Gelang-gelang Maut

Dewi Aichi – Brazil

Dunia mode ngga selamanya cantik! Dunia mode ngga selamanya memberikan keindahan. Ini salah satu contohnya , gelang-gelang maut! Kenapa di sebut gelang-gelang maut? Karena gelang -gelang tersebut bisa membawa petaka bagi yang memakainya.

Awalnya gelang-gelang ini dipopulerkan di Amerika dan Inggris. Gelang-gelang kecil berwarna-warni yang terbuat dari bahan silicon itu sangat digemari oleh para remaja di negara tersebut. Pada akhirnya, Brazil juga salah satu korban mode gelang-gelang maut itu. para ABG, remaja, sangat tergila-gila dengan mode gelang-gelang warna warni. Tidak bisa dipungkiri, gelang-gelang itu sangat cantik, dan selalu apik dipadu-padan dengan baju-baju anak muda.

Tetapi sayang sekali, pemerintah Brazil khususnya badan perlindungan anak dan remaja, telah mengeluarkan peraturan larangan bagi para anak dan remaja untuk memakai gelang tersebut, terutama pada jam sekolah.Apa alasannya? Karena gelang-gelang tersebut, kian hari kian marak terjadi pelecehan seksual pada remaja dan anak-anak. Lho..kok bisa begitu? Ya bisa saja..!

Gelang-gelang itu berwarna warni, dan setiap warna mewakili suatu keinginan dari pemakai. Jadi para remaja dan anak-anak ini telah paham permainan gelang-gelang tersebut. Di Inggris, agak berbeda cara permainannya. Sebelumnya akan saya paparkan arti dari setiap warna gelang seperti di bawah ini:

-kuning: memeluk laki-laki

-orange: memberi kecupan hingga meninggalkan tanda pada si laki-laki

-ungu: ciuman di bibir

-pink: menunjukkan payudara pada si laki-laki

-merah: tarian erotis atau lap dance

-biru: seks oral

-hitam: berhubungan intim

-emas: kesemuanya dilakukan

Di Brazil, anak-anak dan remaja akan memakai gelang-gelang warna tersebut sesuai dengan keberaniannya, untuk melakukan tindakan seksual tersebut. Surat kabar di Inggris The Sun, melansir berita tentang permainan anak-anak dengan gelang-gelang tersebut. Anak-anak SD sekarang bermain dengan bagian pribadi tubuh mereka. Untuk mengikuti permainan ini, anak-anak harus memakai gelang warna tersebut yang dikenal dengan nama shag bands.

Cara permainannya versi Inggris, anak-anak mengenakan gelang sesuai warna yang mereka sukai. Lalu mereka akan mengejar anak yang mereka sukai. Ketika anak yang mereka sukai tertangkap, dan bisa memutuskan gelang yang mereka pakai, maka si pemakai gelang harus melakukan tindakan seksual, sesuai dengan arti dari warna gelang yang mereka pakai. Sedang di Brazil, permainan itu lebih gampang, hanya memakai gelang warna sesuai keinginan dari yang memakai gelang, laki-laki akan tau maknanya. Di sinilah bahayanya permainan ini. Telah memakan banyak anak-anak dan remaja di Brazil, hingga pemerintah membuat larangan pemakaian gelang tersebut.

Salah satu anak berusia 8 tahun yang mengenakan gelang berwarna pink, ketika diwawancara mengatakan, bahwa ia sempat tidak mengenakan gelang tersebut selama beberapa waktu. Namun ternyata ia malah dikucilkan teman-temannya. Jika ada yang tak mengenakan gelang, berarti ia tidak bisa bergabung dengan kumpulan geng keren. Warna dari gelang yang dikenakan setiap anak juga menunjukkan semacam status mereka. Anak-anak perempuan yang berani mengenakan gelang berwarna hitam akan sangat disenangi oleh anak laki-laki.

sumber berita: http://www.maqgoo.com/capa/noticias/pulseiras-do-sexo-alerta-aos-pais/

Di Londrina, remaja berumur 13 tahun menjadi korban perkosaan oleh 3 remaja gara-gara memakai gelang warna hitam. Pelakunya sudah tertangkap dan mereka rata-rata berusia 18 tahun. Berita terakhir mengatakan bahwa mereka akan dikenakan hukuman penjara dari 8 sampai 15 tahun. Tetapi peraturan di Brazil bisa memberikan pengecualian, karena mereka masih dibawah umur,bisa dilakukan langkah langkah sosial, atau perawatan intensif kejiwaan.

http://g1.globo.com/Noticias/Brasil/0,,MUL1552238-5598,00-APOS+TER+PULSEIRA+DO+SEXO+ARRANCADA+ADOLESCENTE+E+ESTUPRADA+EM+LONDRINA.html

Sedangkan saat ini pemerintah melakukan pelarangan ketat bagi remaja dan anak-anak dengan melakukan kunjungan-kunjungan ke sekolah-sekolah, dan memberikan peringatan pada pihak sekolah untuk melarang anak didiknya memakai gelang-gelang tersebut.

http://g1.globo.com/Noticias/Vestibular/0,,MUL1512083-5604,00-PULSEIRAS+DO+SEXO+DEVEM+SER+PROIBIDAS+EM+CIDADE+CATARINENSE.html

Berita tentang gelang-gelang maut ini telah dikeluarkan juga di kompas.com dan majalah ayahbunda online. Kekuatiran ibu-ibu di beberapa kota di Indonesiapun telah membuat para ibu-ibu lebih waspada. Mungkin saja di Indonesia tidak akan separah di Inggris maupun Brazil, tetapi waspada tidak ada salahnya. So..bagi yang mempunyai anak remaja, alangkah baiknya berhati-hati, karena pengaruh pergaulan di luar rumah yang sangat luar biasa ! Jadi orang tua harus paham dengan gaya anak-anak remaja sekarang..! Jangan sampai tidak tau apa-apa. Anak-anak semakin pintar, orang tua harus bisa mengikuti.

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *