Kereta Api Mania vs Thomas and Friends

Julie Lulu – Tangerang

Kali ini saya mau cerita tentang Thomas dan teman-temannya, mainan kesukaan anak saya. Siapa sih Thomas ini dan kenapa si Thomas ini punya teman banyak…..

Begini awal mulanya. Sewaktu saya hamil anak pertama, lokasi kantor tempat saya bekerja ada di daerah Cempaka Putih, tepatnya di Seberang ITC Cempaka Mas. Pada saat itu saya tinggal di Pamulang, Tangerang, jauuh banget ya… Tiap pagi saya berangkat ke kantor mulai dari awal kehamilan saya naik KA dari Stasiun Serpong.

Dari awal kehamilan sampai bulan ke delapan saya tiap hari naik KA, sampai akhirnya karena Boss saya minta saya cuti melahirkan 1 bulan di awal sebelum melahirkan dan 2 bulan setelah saya melahirkan, maka pada akhir bulan ke delapan mau memasuki bulan ke sembilan, saya memutuskan untuk cuti.

Untungnya selama kehamilan saya benar-benar tangguh, tidak pakai acara mabuk atau mual seperti wanita hamil lainnya, saya hanya muntah kalau nekad makan mie yang sudah dilarang oleh dokter kandungan saya. Bayi saya dalam kandungan, selama perjalanan, juga ikut menikmati guncangan-guncangan maupun lonjakan yang terjadi selama perjalanan KA dari Serpong ke Tanah Abang.

Setelah melahirkan, dan ketika anak saya berusia sekitar 5 bulanan, kantor saya pindah lokasi ke Karawaci. Setelah beberapa waktu bekerja di Karawaci, tanpa terasa anak saya sudah berumur hampir 2 tahun. Ketika rehat sejenak dari pekerjaan di kantor dan saya browsing internet, saya menemukan si Thomas. Thomas ini adalah KA kecil yang lucu, Thomas punya mata hidung dan mulut. Diceritakan awal mula penemu Thomas dan kenapa si kereta lucu ini dinamakan Thomas.

Penemu Thomas adalah R.W. Awdry dari US, beliau pertama kali menciptakan mainan Thomas KA ini dari kayu untuk anaknya yang bernama Christoper Awdry. Dulunya sebelum menikah beliau juga penggemar KA uap, dan ternyata setelah menikah kegemarannya akan KA ini menurun ke anaknya Christoper. Mr. Awdry kemudian mengarang cerita-cerita tentang KA uap yang dia namai Thomas; dari situlah bermula munculnya teman-teman Thomas yang lain.

Dikisahkan Thomas ini adalah KA uap kecil yang baik hati dan suka menolong KA lain yang kesulitan, mis, jatuh atau keluar rel, Thomas akan bantu menolong KA yang celaka itu supaya kembali ke jalurnya. Thomas mempunya pengawas yang sering dijuluki Fat Controller atau Mr. Topham Hatt karena pria gendut ini memakai topi hitam di atas kepalanya yang botak. Thomas dan teman-temannya tinggal di PULAU SODOR.

Sifat Thomas yang suka menolong membuatnya banyak teman sesama KA yang dalam cerita itu, berwajah seperti manusia, dibagian depan KA lokomotif uap, tergambar 2 alis, 2 mata, 1 hidung dan 1 mulut, sehingga cerita Thomas ini, KA Thomas dan teman-temannya bisa mengekspresikan wajah saat mereka gembira, senang, sedih, marah, malu dan kecewa.

Oh ya, di badan Thomas bagian samping ada No. 1, kemudian sesuai urutan ada juga teman-temannya (termasuk pemeran utama KA selain Thomas) sbb: 2. Edward, 3. Henry, 4. Gordon, 5. James, 6. Percy, 7. Toby, 8. Duck, 9. donald, 10. Douglas dan 11. Oliver. Sebenarnya masih buanyaaaak sekali teman-teman Thomas ini, sampai-sampai memakai nomor lagi karena teman-temannya sangat banyak dan versi cerita yang terbaru, memang teman-teman Thomas tidak bernomor, cuma mereka semua punya nama yang bagus-bagus.

Thomas punya 2 gerbong setia yang selalu ditariknya, mereka bernama Annie dan Clarabel. Teman-teman Thomas yang lain di samping teman-teman utamanya antara lain bernama: Emily, Bertie (bus tingkat berwarna merah), Harold (helicopter), Terrence (traktor) dan Trevor, kemudian ada lagi Alfie (excavator), Arthur, si kembar KA Bill dan Ben, si kembar KA Arry & Bert, George (mesin giling), Mavis (KA diesel), Murdoch, Salty, Spencer (KA cepat), Elisabeth (truk lori), Harvey (KA derek), Troublesome truck (gerbong barang yang nakal).

Di antara semua teman Thomas, ada dua diantaranya KA perempuan, mereka adalah Emily (saya jadikan nama anak kedua saya) dan Lady, yang hanya muncul dalam khayalan Thomas. Wah KA aja sampai bisa berkhayal yach…. Seru sekali cerita Thomas ini.

