Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Pulau Sempu

Saturday, 5 June 2010

Viewed 2182 times, 1 times today | 50 Comments |

Trim3n

aq rindu ketenangan itu..

aq rindu bau itu..
aq rindu basah itu..
aq rindu tanah itu..
aq rindu ketenangan dan bau tanah basah itu..

Ketika pergi ke Pulau Sempu bulan lalu, kami sangat bersemangat sebelum menyeberang ke pulau. Tetapi setiap ketertarikan yg ada dalam kepala jadi hilang satu per satu, ketika mulai melangkah mengikuti jalan setapak menyusuri pulau. Ada begitu banyak sampah di sepanjang jalan dari awal sampai menuju Danau Segara Anakan, terutama sampah plastik botol-botol air minum.

“Di sepanjang jalan saja sudah banyak sampah, bagaimana nanti di danau yah ?”, aq pikir. Untungnya paling tidak di skitar danau ada beberapa orang yg membuat tempat penampungan sampah agak jauh dari pepohonan hutan, untuk kemudian dibakar. Mungkin sedikit sensitif dgn masalah sampah ini aq rasakan, karena sudah 8 thn yg lalu aq kesana. Suasana saat itu seperti memasuki pulau baru yg indah, hutan tenang, bersih, nyaman dan warga sekitar yg ramah.

Aq mengalihkan pikiran dgn beranggapan klo sampah yg banyak dan seperti tidak pernah diadakan sweeping kebersihan ini terjadi hanya karena ada libur panjang setelah pemilu legislatif, jd sweeping akan dilakukan setelah hari libur usai. Di sepanjang perjalanan balik ke Sendang Biru, hanya 4 bungkus kresek besar penuh berisi sampah yg bisa kami ambil, dan masih banyak yg tidak bisa kami ambil hanya karena kami kehabisan bungkus buat sampah-sampah itu.
Yg aq tau Pulau Sempu itu akan dijadikan kawasan cagar alam nantinya. Di Sendang Biru ada pos polisi hutan dimana kita harus lapor dulu sebelum memasuki pulau dan dgn tarif yg agak mahal untuk masuk pulau melalui pos tiket.

Sangat disayangkan bila pulau yg indah itu tak terawat dan lama-lama akan ditinggalkan wisatawan hanya karena makin kotornya kawasan tersebut. Sempat aq temui jg beberapa pengunjung yg berasal dari kelompok pecinta alam salah satu kampus yg sedang mengadakan pelatihan. Semoga mereka punya banyak bekal bungkus / kresek untuk sampah-sampah itu..

ada pertanyaan yg kutujukan pada diriku sendiri,

apa aq kesana hanya untuk bersenang-senang..
apa aq kesana hanya untuk menunjukkan keberanianku..
apa aq kesana hanya untuk membuat keramaian..
apa aq kesana hanya untuk meninggalkan sampah-sampah baru..
apa aq kesana hanya untuk menunjukkan pada yg laen bahwa aq sudah pernah kesana..

jadi inget semboyan pecinta alam dari suatu universitas yg dulu melekat erat di pintu kamar,

“kami datang bukan untuk menaklukan alam..
tapi kami datang untuk menanyakan kebesaran Tuhan..
dan mereka menjawabnya..
rawat dan jagalah kelestarian dari apa yg menunjukkan kebesaran-Nya tersebut..”

*sayang gundukan sampahnya gk sempet ke foto


Share This Post

Posted by Saturday, 5 June 2010 on 01:13.

Categories: Nusantara. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

50 Responses to “Pulau Sempu”

Pages: [5] 4 3 2 1 »

  1. 50
    moch muhajir Says:

    aq mau kesana gan,tenang aja,waktu ke sana nanti aq kan bawa kantong plastik yang banyak

  2. 49
    Rosda Says:

    Bagus banget….semoga P.Sempu tetap terjaga kelestariannya.

  3. 48
    nevergiveupyo Says:

    lho yu lid..buto kacang gmn? kacang ijo ya??? hiiiiiihihihihihihi
    ywd..kopdar akbar baltyra pindahkan saja ke Sempu… hahahaha

  4. 47
    Lida Says:

    tenang e. kan kalau ke sempu sekalian pulang ke sby hehehhee. Iyo Nev buto iku kacang kok hehehhehe. sorry yoo aku gak tau tau piro yooo

  5. 46
    J C Says:

    Nev, TAON PIRO adalah “semangat” yang diusung si Lida lho…Buto selalu siap kok…

  6. 45
    nevergiveupyo Says:

    haiyah…buto Om-Do nih…

  7. 44
    J C Says:

    Lida, TAON PIRO nang Sempu?

  8. 43
    Lida Says:

    JC nek nang sempu ajak2 hehehehhe

  9. 42
    J C Says:

    Wuiiiiihhh…apik tenan…boleh juga masuk list kapan-kapan didatangi ini…terima kasih Trim3n…

  10. 41
    Lani Says:

    mas DJ : komen 34..esuk2 baca komen ini atiku mak-nyessssss………konyos2 mas, dikasih salam manizzzzzz..buat diriku seorang…..hikkkkkkkkkks nangis meneh mas, tp kali ini tangis bahagia halaaaaaaaaah..opo to iki???? sama2 ya mas met ber-akhir pekan bersama keluarga…….salam PAKEM yo mazzzzz……pisssssss dr salah satu wong sing nunut nang KONA

Pages: [5] 4 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)