayur mayur seperti sawi, daun bawang, taoge,jamur enoki, shitake, dan tofu. Kuahnya yaitu soyu dicampur dengan sedikit gula putih. Cara memasaknya yaitu direbus dalam sebuah periuk besi, atau kuali dari tanah liat. Periuk ini diletakkan di atas meja makan, dan disantap panas-panas. Hampir mirip shabu-shabu, cara menyantapnya yaitu irisan daging sapi tersebut dicelupkan dulu ke dalam telur ayam yang sudah dikocok, kemudian celupkan lagi ke kuah yang ada dalam periuk. Tentu saja cara mencelupnya dengan sumpit(hashi), bukan dengan sendok atau garpu.
Tetapi , sukiyaki di atas tidaklah baku, setiap orang mempunyai resep dan cara sendiri dalam memasak sukiyaki. Tapi pada intinya, hanya direbus. ada yang menambah bahan sayuran dengan irisan bawang bombai, dan ito konnyaku atau shirataki, yaitu bahan yang bentuknya mirip soun, berwarna kelabu atau agak kuning.
Sukiyaki terdiri dari 2 jenis yaitu sukiyaki jenis Kansai, yang berasal dari wilayah Osaka, dan sukiyaki jenis Kanto, yang membedakan keduanya adalah rasa dan cara menyajikan.
Jenis Kansai, disajikan dengan soyu dicampur dengan gula putih, jenis Kansai inilah yang biasa aku praktekkan. Untuk jenis Kanto sedikit lebih rumit, yaitu dengan warishita, yaitu campuran dashi, soyu, mirin, gula putih, caranya semua direbus dahulu.
Ada satu resep mudah yang biasa aku praktekkan dalam menghidangkan sukiyaki.
Inilah resepnya:
Bahan:
-30 gram mentega
-200 gram daging sukiyaki
-6 lembar daun bayam
-100 gram kecambah
-bawang bombai, daun bawang, shitake, enoki,
-250 gram konnyaku ito
-tofu
-dashi(semacam soyu)
-soyu(kecap asin)
-mirin(sake manis)
-15 gram gula putih
Cara:
Cuci dan potong-potong semua sayuran sesuka hati. Rebus semua bahan untuk kuah (dashi, soyu, mirin, gula putih) sampai mendidih. Kemudian masukkan semua sayuran dan dagingnya. Oya…agar lebih enak, sebelum dimasukkan ke kuah sukiyaki, sebaiknya panggang sebentar daging dalam wajan panas yang sudah diolesi margarin. Rebus semua bahan kira-kira 3 sampai 4 menit, kecuali tauge, masukkan tauge sekitar 1 menit menjelang selesai. Sukiyaki siap di santap panas-panas.
Referensi dan foto: http://ms.wikipedia.org/wiki/Sukiyaki
Sambil menyantap sukiyaki, tidak ada salahnya kita menikmati musik dan lagu sukiyaki di bawah ini:
I’ll look up while I’m walking
Ue wo muite arukou
上を向いて歩こう
So the tears don’t fall from my eyes
Namida ga koborenai youni
涙がこぼれないように
I think back to spring days
Omoidasu haru no hi
思い出す春の日
It’s a lonely night
Hitoribocchi no yoru
一人ぼっちの夜
I’ll look up while I’m walking
Ue wo muite arukou
上を向いて歩こう
And count the scattered stars
Nijinda hoshi wo kazoete
にじんだ星をかぞえて
I think back to summer days
Omoidasu natsu no hi
思い出す夏の日
It’s a lonely night
Hitoribocchi no yoru
一人ぼっちの夜
Happiness is above the clouds
Shiawase wa kumo no ue ni
幸せは雲の上に
Happiness is above the sky
Shiawase wa sora no ue ni
幸せは空の上に
I’ll look up while I’m walking
Ue wo muite arukou
上を向いて歩こう
So the tears don’t fall from my eyes
Namida ga koborenai youni
涙がこぼれないように
Even while I cry I walk on
Naki nagara aruku
泣きながら歩く
It’s a lonely night
Hitoribocchi no yoru
一人ぼっちの夜
Sadness is in the light of the stars
Kanashimi wa hoshi no kage ni
悲しみは星の影に
Sadness is in the light of the moon
Kanashimi wa tsuki no kage ni
悲しみは月の影に
I’ll look up while I’m walking
Ue wo muite arukou
上を向いて歩こう
So the tears don’t fall from my eyes
Namida ga koborenai youni
涙がこぼれないように
Even while I cry I walk on
Naki nagara aruku
泣きながら歩く
It’s a lonely night
Hitoribocchi no yoru
一人ぼっちの夜
It’s a lonely night
Hitoribocchi no yoru
一人ぼっちの夜
Di Jepang, lagu ini terkenal dengan judul “ue o muite arukoo( mari berjalan dengan melihat ke atas). Lagu ini dinyanyikan oleh Kyu Sakamoto, dan penciptanya adalah Rokusuke Ei dan Hachidai Nakamura.
