Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Keluarga di Turki

Thursday, 6 May 2010

Viewed 4891 times, 7 times today | 50 Comments |

Dedushka – Eurasia

Teddy bear pulang ke Turki pada awal April 2009,  namun dia berjanji akan kembali secepatnya. Selama kami berpisah kami tetap online chatting, sms atau telp dan kami merapatkan barisan untuk menikah, pada saat itu kami rencana akan menikah Oktober,  namun suatu hari dia bilang pokoknya sebelum Ramadhan dia akan menikah. Akhirnya disepakatilah bulan Agustus. Berhubung pengantin prianya jauh, jadi untuk perencanaan menikah dikerjakan Dedushka sendiri dengan dibantu keluarga. Bulan juni akhir Teddy bear datang dan stay selama 3 bulan mempersiapkan segala sesuatunya.

Untuk pernikahan beda negara memang diperlukan kesabaran yang luar biasa untuk mengurus segala sesuatunya,  untuk mengurus surat surat Alhamdulillah tidak mengalami kesulitan, karena kedutaan Turki sendiri sangat akomodatif,  rupanya banyak orang Turki yang menikah dengan orang Indonesia,  jadi merasa banyak teman nanti kalo sudah di Turki

Kami menikah tanggal 1 Agustus kemudian tanggal 15 Agustusnya berangkat langsung ke Turki, honeymoon tidak ada hahaha karena setelah menikah kami mengurus sendiri legalisir buku KUA kami ke Dep.Agama dan Deplu,  ternyata justru mengurus surat surat di negara tercinta ini yang bikin kesabaran diuji. Next time mau cerita lebih detail lagi deh soal ini hehehe

Berangkat dari Jakarta sore jam 5 sore, kemudian transit di Dubai (perjalanan Jakarta-Dubai kurang lebih 10 jam) lalu melanjutkan ke Turki (Dubai-Turki 4 jam),  untungnya turbulance tidak begitu banyak, jadi sepanjang perjalanan pertama yang jauh ini bisa anteng.

Begitu sampai di Turki,  kami dijemput oleh adik bungsu suami bersama istrinya yang cantik. Mereka sangat baik dan menerima dengan tangan terbuka kedatangan Dedushka hehehe Mereka menjemput dan mengantarkan kami ke apartemen di Gebze. Selama 2 hari setelah long trip tersebut, ini jetlag ga ilang ilang, kepala serasa dipentung batu. Dikarenakan jetlag dan adaptasi dengan lingkungan baru, maka diputuskan baru akan ke rumah mertua 3 minggu setelahnya.

Kami tinggal di kota Gebze sedangkan mertua di Adapazari, seperti halnya Jakarta-Bandung perjalanan 2 jam dengan mobil,  keluarga mertua sudah tidak sabar bertemu dengan menantu baru dikeluarganya. Kehadiran Dedushka rupanya sudah dinanti nanti oleh mereka,  karena Teddy bear tidak cerita ke keluarganya kalau ke Jakarta untuk menikah,  Teddy bear bilang ingin memberikan surprise untuk keluarganya.

Dedushka sendiri deg degan menantikan pertemuan pertama itu. Kalau mendengar cerita dari teman teman di indo betapa ‘mengerikan’ yang namanya mertua dan ipar  so banyak banyak berdoalah Dedushka saat itu,  untungnya Teddy bear selalu bilang semua akan berlangsung baik,  jadi lumayan lega walaupun masih khawatir , duh parno amat ya.

Akhirnya pertemuan pertama itu terjadi dan betapa kagetnya keluarga mertua, ternyata istri surprise yang dibawa anaknya kecil, mungil dan sangat berbeda hahaha tapi yang menyenangkan mereka menerima dengan hangat kehadiran Dedushka, peluk cium ga ada abisnya hehehe lalu mereka berbicara dengan bahasanya yang tidak dimengerti,  jadi Dedushka Cuma tersenyum sangaaatttt manis hehehe karena senyum itu senjata andalan . Kesan pertama terhadap Dedushka,  mereka bilang Dedushka sangat simpatik (simpanse pake batik kekekekek).

Tidak lama kemudian Anne=Mama memberikan hadiah pernikahan untuk Dedushka,  bagi Dedushka dengan penerimaan yang sangat terbuka saja sudah berterima kasih, karena bagi Dedushka dengan jauh dari keluarga di Jakarta sudah merupakan kehilangan yang besar,  namun ditempat baru ini Dedushka mendapat keluarga baru yang sangat welcome dengan kehadiran Dedushka. Dan hal itu patut disyukuri, ternyata kekhawatiran selama ini tidak berdasar

Kakak ipar kemudian mengajak Dedushka untuk shopping, mereka ingin memberikan hadiah juga rupanya. Tempat shopping dengan rumah sangat dekat,  Cuma jalan 5 menit langsung sudah berada di pusat perbelanjaan. Kemudian kelucuan kelucuan pun dimulai karena mereka tidak bisa bahasa inggris sedangkan dedushka sendiri tidak bisa bahasa Turki,  yang Dedushka mengerti Cuma Tamam=Ok, hayır=tidak.