Walaupun cerita kartun Thomas ini gambarnya tidak secanggih kartun Disney dan Dreamworks, namun ceritanya bagus untuk anak-anak karena mengajarkan persahabatan dan kerjasama. Ini film kartun yang bagus dan tidak mengandung unsur kekerasan seperti kartun Tom & Jerry.

Suatu saat saya, suami dan anak pertama saya melihat-lihat toko mainan Kids Station, eeeh ternyata disitu ada die cast nya Thomas dan teman-temannya, wah anak saya langsung mata keranjang, minta dibelikan. Saya dan suami berjanji memberikannya pada saat dia ULTAH. Sejak saat itu mulai koleksi satu persatu, kalau ada rejeki lebih, pasti saya belikan buat anak saya KA die cast ini, juga kalau dia ULTAH dan NATAL tiap tahun.

Ternyata Thomas tidak hanya ada die cast atau mainan KA dengan baterainya saja, karena karakter Thomas ini sangat terkenal di Inggris, tempat asal mula cerita Thomas. Cerita Thomas dan teman-temannya bermula dari cerita bergambar di buku, baru mulai tahun 1984 dibuat film versi serian TV yang kemudian dibentuk dalam format VCD atau DVD, bahkan layar lebar yang berjudul “Thomas and the magic railroad” (sayang sekali versi bioskopnya tidak diputar di Indonesia).

Pada saat tahun 2005 di Indonesia, adalah anniversary ke 60 tahunnya Thomas. Thomas dan teman-temannya mulai masuk dan mulai dikenal di Indonesia baru sekitar tahun 2003 an. Merchandise barang-barang bergambar Thomas dan teman-temannya cukup banyak tersedia di toko Mainan sejak itu, mulai dari set peralatan makan anak, sikat gigi, tempat tissue, botol minum, tempat sabun, toples, dsb.

Saking mania nya dengan Thomas dan teman-temannya, handuk mandi anak saya juga bergambar Thomas. Selain Thomas dan teman-temannya, anak saya juga mania bentuk KA apapun juga jenis dan modelnya, jadi setiap lihat mainan KA, anak saya selalu minta di belikan, tentu saja saya dan suami tidak selalu menurutinya, bisa-bisa dompet kami berdua menjerit, karena mainan-mainan ini juga harganya tidak murah.

Selain main Thomas dan teman temannya, Anak saya juga mania naik KA beneran, dia senang sekali naik KA, daripada diajak naik pesawat terbang, dia memilih naik KA. Padahal kalau dibandingkan dengan KA di luar negeri, KA di Indonesia kenyamanannya jelas jauh berbeda. Setiap libur sekolah selalu saja dia merengek minta diajak naik Kereta Api, gak harus ke luar kota. Dari Stasiun Serpong ke Tanah Abang lalu balik lagi saja, anak saya sudah senang sekali.

Pernah waktu kondangan sepupu saya di Surabaya, waktu mau berangkat kami naik KA ke Surabaya, pulangnya supaya lebih cepat dan tidak lelah, saya ajak anak saya naik Pesawat untuk pertama kalinya. Eh setelah mendarat saya tanya, dia gak enjoy naik pesawat, dia bilang “nggak enak, Ma naik pesawat; lain kali aku mau naik KA lagi aja”. Weleh…weleh…., padahal pantat saya pegal duduk berlama lama di dalam KA selama perjalanan, anak saya sih enak bisa mondar mandir di lorong KA, lah kalau mamanya yang mondar mandir, nanti dikira mau Fashion Show ha ha ha….

Selain mainan die cast, mainan baterai dan beberapa set rel KA anak saya juga mengkoleksi beberapa VCD dan DVD cerita Thomas. Saya sampai ikut menghafalkan nama-nama teman si Thomas ini, soalnya kadang anak saya suka tanya, ini namanya siapa, itu namanya siapa, jadi saya yang harus menjelaskan satu persatu.

Sekarang anak saya sudah tidak terlalu mania Thomas, jadi mainan die cast Thomas dan teman-temannya sebagian masuk plastic box sebagian dipajang di lemari kaca; namun kegemaran naik KA masih tetap, kalau hari Sabtu kadang dia minta diajak papanya naik KA dari Serpong ke Tanah Abang dengan KA Ciujung.

