Djoko Paisan – Mainz, Jerman
Hallo pengasuh Baltyra dan anda semuanya pecinta Baltyra…!!
Semoga anda semua selalu sehat dan bahkan selalu diberkati oleh TUHAN Yang Maha Pengasih….!!!
Hari ini tgl. 1 Mei yang terkenal hari buruh seluruh dunia perburuhan….jadi….Dj. pun hari ini tidak ngarit (memang, hari Sabtu juga nggak pernah ngarit) hahahahaha…!!!
Tapi bukan hanya itu…hari ini di Jerman semua tutup,sampai mau belanjapun tidak mungkin. Sedangkan di luar rumah, cuaca kurang bagus, mendung….walau belum turun hujan….Jadi ya hanya mau santai dirumah dan ada kesempatan nulis oret-oretan ini.
Okay….Untuk melanjutkan tulisan yang lalu, kalau masih belum ada yang bosan, kalau bosan ya tolong dibaca saja…Hahahahahaha…. (maaf jokes…) maksud Dj…ya…lewatin saja….
Di tulisan yang lalu Dj. cerita sedikit tentang. kota asal istri yang terkenal dengan Spießbraten ( Daging panggang ) nya. Nah…kali ini Dj. ingin sedikit cerita tentang. hasil alam di Idar-Oberstein.
Benar memang, dari namanya saja Idar-Oberstein, berasal dari 2 kota kecil yang menjadi satu, yaitu kota Idar dan Oberstein. Sedang Oberstein, artinya batu berkualitas tinggi. Idar-Oberstein memang kota yang letaknya pun di atas bukit-bukit bebatuan….Seperti di foto yang lalu, ini foto juga ditahun 1983 saat kaka Dj. pertama kali tengok Dj. dan mertua Dj. di I-O.

Saat itu di tengah kota masih ada jalan mobil, tapi sejak 20 tahun yang lalu, sudah jadi City Walk. Dan jalan mobil sudah dipindah ke pinggiran kota…

Nah ya…sebagai kota penghasil batu permata, maka di Idar-Oberstein, sangat banyak penjual batu yang sangat murah (harga pasaran), sampai Diamonds yang sangat mahal. Bila anda sering dengar akan diamonds dari Amsterdam, maka banyak juga yang diasah di I-O.
Sayang sekali Dj. tidak mendapat ijin untuk membuat foto di sana…Jadi ini hanya sekedar foto-foto di jalanan yang bisa Dj. pamerkan…





Nah….itu tadi sedikit batu-batu murahan yang dijual di pinggir jalan, yang mana di Indonesia juga banyak ya.
Juga di belakang rumah mertua, masih bisa ditemukan batu-batu yang mana bagi orang yang tidak berpengalaman, dianggapnya sebagai batu biasa…tidak ada anehnya…

Tapi setelah oleh mertua, dibelah dua, maka terlihatlah keindahan di dalamnya….Dan terserah kekreativan anda, bisa anda dekorasi sendiri.


Okay…kembali ke bukit batu…
Di sini ada cerita sedikit tentang bukit batu yang di mana ada goa yang dibikin gereja. Yang mana di foto nr. 1 & 2 juga sudah bisa dilihat.

Entah berapa banyak orang berpikir, bahwa di satu goa akan dibikinnya Gereja.
Seperti anda lihat, di bukit batu di foto ini, juga terlihat puing istana jaman dulu kala, sebelum ada negara Jerman. Saat pangeran masih berkuasa, maka kota Idar-Oberstein juga ada penguasa yang memiliki istana di atas bukit tersebut. Dan dua putra penguasa ini, jatuh cinta kepada seorang gadis.
Satu saat, kaka-beradik ini berkelahi di atas bukit untuk memperebutkan gadis tersebut. Sehingga sang adik jatuh dari atas bukit batu dan mati di depan goa.
Sang kakakpun menyesali, akan kejadian tersebut dan karena pikirannya hanya terpusat akan adiknya yang telah meninggal. Maka satu saat, dia seperti mendengar suara adiknya yang minta agar di goa tersebut dibikinnya Gereja.
Cerita ini, turun temurun ke anak-cucu dan sampai sekarang, masih diceritakan ke tourists yang datang ke Idar-Oberstein. Dan Gereja tersebut dinamakan gereja Kasih-Sayang… (gereja Pernikahan). Sehingga entah sudah berapa juta orang yang menikah di gereja ini, walau sangat kecil, tapi sangat indah.
O ya…di tulisan yang lalu ada sedikit kesalahan Dj. menayangkan foto.
Maaf…!!! foto tersebut bukan foto Spießbraten tapi foto Schwenkbraten ( karena grillnya bisa digoyang ) seperti foto di bawah ini. Dj. dan keponakan Susi yang dapat tugas bakar daging….


