Android – new comer yang luar biasa!

Octavero – Kudus

Review terhadap Samsung galaxy spica GT-i5700

Android. Istilah baru yang mungkin masih asing di telinga kita. Bagi mereka yang gemar dengan gadget, smart phone dan sejenisnya mungkin sudah bukan barang baru karena si android ini sudah mulai melebarkan  sayapnya di Indonesia kurang lebih sejak setahun yang lalu.

Sistem operasi smart phone besutan google ini menggunakan konsep yang free dan open source, ya… mirip mirip linux lah, memiliki smart phone dengan platform android, serasa mengantongi laptop super mini. Coba bayangkan… laptop itu sudah merupakan ringkasan dari desktop computer… lha si android ini meringkas si laptop.

Untuk mendapatkan berbagai aplikasi (sebutan program dalam android) biasanya sudah disediakan fitur aplikasi android market langsung dari smart phone nya, untuk type type tertentu yang masih memakai android versi cupcake 1,5 mungkin belum ada. Android market disediakan untuk memudahkan kita mendapatkan serta mendownload aplikasi yang free untuk smart phone kita semau kita.

Kenapa android bisa dibilang sebagai ringkasannya laptop? Meski sistem operasi smart phone ini jalan di frekuensi prosessor jauh di bawah laptop, tetapi mampu menjalankan berbagai program yang biasa dijalankan melalui laptop dan tentu saja maksimasi kompresi.

Contoh yang paling terlihat adalah documents to go (full version) – yang dalam sistem operasi linux diwakili oleh open officenya, dan aplikasi ini mampu digunakan untuk melakukan proses editing, maupun saving. Dalam satu program terdapat sub program seperti Words to go, Sheet to go, Slide show to go, maupun PDF to go.

Empat program penting bagi orang orang yang merasa dirinya mobile, dalam satu pack yang sangat berguna. Meski untuk mendapatkan program ini harus download dulu di android market. File eksplorer juga sudah terintegrated dalam android versi 2.1 (éclair) dan belum terintegrasi di versi cupcake (1,5) tapi tidak bias execute program layaknya windows explorer. Untuk menginstal aplikasi harus melalui aplikasi tambahan yang menurut saya paling stabil saat ini adalah astro file manager.

Beberapa waktu yang lalu setelah mendengar dan menginvestigasi si android ini, kemudian berhipotesis lalu mempertimbangkannya untuk kemudian benar benar membelinya dan akhirnya mengambil kesimpulan. LUAR BIASA!! Pada awalnya memang hanya sekedar ingin tahu dan iseng iseng pengen ganti hape karena sudah bosen dengan nokia e51 saya, setelah sourcing, ternyata ada info menarik di dunia gadget mengenai keberadaan sistem operasi yang baru ini, setelah berbagai info saya serap akhirnya saya putuskan untuk membeli salah satunya. Fiuhhh……. (menyeka keringat mode – on)

Samsung galaxy spica (GT-i5700) akhirnya terbeli juga dengan harga Rp. 2.840.000,00 masa promo dapat bonus tas laptop, plus memory eksternal 1 Gb. Pertimbangannya karena smart phone dengan sistem operasi android ini adalah paling murah di kelasnya, hiks…….. yang lain masih dibanderol dengan harga diatas 3,5jeti sih.….. dibandingkan dengan HTC-Hero, maupun Motorola Quench… maklum kantong terbatas gan!!!!   But, ….cerita tidak berhenti sampai disini. Setelah hampir sebulan saya memakainya saya dapati bahwa, Samsung galaxy spica ternyata baru cupcake versi 1,5 dengan kekurangan sebagai berikut:

  1. Bluetooth hanya bisa dipakai untuk transfer nomor telefon saja…thumbs down (smart phone geblek! Udah jelas jelas di box nya ada fitur gigi biru, setelah dicoba ga bisa buat transfer….)
  2. Tidak semua aplikasi (.apk) bisa di install di sini. (menyedihkan)
  3. Music playernya belum ada equalizernya (gak go prof)
  4. Android market yang tidak integrated (pigimane caranye dapet aplikasinye ni..)
  5. Keypad nya lemot dan touch responsiveness nya kurang sip
  6. Apa lagi yaaa…….???

Meskipun diluar minus minus diatas semuanya keren abis. Seperti aplikasi aplikasi semacam organizer, video player yang integrated dengan div-x plus dapet serial number instalasinya, camera processor, berbagai widget, forecast, google maps, GPS based application, google sky map, dan banyak aplikasi menarik lainnya termasuk game game nya.

Akhirnya saya browsing lagi di www.android-indonesia.com untuk sekedar liat informasi mengenai perkembangan seputar sistem operasi ini, dan secara mengejutkan saya temukan bahwa ternyata telah direlease update untuk Samsung galaxy spica, dari cupcake 1,5 menjadi éclair 2,1. Saking penasarannya, langsung dah saya cabut ke Samsung center Semarang di jl.Dr. Cipto meskipun sedikit gosong kepanasan karena dari posisi saya berada menuju ke sana butuh waktu satu jam naek motor..