Di luar Jepang, lagu ini terkenal dengan judul Sukiyaki, banyak versi bahasa Inggrisnya juga. Bahkan di Indonesia juga terkenal. Di tahun 1963, lagu ini menempati urutan pertama dalam penjualan di Amerika Serikat. Rekor yang belum tertandingi oleh lagu berbahasa Jepang lainnya.
Lagu ini di rilis di Jepang oleh Toshiba pada tahun 1961, kemudian pada tahun 1963 perusahaan rekaman Inggris berlabel Pye Records mengeluarkan versi yang berjudul Sukiyaki. Sukiyaki dimaksudkan untuk memudahkan pengucapan, karena dengan judul aslinya, banyak yang merasa kesulitan dan lupa.
Sukiyaki dalam menu makanan dan sukiyaki dalam lagu ini tidak ada hubungannya sama sekali, bahkan dalam lirik lagunyapun tidak menyinggung tentang masakan. Kalau hanya mendengar nadanya, sepertinya lagu riang, tapi jika memperhatikan lirik lagu, ini adalah lagu sedih, berjalan sambil melihat ke atas yang dimaksudkan agar air mata tidak menetes di pipi.
Pada tahun 1999, aku sempat mempunyai perangko berharga 80 yen yang mengingatkan tentang lagu ini. Kyu Sakamoto adalah salah satu dari 520 orang yang menjadi korban kecelakaan pesawat JAL bernomor penerbangan 123, yang jatuh di puncak Osutakayama(masuk wilayah Gunma-Ken), pada tanggal 12 Agustus 1985. Kyu Sakamoto meninggal pada usia 43 tahun.
Referensi: http://id.wikipedia.org/wiki/Sukiyaki_(lagu)
April 19th, 2010 at 17:40
Elnino: teriyaki termasuk masakan manisnya orang Jepang, tapi manis Jawa sama Jepang menurutku beda, ngga tau ya kenapa, masakan Jawa manisnya kuat banget, jadi klo abis makan wajik misalnya, atau krasikan, atau jenang, wuih..perut kayaknya berat banget. Kalau di Jepang ngga bikin eneg. Chocolate sama cake atau bolu, ngga ada yang manisnya memabukkan he he..masih tetap ringan.
April 19th, 2010 at 09:06
Untuk rasa manis masakan, wong Jepang saingan sama wong Jowo ya Wi? Teriyaki itu waduh muanisnya…kalo yang berkuah masih lumayanlah… Shabu2 paling suka.. Sukiyaki lan sukinini…
April 19th, 2010 at 08:49
Aduh Ryu no mama, sorry gomenasai, habis kirim email ke Ryo, jadi nyambungnya ke kamu he he..sipppp…tak tunggu tentang Kubota, i love Kubota..
April 19th, 2010 at 06:36
Mbak Dewi : Mosok aku sing pertama komen soal lagu ….lha iki lagu kesukaanku je….
久保田利伸 memang Top …wis go international je…iki yo lagu terbarunya , Februari kemarin di rilis …Timeless Fly…. pas muka dan rambutnya di model Michael jackson , aku kuagett setengah mati …….hahaha,…..sek yo request-nya tunggu dhisik ….stt, kae jenenge anakku sing bener Ryu, dudu Ryo…, salah ketik ya ? hahaha
April 19th, 2010 at 02:00
Ryo no mama: hi hi baru kamu yang komentar tentang lagunya. biasanya yang belajar bahasa Jepang , memang pertamanya dikenalkan lagu sukiyaki, lagu itu seperti rohnya Jepang sih. Sayang, penyanyinya tewas, masih muda lagi.
Oya, Ryo no mama: tulis tentang ceritanya si Kubota Toshinibu, kisah cintanya bener2 mengharu biru tuh…musiknya juga bagus…sudah go internasional dia..!
April 19th, 2010 at 01:58
Mawar: wah boleh coba tuh yg pakai ikan, aku sih belum pernah, nanti kalau enak..bilang ya he he…ntar aku nyoba pakai ikan juga.
Anoew: nek sukiyem yo jelas iso mingkem, emang kamu ngga iso mingkem gara2 kebanyakan ngitung heleng..
April 18th, 2010 at 16:16
Mbak, nak masak sukiyaki nganggo mentega tho ? biasanya aku kalau masak sukiyaki cukup pake minyak goreng dan tidak pake tauge. Aku biasanya masak sukiyaki ala Kanto maklum daerahku masuk daerah Kanto … …hehehe trus nanti pas sukiyaki udah masak …kita makannya bareng telor mentah yang dikocok rata, sedappp….tapi anak2 ngga gitu suka sukiyaki, mereka lebih suka sushi, yakiniku…
)
Aku suka lagunya alm. Kyu Sakamoto…sayang meninggal muda…:tragis lagi dalam kecelakaan pesawat JAL…pas aku belajar bahasa Jepang, belajar lagu pertama dari guru Jepang ya lagu ini, ” ue o muite arukoo”…