Saturday, 24 April 2010
Rina S – Bogor
Pengarang: Jonathan Safran Foer
Safran Foer berfikir secara lateral dalam membuat buku, ini yang paling saya suka dari buku ini. Dia membuat buku ini seolah-olah buku gambar. Buku yang bukan dari sekedar cerita, tetapi juga dari sisi kita melihatnya… Dia membuat cerita sedemikian sehingga buku ini bisa di ‘obok-obok’.
Tidak hanya seperti buku gambar, saya merasa dibuku ini Safran Foer bermain dengan cantik mengenai tulisannya. Seolah-olah dia sedang bersombong dengan buku ini. Segala sesuatu segera dikaitkan, untuk hal-hal yang tidak penting sekalipun. Seperti seorang anak umur 9 tahun yang sangat cerdas sedang menulis dan bercerita… Tulisannya bisa dibilang gila dan liar, menyentuh hal yang tabu, ngga penting dan dapat membuat kita bersedih dan tertawa.
Menurut saya ini adalah buku sastra yang tidak sekedar sastra, tetapi novel yang sangat unik… tak salah setelah penulisan bukunya, Safran Foer menjadi profesor dalam penulisan kreatif novel.
April 26th, 2010 at 22:03
Mas Anoew…
Kupinge keduten yo….
Opo nguing-ngaing…..
Hahahahahahaha…..!!!
Dirasani,arep di kirimi kutange mbak DA….
Wuuuuuusssssst…!!! Mlayu….!!!