Dugem di Waikoloa

Lani – Kona, Hawaii

Hi…hi…hi…all Baltyrans, ketemu lagi di sini. Langsung aja dimulai, tanggal 24 April, malam minggu, tanpa dinyana dan disangka, siang-siang teman yang juga merangkap employer, ngomong ke aku: nanti malam, kami ber 5 akan melihat Salsa dance di Hilton hotel, sebetulnya aku ingin mengajakmu juga akan tetapi karena toko tutup jam 8 malam, nanti kami terlambat. Mungkin lain kali. Jawabku: ngga apa-apa silahkan saja kalau mau pergi, nikmati saja malam minggu kalian nanti ya, kutunggu ceritanya.

Sore hari sekitar jam 5:30, temanku balik lagi ke toko, mengatakan : aku berubah pikiran, tutup aja toko jam 6:30 karena aku ingin kamu ikut dengan kami, aku pikir tanpa dirimu no fun at all.

Hohohoho…dipikir aku memang orang yang seneng bikin “gaduh” dimana saja berada, ok lah kalau aku diminta ikut, selain aku belum pernah ke Hilton hotel di Waikoloa, yang katanya memang asyik karena ada pertunjukkan play with the Dolphin, jelas show diadakan siang hari dan bayar mahal lagi.

Singkat nya toko tutup, aku diantar balik ke my apt, ambil sekedar keperluan menginap di rumah temanku, serta camera itu yang tidak boleh kelupaan.

Sampai di rumah teman hampir jam 8 malam, kami ber 6, 3 cowo, 3 cewe, 4 single, temanku+pacar. Kami sampai di lokasi hampir jam 9:30 malam, langsung ke ruang Salsa dance floor, ternyata bagian latihan sudah selesai, jadi orang yang megal-megol kebanyakan yang sudah ahli, pemulanya bisa dihitung dengan jari.

Ada satu pasangan yang aku perhatikan sampai tanpa berkedip mata ini, sampai ndlongop! Cowonya gak begitu tinggi akan tetapi body nya boo! Langsing, gagah, dan gerakannya bener-bener pro, cewenya juga langsing, pakai mini dress Cuma sebatas paha duileeeeeh you can see lagi, sepatu hak tinggi. Gerakan mereka serasi, sensual, tahu sendirilah dansa Salsa itu seperti apa. Baru dengar music nya saja yang berirama latin udah bikin ati kebat-kebit….hehehe…

Kami yang duduk melihat sampai bisa ikut goyang-goyang, entah gimana mulainya, temanku sebut saja S menghampiri si cowo ganteng itu ketika dia selesai dansa, ternyata o ternyata dia memang instruktur Salsa, temanku S meminta instruktur itu untuk mengajari basic Salsa dance ke temanku yang juga my employer sebut saja K yang memang punya body lencir, tinggi, langsing, berkulit sawo matang, dari segi penampak-an gak beda dengan cewe Indonesia.

Lucu sekali ketika S balik kekursi dan menyampaikan hal itu ke K, dia kaget karena tanpa sepengetahuannya, tanpa ijinnya, spontanitas saja S menyampaikan keinginannya agar mas instruktur mengajari K, mau tidak mau, udah kejegur basah sekalian, K dan instruktur ke dance floor, basa-basi kenalan, dan mulailah mereka berdansa Salsa ria, aku yang melihat nampak gampang gerakannya, jelas bukan pakai muter-muter, ato pakai yang cewe ndlosor diselangkangan cowo, karena ini basic. Mungkin 15 menit mereka berdansa, begitu selesai K balik kekursi dimana kami duduk, langsung aku nyerocos tanya, gimana rasanya diajarin sama mas instruktur, senang, deg-deg-an, apa ada keinginan untuk ambil kursus Salsa nantinya?

Jawaban K : wooohoooo…gosh! I can feel his hard muscles, it was good opportunity I can dance with him. He is strong and powerful, and he controls me to follow his movements.

Waktu dia ngomong itu, pacarnya sampai melengos, bisa tidak senang/cemburu….aku cuma mesam-mesem kecut liat wajah sang pacar hahaha

For sure, I will find out to take Salsa dancing course.

Dilanjut S langsung ngajak kami semua untuk ke dance floor, walau kami semua tidak bisa berdansa Salsa, yang penting goyang bo, dari sambutan ragu-ragu akhirnya all right kami semua naik ke stage dansa bersama, mungkin Cuma 10 menit.

Kami meninggalkan ruang dansa Salsa, karena adik K lapar dan ingin cari restoran, kami malah nyasar ke bar yang ada dance floornya, ternyata adik K tidak suka dengan menu yang ada di bar, kami tinggalkan bar tapi dengan janji we will be back setelah makan malam.