Toko pertama yang dikunjungi adalah toko lingerie,  Abla=kakak menunjuk semua macam macam lingerie dengan bahasa Turki, Dedushka mengerti maksudnya diminta memilih lingerie tersebut. Akhirnya dipilihlah yg Dedushka sukai,  masalah kemudian datang karena Dedushka tidak mengerti bagaimana bilang meminta ukuran yang tepat, akhirnya dengan isyarat tangan dan sedikit membuka yang Dedushka pakai didapatlah ukuran yang tepat hehehe untung semuanya cewek jadi ga sungkan deh ngintip dikit hihihi

Kemudian kami pergi ke toko perhiasan,  Abla ingin membelikan hadiah lainnya. Enaknya dikasih hadiah mulu  berhubung kakak ipar sudah kenal baik dengan pelayan toko maka lebih nyaman pada saat mereka menawarkan koleksi mereka, enaknya mereka kasih minum es limon. Mereka juga tanya tanya dari mana asal Dedushka dan begitu dibilang Indonesia mereka surprise sekali,  karena mereka pikir Dedushka dari Malay ato Thai,  haduh Indonesia kurang dikenal banget nie L. Akhirnya setelah puas shopping kami nge-teh di taman,  ini jepretannya.

Ini foto waktu diajak shopping untuk pertama kalinya (Reihan, Beyhan, Nurhan)

İni cafe nya ada di tengah taman yang asri.

İni suasana sepanjang pertokoan

Setelah puas shopping dan ngeteh akhirnya kami pulang dengan happy hehehe ternyata jalan dengan ipar-ipar yang cantik dan baik hati tidak seseram yang dibayangkan hehehe di lain waktu Dedushka akan cerita pengalaman lainnya di rumah mertua,  yang suasananya unik dan beda dari Indonesia.

Eurasia,  26-04-2010

Share This Post

Posted by Thursday, 6 May 2010 on 00:32.

Categories: Kehidupan. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

50 Responses to “Keluarga di Turki”

Pages: [5] 4 3 2 1 »

  1. 50
    dwi Says:

    temen temen add YM aq ya wahyunidwipuji@yahoo.com….adakah yang mau memberi masukan…mbak saya sedang dekat dengan pria turki dari erzurum…tahun depan dia mau datang ke indo untuk melamar saya tapi saya masih belum yakin ini serius apa enggak….adakah yang bernasib sama heheh…add me please

  2. 49
    Eka Endang Riani Says:

    teteh Dedhuska…..
    minta alamat email nya dong
    aku juga mw tanya2 soal menikah dengan org turki
    karna sekarang ini aku lagi menjalani hubungan yang serius dengan orang turki
    please add aku di alamat YM q ya teteh
    tesekur ederim

  3. 48
    melia Says:

    mba .. urgent dong aku minta ymnya .. aku bru sekali pacaran sama bule . dont know what to do .. apa dia serius atau engga .. buang waktu apa memang orang turki cuek ,, please ya

  4. 47
    lelly Says:

    Jeng aku minta id ym nya dung boleh ya

  5. 46
    dewi Says:

    helo mba boleh tanya-tanya gak? aku pacaran udah 4 tahun sama orang izmir, aku diajak nikah tapi kami sama-sama bingung harus mulai urus dari mana. terima kasih ya

  6. 45
    Silvia Says:

    Senyumnya Dedushka memang pancen OK.

  7. 44
    asri Says:

    Mba dede tolong minta Ym nya .. udh lama ga buka acc yahoo .. jd ingin berbagi cerita pengalaman saya di turki. terakhir cerita saya sm mba sy akan mnikah dg org turki ternyata tdk se simple yg sy bayangkan.

  8. 43
    veron Says:

    help me please… adakah tmn yg mau berbagi ttg bagaimana kehidupan di Turki… saya pun saat ini lg deket sm pria Turki…. dan dia sdh merencanakan menikahiku… msh bingung… i dont know anything about Turkey…
    mbk deduskha… help me donk… thx u so much…

  9. 42
    Intan Says:

    Mba…. sekarang tinggal dimana? bolehkah saya minta akun Facebook? saya pengen nanya lebih tentang orang Turki dan segala hal-nya. soalnya saya lagi deket sama orang Turki. Selain web ini mba ada web lain ga? Mohon banget partisipasinya mba… hehehe

  10. 41
    yulı Says:

    mbk deduskha mınta ym nya dunk…masıh dı turkı gk ?

Pages: [5] 4 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)