Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

[Foto Berpuisi] Tanpa Pigura

Saturday, 1 May 2010

Viewed 1630 times, 1 times today | 25 Comments |

Vera Ernawati – Jakarta


Jangan tanya kenapa

Demi siapa aku datang pada mentari pagi

Dan, pada apa aku gelisah menanti

Ketika rindu menyergap

Tatapan hening potret lelaki sederhana tanpa pigura

Selalu saja menggoda

Kubiarkan potret wajahmu membayang

Anggaplah sebagai titisan puisi yang pernah hilang

Akan cintaku yang tertunda

Dan kelak, kau akan melihatnya dengan:  sempurna

Share This Post

Posted by Saturday, 1 May 2010 on 00:30.

Categories: Lensa & Fotografi. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

25 Responses to “[Foto Berpuisi] Tanpa Pigura”

Pages: « 3 2 [1]

  1. 10
    Bagong Julianto Says:

    DA>>>>>

    Whuaaaaaaa………………..
    Itu lagu nelongso…….

    jam di stasiun kereta………..

    “….kurelakan kau pergi………….
    tinggalkan aku di sini……..
    janganlah engkau ragu…
    kejarlah cita-citamu……”

    Biasanya cewek yang ditinggalkan, dalam lagu ini cowok yang ditinggalkan………

    Hikz….. aduoh tenan! Ngantek Brazil……………
    Wuakakakakakakaa…………………..

    Ayo guyon……………

  2. 9
    Mawar09 Says:

    Vera: thanks ya sudah sharing. Foto-fotonya keren sekali, begitu juga dengan puisi pendeknya.

  3. 8
    anoew Says:

    Udah 2x di minggu ini liat puisi isinya pertanyaan..

    Salam Tanya.

  4. 7
    Dewi Aichi Says:

    Pak BJ: wah tuwas deg-deg-an, kirain itu puisinya pak BJ he he..jebul lagunya UL.

  5. 6
    Bagong Julianto Says:

    ………………peluk saja, peluklah potretku…………
    ……………………………….saat kau rindu padaku………..
    ……………………………….ku akan datang…………dalam mimpimu…………

    Lagu Utha Likumahua jadul, judulnya Potretku……
    Semoga bisa jadi Pigura…..

  6. 5
    Dj. Says:

    Yang Dj. lihat,hanya seorang dipinggir danau,pasti akan mencing ikan….
    Sayang kurang jelas…..
    Nah agar lebih jelas,maka Dj. kirim foto Susi yang sedang mancing saja ya…
    Terimakasih….

  7. 4
    Dewi Aichi Says:

    ketika cinta itu mati
    kamu tidak perlu mati bersamanya
    apabila cinta tidak bisa mendampingimu
    bebaskanlah dirimu
    biarkan hatimu kembali melebarkan sayapmu
    dan terbang ke alam bebas

    bebaskan..bebaskan…..

  8. 3
    Kornelya Says:

    Aku pun coba menebak
    Siapakah lelaki itu?
    Ayahmu, Pacarmu?
    Atau lelaki yang kau cintai dalam diam?
    Karena dia tak pernah tahu
    Cupidmu memanah
    Salam!!

  9. 2
    Dewi Aichi Says:

    Vera: wuihhhhhhh…keren ..

    Kuingin memandang matahari terbenam dgmu, saling
    berbisik, jalan bareng dipantai tengah malam. Ku
    ingin jalan pas hujan dgmu sambil saling pelukan.
    Kuingin beliin kado ato cologne kesukaanmu.kuingin
    tulis puisi tuk kamu. Kuingin katakan i love you,
    pas kamu lagi ngerasain hal itu, habiskan waktu
    dgmu, pandangi wajahmu, en kiss kamu. Gak pernah
    lupain kamu sedetikpun selama hari masih memberi”‘

    Dapat puisi kayak gini di email…aku ora mudheng karep e opo?.

  10. 1
    ilhampst Says:

    Kirain pake photoshop, ternyata bayangan ya? Keren

Pages: « 3 2 [1]

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)