Dengan naik trolley kami menuju ke Chinese restaurant, dengan 2 alasan jaraknya agak jauh, satu teman di kursi roda.

Komplek Hilton hotel and resort ini memang luas sekali, kalau ditempuh dengan jalan kaki dari sudut ke sudut bisa bikin teyol kaki.

Sampai di restoran liat harga menu agak melotot juga karena mahalnya, tapi apa boleh buat perut lapar, kami pesan 5 macam menu, dimakan gotong royong. Sambil makan rame ngobrol dan ngakak-ngakak, fun…fun…fun…

Selesai makan, kami balik ke bar jalan kaki relax saja, karena bar baru tutup jam 2 pagi dini hari, sekalian makanan dicerna.

Begitu sampai di bar, gak tanggung-tanggung kami ber 5 ambyurrrrr di lantai dansa, musiknya asyikkkk…tanpa terasa seluruh anggota badan goyang, kami mulai dari jam 11 malam- 2 pagi, sampai dance floor tutup, tanpa henti goyang dan goyang, hingga seluruh tubuh telessssss kebesssssss (basah kuyup), seperti nyemplung ke kolam renang, entah apa alasan di balik semuanya ini, darimana kekuatan ini datangnya, apakah karena memang beginilah aslinya kami ber 5, bakat terpendam dan belum pernah terlampiaskan? Ato karena malam minggu itu kami sempat kesurupan the Goddess of PELE (danyang api dari gunung berapi yang bertempat tinggal di Big Island of Hawaii)? Sulit untuk dijawab, yang pasti kami mabuk darat, laut dan udara full of adrenalin, melindas lantai dansa (untung lantai dansanya ora jebol karena gejrotan kaki-kaki kami), and just want to have fun!

Ini yang paling aneh tapi nyata, kami ber 5 malah jadi tontonan tamu-tamu lainnya, karena mereka ikutan dansa paling Cuma 2 lagu sudah berhenti, tidak nonstop seperti kami, perkara apa yang dipikirkan oleh mereka wallahualam, mana kubisa membaca pikiran orang lain?

Akhirnya tiba waktunya putaran lagu paling akhir, Billy Jean nya Michael Jackson.

Begitu lagu terakhir berlalu dari pendengaran, aku datangi langsung mas DJ nya, aku ucapkan terima kasih, sambil aku kasih hugs and ucapan good night!

Ada cerita tercecer, aku sempat dansa dengan pasangan muda, begitu melihat cewenya aku sudah geli sekali, karena dia pakai tube top dress, mana boopsnya memang sizenya agak diatas rata-rata, tau sendiri sambil dansa tiap kali tangannya menarik bajunya keatas, masalahnya kalau tidak, itu baju bakal mlorot dan that boops will fall out from her bra…

Kalau sampai kejadian…..waaaaaaaaah, tamu lainnya bisa secara spontan memasuki lantai dansa.

Mereka pasangan muda, jadi asyik, yang cewe malah mengikuti gerakan dansaku, begitu selesai kami sempat ngobrol singkat, aku ditanya: apa resepnya bisa dansa nonstop sampai 3 jam? Jawabku: kalau kamu disiplin olahraga pasti bisa. Jawabnya: o, no wonder!

Dalam hati aku mbatin: emank, bisa punya stamina kayak begini cuma pakai bim salabim hahahahha…

Sebelum lagu paling akhir terputar, satu lagu berirama soft…lamban temponya, pas untuk dansa berpasangan secara tiba-tiba entah nyelonong darimana, ada satu cowo Mexico, ngajak dansa aku karena dia tahu aku gak ada pasangan, aku tolak langsung: no, thanks….! Kecewa? Sebodo amat heheheh…..

Akhirnya kami jalan menuju kemobil di tempat parkir, sambil masih mencari tau jawabnya, kenapa, mengapa, bagaimana, malam minggu ini bisa sedemikian gilanya? Jawabnya sambil ngakak bersama, memang belon tahu kalau kita ini memang udah gilaaaaa dari sananya? Baru ketahuan malam ini…whoaaaaaaaaa….

Sampai ketemu di cerita selanjutnya, siapa tau mungkin bisa lebih gila dari yang ini heheheh….

Ps: yang jelas malam itu kami tidak mencecap minuman ber-alkohol, karena pentulisnya allergic to alcohol, sambil mikir masih tidak percaya, tanpa alcohol aja udah kayak gini kuatnya, kalau pakai alcohol apa gak tambah menakutkan?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.