Hiks…. Sedihnyaaaaaa…. Harap maklum, tapi tak apalah karena alhasil galaxy spica saya ter upgrade dengan sempurna. Bluetooth sudah bisa transfer file, hampir semua aplikasi dari android market bisa terinstall, music player yang mengagumkan dan sudah ada equalizernya, android market terintegrasi, keypad sudah gak lemot lagi…. 100 persen menjawab kelemahan android versi sebelumnya di galaxy spica saya. Plus saya mendapatkan satu keunggulan lagi dari galaxy spica saya, pernahkah anda anda semua berpikir “nyetem” gitar atau alat music lainnya lewat HP???

Sebelumnya saya belum terpikir juga sih… tapi setelah iseng iseng menginstall aplikasi “gstring” via android market dan ehm ehm….. bukan “g-string” yang biasa dipakai para wanita jaman sekarang lho yaa…, kata LUAR BIASA yang kedua muncul secara spontan…. And it works on my phone duds!!

Berada di subfolder apps, terbungkus rapi dalam lipatan multimedia… disitu akan anda temukan gstring dalam android market. Cukup klik ikon aplikasinya dan install ke android phone anda, tunggu sejenak, kira kira dua menit, dan aplikasi siap untuk dipergunakan.

Trial and eksperimen, aplikasi gstring saya jalankan dan saya iseng iseng menggunakan gitar elektrik yang tidak saya hubungkan ke power amps.. ya…. Hanya gitar elektrik nya saja. Untuk dawai paling kecil (nada tinggi) D – G – B – E semua mampu dideteksi oleh aplikasi ini, sedangkan untuk dawai besar E – A kurang responsive. Dan itu memaksa saya untuk mengoprek aplikasi ini dengan menjelajahi option nya.

Finally saya temukan microphone sensitivity dan optimize for….. saya set microphone sensitivity semaksimal nya dan saya set optimize for… nya dengan guitar. Dan semua nada dari gitar elektrik saya terdeteksi dengan sempurna. Beberapa kekurangan saya temui, seperti halnya sedikit lemot proses deteksi nada dari dawai yang mungkin disebabkan karena aplikasi ini microphone based tuning yang membuat dia harus bekerja dua kali… yang pertama dia me record suara yang masuk.. kemudian mengolahnya menjadi wav dalam ROM lalu mengkomparenya dengan parameter yang sudah di set di defaultnya. Menyebabkan performa nya sedikit kelihatan lemot. Tapi overall…. Luar biasa.

Sebenarnya ada banyak aplikasi menarik yang ada di smart phone model android, tetapi semuanya butuh halaman yang sangat banyak untuk menjelaskannya satu persatu, dan “gstring” merupakan suatu hal yang buat saya merupakan sesuatu yang baru, karena memang belum pernah terpikirkan sebelumnya untuk “nyetem” gitar dari hape. Dan menjadi salah satu keunggulan android platform dibanding dengan yang lainnya, meskipun masih ada di bawah bayang bayang i-phone yang harganya “kakuati” secara orang Kudus bilang.

Aplikasi gstring tuner ini saya bahas dalam porsi lebih karena setelah saya tanya ke mbah google, ternyata belum ada artikel lokal yang membahas segmen ini, padahal bila di lihat secara seksama, aplikasi ini menjembatani antara fungsi, kepraktisan, dan ketepatan bagi yang membutuhkan (dalam hal ini para musisi), kerennya lagi… bila ada salah satu rekan anda melihat anda sedang asik tuning gitar dengan gadget ini pasti akan datang mendekat dan lebih mencari tahu dikarenakan rasa penasaran dia terhadap teknologi baru ini. (beberapa rekan saya sudah agak terkagum kagum dengan cara saya pamer… hehehehe)

Tips.

Sedikit tips bagi anda yang suka ngirit. Anda cukup hanya download sekali saja melalui android market, sebuah aplikasi bernama “astro file manager” dan install ke phone anda, sedangkan aplikasi aplikasi lainnya bisa anda download via computer kantor yang tentu saja dengan fasilitas koneksi internet kantor sebanyak banyaknya. File diakhiri dengan (.apk) anda bisa download lewat www.4shared.com ketik keywords apk dan muncullah banyak pilihan dari berbagai aplikasi. Setelah terdownload silakan di transfer ke memory card, install aplikasi hasil downloadtan via kompie kantor  melalui aplikasi astro file manager.. irit dan simple bukan??? Wkwkwkwk. (sudah saya coba and it works)

Satu yang ga ketinggalan, android defaultnya adalah on-line based program, bisa di buat ga on-line  bila anda non aktifkan auto sync nya dari menu switcher maupun mematikan aplikasi yang running dengan advanced task manager. Android seyogyanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki kartu GSM dengan paket internet unlimited… begitu sih kata si mbak nya customer service yang biasa ngeladenin keluhan pelanggan di Samsung center dr. cipto. So…. Jangan kaget bila anda pengguna android tapi kartu GSM nya tidak yang paket internet unlimited, sudah bisa dipastikan boros tuh… hehehehehe…

Semoga infonya berguna untuk pembaca sekalian…. Salam.

46 Comments to "Android – new comer yang luar biasa!"

  1. octavero  5 January, 2011 at 23:26

    alex: ada mas. tapi belum free sayangnya… hehehehe dan butuh spec lebih dari android yang dipampang di artikel… wkwkwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.