3 Sides to Every Story

Wahyu Wibowo


story no 1 : DISATU SUDUT RUANG RINDU

Aku sendiri menggenggam keremangan sepi
Ditengah dingin udara malam menjelang pagi
Tak ada sebaris kata yang biasa menemaniku bermimpi
Sosok teduh yang selalu sanggup tenangkan hati

Sebuah lagu semakin lemahkan imajiku
Rembulan yang tersenyum tak mampu menghiburku
Begitu jelas irama kehilanganku akan indahmu
Insan yang mengajari aku dengan kata harapan di dasar kalbu

Kemana pergi syahdu cahaya hatimu
Mengapa belakangan tak pernah hadir lagi menyapaku
Rinai rerasan pun kini penuhi palung hati
Tak sanggup aku terperangkap seperti ini

Mengapa aku harus jauh dari pesonamu
Disaat pijar cahaya cinta kini inginkan nyata kehadiranmu
Berikan kisahku satu suasana kehidupan yang baru
Biarkan harapan menjelma seiring langkahku menyambut wangimu

Duhai pujangga pujangga malam
Tolong jauhkan aku dari deru nafas nafas kesepian
Titahkan mantramu pada cahaya cahaya bintang
Agar mampu sejenak batinku menjauh dari kesedihan

Duhai pesona… sedang apa dirimu disana
Adakah engkau merasakan hal yang sama
Berdiri hening di satu sudut ruang rindu
Berharap fajar membawa rasa kita segera bertemu

story no 2 : KESEPIAN MEMENJARAKAN HATI

Ketika kesepian semakin lugas memenjarakan hatimu
Badai kesedihan memerap jiwamu memeluk pilu
Keramaian tak sanggup pudarkan wajah wajah sayu
Seulas senyum hanya sekedar tutupi kosong jiwamu

Tak selamanya bahagia akan hadir menyapamu
Ada masanya engkau merasa heningnya perasaan merah jambu
Resapi saja kisahnya diantara jatuhnya kristal kristal airmata
Biarkan waktu membuat kesendirianmu menjadi berbeda

Berikan aku tutur kata kata kesepianmu
Biarkan hatiku mampu membaca tiap tiap bait rasa kesedihanmu
Biarkan mereka pergi melangkah memasuki dunia cahaya
Biarkan masa lalumu memudar seiring hadirnya sebuah pesona

Di dalam hati tersembunyi sebuah harta terindah
Tempat menyimpan segala kisah dalam keheningan gelisah
Pikiran, perasaan, harapan, mimpi dan semua nafas yang membuat kita bernyawa
Mampukah kita melukisnya dengan sebuah tutur bijaksana

story no 3 : MORE THAN WORDS CAN SAY

Aku sanggup menggenggam dunia di telapak tanganku
Memeluk wangi kemilau dunia dengan cahayaku
Tapi apakah semua ada artinya untuk diriku yang kesepian
Ketika kehadiranmu lebih berarti dari semua kata yang aku ucapkan

Aku sanggup mendaki gunung tertinggi yang ada di bumi
Sanggup mengarungi samudera dengan kedua tanganku sendiri
Tapi apakah semua ada artinya untuk diriku yang kesepian
Ketika pesonanmu lebih berarti dari semua kata yang aku ucapkan

Aku bisa membuat sejuta bunga jatuh hati kepadaku
Pergi memeluk semua kehangatan yang datang menyapaku
Tapi apakah semua ada artinya untuk diriku yang kesepian
Ketika keindahanmu lebih berarti dari semua kata yang aku ucapkan

Aku bisa mencari beribu kisah cinta dalam kehidupanku
Tapi aku hanya berharap bisa ucapkan tiga kata kecil I LOVE U padamu
Apakah semua ada artinya untuk diriku yang kesepian
Ketika cintamu lebih berarti dari semua kata yang aku ucapkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.