Juned Gates dan Batagor Cinta

Wahyu Wibowo


Hmmm… malam ini semakin terasa dingin dingin basah
Ketika hujan turunkan tetes tetes gelisah
Keramaian hilang tertelan tanah bumi
Hanya meninggalkan jejak-jejak telapak kaki

Aku terduduk termenung kelelahan di sudut kedai batagorku
Menghitung suara kodok yang tengah konser di alun alun itu
Hmmm… syukurlah aku bisa istirahat sejenak… sepertinya tak ramai lagi yang kan datang malam ini
Sebuah perjuangan hidup memang selalu menuntut dedikasi lebih

Kedai ini satu satunya cahaya yang kini kupunya
Setelah usaha kerasku melamar kerja kantoran tak jua berbuah asa
Selembar ijazah “SARJANA” kini tak lagi memiliki sebuah arti
Ketika tumpukan hutang hutang negara yang tinggi membuat tangan sulit menggapai rejeki

Yeahhh… aku harus bersyukur dengan keadaanku saat ini
Lebih baik dari ratusan ribu sarjana yang masih tertatih mencari kerja di negeri ini
Setidaknya aku masih bisa sedikit lebih mandiri dari mereka
Tidak bergantung pasrah pada pahitnya sebuah realita yang ada

Awalnya aku sempat gamang menatap masa depan kedai batagor ini
Dengan hanya bermodal semangat dan sedikit dana kucoba untuk merintis usaha ini sendiri
Sandungan dan cobaan kerap menyapa tak berhenti
Kujadikan semua itu sebagai pelajaran hidup yang membuat aku tegar berdiri

Perlahan tapi pasti kerja kerasku mulai berbuah sinar
Bibir-bibir puas tanpa sungkan memberi kedaiku tambahan penggemar
Lebih dari seribu wajah kini setia menikmati lezatnya batagorku
Dan aku coba mengenal ramah mereka satu persatu

Ternyata ada gunanya juga membaca buku-buku yang berisi ilmu motivasi dan bisnis seperti punya Robert E. Kiyosaki
Dan aku juga suka sekali wacana yang dipaparkan lugas oleh sebuah buku BLUE OCEAN STRATEGY
Untuk apa kita bertarung mati-matian pada sebuah kolam yang sudah penuh dengan persaingan
Ciptakan saja inovasi dan kreasi sendiri yang hasilnya tentu akan lebih menjanjikan

Yups… aku ingin seperti Bill Gates yang membuka mata dunia dengan MICROSOFT WINDOW-nya
Ingin juga seperti Kang Abik yang meneduhkan dengan novel AYAT-AYAT CINTANYA
Bangganya bila dapat memberi kisah yang berarti bagi kehidupan manusia
JUNED GATES DAN BATAGOR CINTA… sebuah harapan baru untuk sebuah dunia

Hmmm… udara dingin memang membawa angan terbang melantur ke mana-mana
Kesendirian membuat otakku mampu menulis panjang sebuah cerita
Kupandangi kedaiku dengan sebuah tatapan mata saujana
Sembari kuraih surat kabar pagi tadi yang tak sempat kubaca

Duh.. kasihan… masih juga belum reda berita berita heboh tentang ariel dan luna
Berdampingan dengan euphoria piala dunia dunia yang sebentar lagi digelar di ranah afrika
Di halaman tengah presiden obama kembali tak jadi datang menjenguk kisah masa kecilnya
Di pojok redaksi ada secuil ulasan tentang SMI yang telah pergi menuju Amerika

Headline kekejaman Israel di bumi palestina mampu mengiris miris sebuah hati
Tak salah bila akhirnya banyak gejolak mahasiswa yang turun berdemonstrasi
Baru kutahu mengapa hitler begitu bernafsu menembak mereka satu persatu
Kebiadaban mereka adalah contoh bobroknya sisi moral kemanusiaan yang tak patut ditiru

Tiba-tiba ada suara mezzo sopran yang ceria menyapaku
Seorang gadis cantik, imut, manis, lucu dengan jilbab warna merah jambu
“ mas.. masih boleh ngga pesen batagornya.. “ ujarnya ramah
“ hmmm untuk diajeng… tentu saja boleh donk…. Mau yang rasa apa…. CINTA…RINDU..KASIH SAYANG … atau SETIA

Kwikikikikiki..Kwikikikiki

ki…. bibir cantik itu tiba tiba saja tertawa terbahak menyembunyikan mata indahnya yang menarik
Duhh…. Andai saja kejadian ini terjadi jam 12 malam tentu suara ini bisa membuat sebuah jantung merinding panik
“ mas ada ada aza…. Koq rasanya bermacam macam sungguh berbeda dengan batagor di tempat lainnya…. “ ujarnya
“ karena ini batagor cinta…. Siapa tersentuh rasanya akan langsung jatuh hati sama akang yang menjualnya…. Yang mirip-mirip dikit ma AFGHAN FAHREZZA…” ujarku penuh gaya




Singkat cerita kutemani dirinya menikmati sepiring batagor cinta yang kubuat begitu istimewa
Suasanapun menjadi hangat dipenuhi tawa dan canda sewajarnya
Namanya Mayla Prameswari….. dewi venus dari blora…… sekitar jawa tengah kali yach… ?
Berhasil juga kugali banyak informasi berharga melebihi pertanyaan sensus penduduk di indonesia

Senang rasanya bisa kenal lebih jauh dengan keseharian ayla
Hobinya yang bersastra cukup langka di bumi khatulistiwa
Perlahan tapi pasti dia mulai sering berkunjung di kedaiku
Dengan kwikikikik…kwikikik… dia yang selalu mampu membuat hatiku teduh

Hmmmm…. Entahlah apa yang yang terjadi dengan hatiku saat ini
Yang pasti rasa batagor kreasiku kini bertambah satu rasa lagi
Ada rasa HOPE seperti yang sedang hatiku rasa
Adakah yang tahu cerita ini berlanjut ke mana ?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *