Suatu sore ketika kekasihku merasa aku kurang cantik dari Maya & Tari

Samuel Mulia


tidakkah kau pikir aku ini seayu Maya
secantik Tari
yang siap digelayuti keringatmu
cumbumu
dan rambutmu yang kuyup
karena keringat birahimu?

tidakkah aku ini begitu gemulainya
bergoyang menyemburkan
kenikmatan di ragamu
di urat dan pembuluh darahmu
yang mengalir dan menyembur kan
air merah
kemana
mana
mana
dan berakhir di batang yang tak pernah malu itu?

Tidakkah aku begitu moleknya
raga putih yang tak bercacat
yang aromanya bak susu para dewi
yang gemulai tubuhku di atas ragamu
menggelinjang dengan indah
yang membuatmu tak berdaya
pasrah
menyerah
dan kemudian
mengakhirinya dengan
memelukku erat?

masihkah kamu kekasihku
menganggap aku ini tak secantik
tak semolek
tak membangkitkan gairahmu
seperti perempuan-perempuan di luar ranjang malam ku
dan ranjang siangmu?

ah…..engkau kekasihku
keterlaluan
engkau…….

Ilustrasi: antarkita.web.id

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.