Mama saya yang tahu cucunya mania KA juga sering mengumpulkan tiket KA nya tiap mama ke Jakarta buat mainan anak saya, lalu kalau anak saya libur, mama mengajak anak saya naik bis/KA ke Stasiun Kota dan disitu berdua dengan anak saya, mama nongkrong di pinggiran rel, kadang duduk di troli barang sampai sore melihat kegiatan KA yang lalu lalang keluar dan masuk Stasiun Kota dari siang sampai sore :D, sampai sering dikira orang-orang stasiun, mereka penumpang ketinggalan KA, karena masih disitu-situ saja ha ha ha…

Saya sendiri heran kenapa anak saya bisa KA mania, apakah dari janin sampai jadi bayi di dalam perut saya merasakan tiap hari naik KA ?? gak tahu juga, yang pasti walaupun gak nge-fans berat lagi sama Thomas, tetap aja anak saya mania KA dengan versi yang lain, minta diajak naik KA tiap libur sekolah, nongkrong di stasiun KA melihat KA lalu lalang, atau main game di komputer yaitu game simulasi membuat, merancang dan mengendarai KA dengan gambar 3 D. Ujung-ujungnya tetap KA juga…

Pernah anak saya saya tanya, nanti kalau sudah besar mau jadi apa, dia bilang mau jadi Insinyur per kereta apian, tapi akhir-akhir ini dia bilang pengen jadi arsitek, pemain bola, koki, dll – yach maklum namanya anak-anak, cita-cita bisa berganti ganti.

Kalau ada gambar kecelakaan KA atau gambar fitur tentang KA di televisi pasti anak saya langsung berlari mendekati televisi dan menonton sampai gambarnya habis. Gak tahu kapan kereta api manianya anak saya akan berkurang, tapi saya mendoakan semoga kelak dia bisa menjadi orang yang berguna, syukur kalau cita-citanya tercapai untuk menjadi Insiyur Kereta Api sehingga bisa memajukan dunia transportasi perkereta apian di Indonesia.

35 Comments to "Kereta Api Mania vs Thomas and Friends"

  1. puput prasetya  11 November, 2014 at 14:47

    waahh baca pengalaman ibu dengan anak yang “tergila2″ kereta jadi seperti melihat diri saya dan anak saya. kalau saya dulu sempet pre wedding di stasiun dan di bengkel kereta, lalu tak disangka kami dapat rumah dekat dengan stasiun kecil di Jogja barat, selama hamil saya suka jalan2 di stasiun itu. Sekarang anak saya, namanya Tom (tapi bukan Thomas hehehe), umur 3,5 tahun, suka banget kereta, tergila2 malah. Mainan kereta yang dia punya bukan cuma thomas, tapi kereta dengan berbagai jenis gerbong (penumpang, barang, gerbong batu bara, gerbong tangki, macam2 pokoknya). kalo main dia sambung-sambung sampe panjang. Selain mainan dia juga rajin mengumpulkan tiket kereta (sampe teman kantor saya, yang seminggu sekali mudik dengan kereta ikut rajin ngumpulin tiketnya terus dikasih ke saya hehe), semua gambar kereta, buku2, apapun yang ada gambar keretanya. Kadang-kadang kami juga cuma iseng ke Solo turun di sana, trus beli tiket balik ke Jogja lagi.
    Sama seperti anak ibu, anak saya juga pilih naik kereta drpd pesawat. Dia hapal banyak nama KA Indonesia, semisal Logawa, Sancaka, Fajar utama, Sri tanjung, sriwedari. Dia juga bisa membedakan mana kereta ekonomi, bisnis, eksekutif.
    Entah sampai kapan juga dia suka sama KA, atau mungkin sampe besar nanti, soalnya dia bilang dia mau jadi “Pak Kepala Stasiun” hehehe

  2. widhi  19 August, 2014 at 18:46

    Wah kalo agak gedean dikit cocok itu dikenalkan ke kereta api model.
    Kalau mau tau lebih, monggo joint di FBnya ITMC (Indonesia Trains Modelling Community)

    Semoga makin menyukai dunia kereta api..

  3. ugie  24 April, 2012 at 21:00

    Mbak Lulu : baca tulisan ini aku inget ponakanku yg dari umur 2 th sampe sekrg 4 th suenengg bgt ma Thomas.. Apa aja ttg. Thomas dia tau dan apal, jg dah bisa nggambar thomas gitu… Seneng baca ini. Salam kenal

  4. Julie Lulu  2 April, 2012 at 12:29

    Pak Bram,

    kalau di JKT, di toko-toko mainan besar seperti Toy R’Us, Kids Station, Toys City, banyak dijual Thomas dan teman – temannya beserta rel dan perlengkapannya, tapi kalau di Semarang saya kurang tahu, karena sayang jarang mudik ke Semarang.

    Coba Bapak lihat di toko-toko mainan besar di Semarang yang di mall-mall besarnya, rasanya pasti ada koq. selamat berburu Thomas dan teman-temannya

  5. bram  2 April, 2012 at 10:14

    dear Ibu …

    Anak saya juga penggemar berat thomas, hehehehe, pengaruh televisi sih
    nah, sekarang sedang ngoyak2 untuk dibeliin kereta thomas
    adakah info di mana bisa carinya, baik online atau offline shopnya.

    terima kasih…

    saya di semarang

  6. agustin mulat  15 March, 2012 at 07:33

    aldeandra dimitri harsono,anakku skg usia 3th sangat gemar sekali thomas dkk setiap hari dy buka internet bwt liat video thomas kalo udah gitu imajinasinya main deh dan dy mau yang ada di video itu bisa dia beli ,,pdhl disini susah nyarinya..gk selengkap itu..hufff…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Image (JPEG, max 50KB, please)