Tapi yang asli, adalah yang ditusuk seperti sate,tapi cukup besar….Untuk tempat kayu bakarnya saja perlu tong (Drumm) bekas yang dibelah dua….Dan dengan bantuan motor yang kecil dan aki mobil,maka automatis, berputar sendiri….Tinggal jagain saja,agar tidak gosong kebakar….hahahahahaha….!!!

Okay..agar sobat semua tidak ngeces dan LapTopnya jadi basah…mka Dj. tutup tulisan ini, dengan harapan semoga anda semua bisa menjadi kenyang olehnya…
Untuk pengasuh Baltyra dan anda semua, Dj. ucapkan banyak TERIMAKASIH….!!!
Mohon maaf, bila ada kata-kata yang Dj. tulis dan tidak berkenan di hati anda semua.
Salam manis dari Mainz dan semoga Berkat dan Kasih TUHAN menyertai anda semua….
Siapa mau porsi pertama…???

Dj. 813
May 8th, 2010 at 15:42
Hallo Neverg….
Benar memang,tapi itu kalau kami mudik ke Indonesia saja…
Kalau kami ke Turki,Spanyol, Yunani…kami habisakan libur 3 minggu disatu tempat dan kabenyakan hanya santai dipantai atau jalan-jalan dikotanya…..
Kalau mudik…satu tempat hanya 3 hari,kebanyakan buka dan tutup koffer…..
Jadi semacam tugas…hahahahaha….
K.L. 5 hari,Jakarta semalam,Ciloto 3 hari dua malam,Bandung 3 hari, 1 hari di Kupang,langsung ke Flores 2 hari,ke Kupang lagi 2 hari,Bali 3 hari, Surabaya 5 hari, Jogja 3 hari,Semarang 4 hari,kembali Jakarta 2 hari dan pulang ke Mainz…
Hahahahahaha…mudah-mudahan sehat dan bisa menikmati,walau seperti ada yang kejar…..
Okay…..Anak-anak malah mintanya ke Komodo dan Bunaken…mana mungkin…???
Mungkin lain kesempatan….
Salam Sejahtera dari Mainz…
May 8th, 2010 at 13:55
Oom… dimana2 orang kalau liburan selalu kekurangan waktu. itu wajar krn begitu banyak keinginan berkunjung… hehe, tapi katanya itu seninya berliburan (bener tidak oom??)
semoga suatu hari nanti berkesempatan ya oom.. amin
May 8th, 2010 at 13:11
Selamat Pagi Kornelya…..
Terimakasih ya,sudah mampir….
Jangan takut,di I-O tidak ada yang akan lempar batu….
Batunya mesti dibeli…hahahahaha….!!!
Salamnya buat David akan segera Dj. sampaikan….
Ini Dj. kirim fotonya dulu….
Salam manis buat keluarga dirumah ya…
May 8th, 2010 at 09:17
Pa DJ, di Oberstein, tidak ada yang “lempar batu sembunyi tangan” karena batunya, batu mulia.
Pa, kami ikut makan ya, sambalnya sambal kecap saja. Salam buat pria idamanku Mr. David.
May 7th, 2010 at 23:07
Hallo Yung…
Terimakasih sudah mampir….
Salam manis dari Mainz….
May 7th, 2010 at 23:05
Yu Lani…..
Hahahahahaha….
Matur Nuwun Yu…..
Itu kan hanya lagunya bang Nyamin yang suka lucu-lucu….
Yo wis….siji wae wis..dipangan ben dino ora entek-entek…hahahahaha…!!!
Salam manis buat Yu Lani seorang….
May 7th, 2010 at 23:03
Neverg….
Okay…
Jujur,sepertinya kami kekurangan waktu…
Karena banyaknya tempat yang ingin kami kunjungi…
Siapa tau lain kesempatan,karena Susi juga belum pernah lihat Ambon….
May 7th, 2010 at 23:00
Mas Iwan….
Terimakasih untuk warnungnya…
Untung Dj. baru pulang Fitness,jadi jawabnya juga sedikit relax…hahahahaha…!!
Nah semua itu kan ada batas-batasnya…
Maksud Dj. kan tidak setiap hari makan daging….
Jujur,Dj. lebih milih sayuran,tapi juga senang makan ikan….
Barusan mampir ke toko Asia,hanya dapat tahu,tidak dapat tauge,apalagi tempe….Hahahahaha….!!!
Kalau di Jakarta bisa tiap hari makan tempe ya mas Iwan…. Jadi iri nih….
Salam manis buat Mawar dan Melati,juga buat maminya…dan mbak Iji.
May 7th, 2010 at 22:55
Hallo Mea…
Terimakasih ya,sudah mau mampir….
Hahahahahaha… nunggu sebulan,mah sudah busuk…..!!!
Kapan ke Jerman, Dj. bikinin buat Mea dari daging domba atau daging sapa atau daging ayam….
Salam manis dari Mainz…