Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

When The Flowers Sing (Part 1)

Friday, 30 April 2010

Viewed 1784 times, 2 times today | 34 Comments |

Sasayu – Den Haag

Halo Baltyrans, lama tidak muncul, keinginan menulis menggebu, sayangnya waktu tidak mendukung T.T. Apa kabar semuaaa? Sasayu berharap semua dalam keadaan sehat dan dalam perlindungan Tuhan. Artikel serupa sudah pernah dimuat dengan judul Tulip Field and Keukenhof. Artikel kali tentang parade bunga di Keukenhof 2010.

Dua tahun lalu, saya sudah berkunjung ke taman tulip terbesar di dunia ini, waktu itu seingat saya, temanya tentang Cina, karena mau menyambut Olimpiade di Negeri Tirai Bambu. Tahun ini, saya ingin berkunjung lagi dengan alasan punya kamera baru (halah…kok jadi pamerrr!), ya maklum, dua tahun lalu belum hobi fotografi dan lebih narsis, isinya foto-foto diri semua:P.

Setelah menunggu berminggu-minggu datangnya cuaca cerah, pas banget tanggal 24 April matahari bersinar terang. Pas juga di hari itu diadakan parade bunga. Seharian main di taman bunga, dari jam 12 siang sampai Keukenhofnya tutup, soalnya pas siang malah pusing dan ga mood untuk foto-foto karena rameeennnyaaa naujubilahhh, sampe jalan saja susah. Akhirnya nunggu deh sampai sepiii dan diusir2 karena ga pulang2, berasa kaya yang punya taman…hahaha.

Okehhh, tanpa berlama-lama lagi, langsung saja dilihat bunga2nya dengan tema FROM RUSSIA WITH LOVE. Semoga para pembaca terhibur dan tidak bosan.

(Bagi yang tahu jenis tulip, tolong dibantu yaaa, udah ga sempet liat nama bunganya>.<!)

Poster selamat datang

Parade Bunga

Disemarakkan oleh beberapa marching bands

Bunga telor ceplok (ngasal ngasih nama), karena pas lewat lagi laper, dan beneran kayak telor ceplok dengan tengah kuning dan pinggiran putih.

(bersambung)


Note Redaksi: karena “kebrutalan” (hahaha…) Sasayu mengirimkan foto yang mencapai 44 foto, dan akan sangat berat diakses jika seluruh 44 foto itu keluar dalam 1 artikel, dengan berat hati akan dipecah menjadi 2 bagian…

Setelah menunggu berminggu-minggu datangnya cuaca cerah, pas banget tanggal 24 April matahari bersinar terang. Pas juga di hari itu diadakan parade bunga. Seharian main di taman bunga, dari jam 12 siang sampai Keukenhofnya tutup, soalnya pas siang malah pusing dan ga mood untuk foto-foto

Share This Post

Posted by Friday, 30 April 2010 on 00:33.

Categories: Lensa & Fotografi. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

34 Responses to “When The Flowers Sing (Part 1)”

Pages: [4] 3 2 1 »

  1. 34
    Sasayu Says:

    @Linda: Hahaha…maakt niet uit, la memang yang jadi objeknya kan bunganya tooo…

    @DJ: Mantabb dahhh Tante Susiiii…

  2. 33
    Dj. Says:

    Sasha….
    pagi tadi sudah Dj. pijetin,-+ 30 menit lebih dan saat ini sudah sedikit mendingan. Dan sore ini dia malah bikin onde-onde,walau tidak banyak,tapi juga bikin bubur kacang ijo,kesukaan Dj….
    Ini istri memang istimewa….
    Salam manis dari Mainz….

  3. 32
    lindacheang Says:

    Sas, kalo aku lihat bunga-bunga yang ditata apik begitu jadi kagum sama penatanya ( maap, yah, bukan Sas-nya yang kukagumi, soale Sasnya udah narsis, sih hehehe).

    penataan bunga itu memerlukan seni dan sekaligus salah satu cara meditasi. kalo enggak konsen, pasti menatanya berantakan.

  4. 31
    anoew Says:

    Sas, mantablah. Bukannya gk seneng liat kembang bagus dan seger, tapi kalau ada pemandangan yg lebih seger lagi ya pantang dilewatkan haha..

    Mudah-mudahan di bagian 2 lebih banyak lagi penampakan kembang-kembang bule..

    Salam Seger.

Pages: [4] 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)