Bangkuang Masak Udang

Mawar – Somewhere

Hallo sobat di Baltyra, jumpa lagi nih.  Moga-moga semuanya ngga bosan ya dengan kemunculan articleku yang isinya cuma soal makanan melulu.  Abisnya saya ngga punya bakat menulis article yang lain, apalagi yang panjang.  Jadi di bidang yang saya merasa nyaman saja ya, yaitu memasak meski tidak selihai lainnya.

Berikut dibawah ini adalah resep makanan yang dulu sering mamaku bikin kalau beliau lagi kekurangan stock di kulkas (resep ini sedikit saya modifikasi disesuaikan dengan kondisi dan seleraku).

Udang Masak Bangkuang (Jicama) dengan santan

Bahannya:



  • 1 buah Bangkuang, ukuran sedang
  • 15 udang yang besar, kupas dan bersihkan
  • 5 butir kemiri
  • 5 bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • seruas kunyit (saya pakai 1 sdt bubuk kunyit, karena ngga punya kunyit segar)
  • 1 cabe merah, buang biji (saya pakai 1 sdt bubuk cabe karena lagi ngga punya cabe segar)
  • 1/2 sdt ketumbar bubuk
  • 1 lembar daun salam
  • 2-3 gelas santan encer + 3 sdm santan kental
  • 1sdm minyak
  • garam dan merica secukupnya

Caranya:

1). kupas bangkuang dan potong menjadi 4 bulatan (bukan dibelah 4 ya) lalu iris agak tipis

2). tumbuk atau blender semua bumbu sampai halus (bahan No.3-8)

3). tumis bumbu dengan minyak sampai harum kemudian masukkan daun salam, udang dan aduk sebentar lalu tambahkan santan encer.

4). Masukkan irisan bangkuang, aduk dan biarkan santan mendidih lalu keluarkan udang (supaya tidak overcooked).  Masak kira-kira 7-8 menit, masukkan kembali udang tadi lalu beri garam dan merica secukupnya.  Bila  rasa sudah cukup, terakhir masukkan 3 sendok makan santan kental, aduk rata… biarkan mendidih dan udang matang, lalu angkat.

5). Sajikan dengan nasi panas atau potongan lontong serta taburi diatasnya dengan sedikit abon serta bawang goreng.


NOTE: selain udang, enak juga dimasak dengan ayam (tanpa kulit), masukkan ayamnya dulu masak sampai hampir matang baru masukkan bangkuang. (Dengan ikan kurang enak karena sudah pernah coba.  Kalau mau dengan ikan, bangkuang diganti dengan kacang panjang, cara masak serta bumbunya tetap sama).

Terima kasih telah membaca tulisan saya ini, silahkan dicoba dan semoga suka.


Salam

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.