Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Berkesenian Di Atas Bus Antar Kota

Monday, 17 May 2010

Viewed 5492 times, 10 times today | 93 Comments |

Handoko Widagdo – Solo

Tulisan ini tak hendak membahas tentang mengamen, berkaraoke atau menonton film di dalam bus antar kota. Artikel ini murni hanya akan membahas tentang berkesenian. Hanya bahasan tentang hal-hal yang berhubungan dengan SENI. Tak lebih dan tak kurang.

Bagi anda yang sering bepergian dengan menggunakan bus antar kota, anda pasti pernah berpengalaman ingin berkesenian saat bus sedang melaju. Keinginan ini bisa tiba-tiba, tapi semakin lama akan semakin memuncak. Memang urusan berkesenian ini tak bisa dicegah, karena merupakan proses biologi. Jika dicegah bisa-bisa mengakibatkan penyakit yang membahayakan.

Dalam Bahasa Indonesia, lema SENI mempunyai dua arti, yaitu seni yang berarti art dan seni yang berarti kemih/kencing. Seperti telah saya singgung di atas, bahasan tentang berkesenian dalam artikel ini tak berhubungan sama sekali dengan seni yang berarti art. Namun berkesenian yang berarti ingin berkemih, berkencing.

Menahan diri

Teknik menahan keinginan berkesenian sangat lazim dilakukan. Teknik ini cukup berhasil jika perjalanan selanjutnya tidak lebih dari setengah jam. Jika lebih, maka harus ada teknik lain yang dilakukan.

Teriak kepada sopir atau kondektur

Teknik berkesenian ini biasanya cukup berhasil dilakukan di waktu malam atau ketika bus mendekati POM Bensin. Itupun sangat tergantung dari kerelaan sopir untuk menghentikan busnya. Jangan mencoba teknik ini jika bus sedang melaju di tengah hutan. Bisa-bisa bus berhenti, anda turun, dan saat anda berkesenian, bus langsung melaju. Anda bisa tertinggal di tengah hutan belantara yang gelap gulita.

Siapkan botol air minum

Teknik ini sangat efektif bagi para lekaki. Penulis pernah memraktekkan teknik ini ketika harus melaju setiap dua minggu dari Solo ke Bandarjaya – Lampung Tengah selama sembilan bulan. Sebelum berangkat siapkan botol air mineral ukuran tanggung. Pilih tempat duduk dekat jendela, agak belakang. Upayakan samping anda bukan seorang wanita cantik. Pakailah celana yang mudah dibuka dan tidak usah pakai ikat pinggang. Nah ketika anda ingin berkesenian, anda tinggal menggeser posisi duduk menghadap jendela, buka resleting dan seninya bisa ditampung di botol air mineral tersebut. Namun harus hati-hati jangan sampai kepala burung masuk ke mulut botol.

Pakai pempres

Teknik ini cukup manjur bagi para perempuan. Bagi perempuan yang tidak bisa menahan berkesenian, dianjurkan untuk memakai pempres sebelum melakukan perjalanan jauh. Pilihlah pempres yang nyaman yang mampu menampung kira-kira 300-400 ml. Sebab jika daya tampungnya rendah, bisa-bisa terjadi banjir dai atas bus antar kota.

Nah demikianlah  cara berksesenian di atas bus antar kota. Semoga bermanfaat untuk menyalurkan bakat berkesenian anda.  Bagi para pembaca yang punya teknik lain, silahkan berkontribusi melalui kolom komentar.

Share This Post

Posted by Monday, 17 May 2010 on 00:05.

Categories: Humor. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

93 Responses to “Berkesenian Di Atas Bus Antar Kota”

Pages: [10] 9 8 7 6 5 4 3 2 1 »

  1. 93
    Handoko Widagdo Says:

    Kalau cewek ya masukkan ember kedalam sarung. Pasti bukan suara terompet yang keluar, tetapi suara drum

  2. 92
    Lani Says:

    AYU DIANA : msh mending laki2 bs melakukan hal itu, coba klu cewe mo gimana??????

  3. 91
    Ayu Diana Says:

    Krn ketinggalan Bis PATAS Bondowoso – Surabaya, dapat rezeki naik bus ekonomi jurusan yang sama … bis sarat penumpang melaju dengan cepat, di sebelah saya duduk seorang lelaki tua pakai sarung, masih di tengah perjalanan di sekitar wilayah probolinggo, tiba-tiba beliau memasukkan botol air mineral ke dalam sarungnya …dan terdengar bunyi terompet sumbang …teerrrrrtreeeeeeeetttt .. seiring irama air seni yang di semprotkan ke dalam botol di dalam sarung .. GUBRAAAKKKK ………. …

Pages: [10] 9 8 7 6 5 4 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)