Duan Wu Jie & Etnis Han

Sophie Mou


Hari ini tepat tgl 16 Juli 2010 adalah hari Hari Raya Duan Wu Jie. Duanwu Jie tahun ini di China diliburkan selama 3 hari, tgl 14 July – 16 July 2010. Puncak perayaan jatuh pada hari Rabu tgl 16 July 2010.

Jauh hari sebelumnya, kurang lebih 2 minggu, di supermarket, mall dan di Hotel, serta restorant telah mulai dijual bakcang atau dikenal dengan nama zhongzi. Bakcang biasanya terbuat dari nasi atau ketan yang berisi daging dengan telor asin, dan chestnut. Mengikuti perubahan jaman, zhongzi saat ini bukan hanya dikenal dengan isi daging atau telor asin. Ada yang berisi kacang merah, kacang hijau, rasa coklat, moccha, bahkan rasa teh hijau dan rasa buah-buahan.

Di jaman dulu, membungkus bakcang di rumah masih menjadi tradisi, selain itu jarang ada yang menjual bakcang, saat ini tradisi membungkus bakcang hanya dilakukan oleh orang-orang tua, kaum muda biasanya lebih senang membeli yang sudah jadi.

Di pagi hari pada hari perayaan Duan Wu, bersama keluarga pergi menyaksikan perlombaan Dragon boat. Setelah itu makan bersama, baik di rumah maupun di restorant. Kaum muda, tua, anak-anak semuanya makan bakcang bersama.

Kota di China yang terkenal dengan bakcangnya adalah kota Jia Xing. Kota tua yang terletak di provinsi ZheJiang. Salah satu merk terkenal adalah Wu Fang Zhai. Di sini, dapat dinikmati bakcang dengan berbagai macam rasa. Wu Fang Zhai dibuka sejak tahun 1921.

Selamat Hari raya Duan Wu

端午节快乐


56 Etnis Suku di China : 汉族 : Hàn Zú, Suku Han

Inilah Suku yang terbesar di China, mendominasi 91,59 % dari keseluruhan penduduk di Tiongkok, dan 19% dari penduduk di Dunia,  yaitu Etnis Han. Suku Han bukan hanya suku dengan jumlah orang terbesar di Tiongkok, tetapi adalah suku dengan jumlah orang terbesar di dunia.

Ada banyak cerita mengenai sejarah Suku Han, salah satu yang dipercaya mengenai asal usul Suku Han adalah keturunan Kaisar Qin, atau Han Wu Ti QinShi Huang. Nama Han didapat dari Dinasti Han. Dinasti Han salah satu dari 3 Dinasti besar di China, penerus dari Dinasti Qin. Dinasti Han memerintah selama 400 tahun, meletakkan dasar bagi perkembangan budaya, identitas dan nasionalisme serta ekonomi dan politik bagi rakyat China.

Sekilas mengenai Kaisar QinShi Huang yang menyatukan daratan China, nenek moyang dari Suku Han.

Kaisar Qin dilahirkan dengan nama YingZheng. Beliau adalah salah satu Raja yang terhebat dalam sejarah China. Menaklukkan enam negara yaitu Qi, Chu, Wei, Yan, Han dan Zhao, dan menjadikan Tiongkok bersatu. Menjadi penguasa tunggal di daratan China, dengan dimulainya era Dinasti Qin.

Salah satu mahakarya besar Kaisar Qin adalah Tembok Raksasa China atau Great Wall. Beliau membangun tembok ini sebagai benteng untuk mencegah serangan dari Suku2 di bagian utara. Setelah mempersatukan enam negara lainnya, Kaisar Qin memperbaiki dan menyambung tembok yang sudah dibangun oleh Qin, Zhao, Yan dan negara lainnya. Penyambungan ini dimulai dari ujung timur di Liaodong, ujung barat di Lintao ( saat ini di propinsi Gansu ), sepanjang 5000 km lebih. Pembangunan tembok ini membutuhkan tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Banyak korban berasal dari rakyat yang bekerja keras lalu meninggal, dikarenakan terlalu lelah dan kelaparan. Konon, tulang-tulang dari pekerja yang meninggal, akan digiling dan menjadi campuran semen yang digunakan membangun tembok.

Kaisar Qin selain kekejamannya memerintah dengan tangan besi, dikenal karena jasa-jasanya. Selain menyatukan daratan China, Beliau juga membangun banyak jalan-jalan raya, memperbaiki prasarana untuk rakyat sehingga dapat berkehidupan lebih baik. Warisan lain yang dikenal adalah tulisan China yang dipakai saat ini. Pada jaman dahulu karena banyaknya negara-negara, tulisan dan huruf-huruf juga beraneka ragam. Oleh Kaisar Qin dipersatukan dan memperkenalkan karakter huruf chinese dengan nama XiaoZhuan. Huruf xiaozhuan inilah menjadi cikal bakal tulisan China saat ini, yang telah mengalami berbagai perubahan dan penyempurnaan.

Dinasti Qin juga menyatukan ukuran panjang, isi dan berat secara nasional. Kaisar Qinshihuang menyatukan pula mata uang dan hukum, dimana penyatuan mata uang adalah salah satu syarat bagi perkembangan ekonomi. Istri Kaisar Qin yaitu Lei Zhu yang memperkenalkan penenunan sutra, dan mengembang biakan ulat sutra. Sejarah Tiongkok pada masa Kaisar Qin mengalami kemajuan pesat,  ekonomi, budaya meningkat dengan pesatnya, dimana masyrakat primitif meningkat mernjadi masyarakat yang lebih beradab, dan maju.

Kaisar Qin disebut juga sebagai Huang Di, kata Huang juga berarti warna kuning. Saat itu warna kuning dianggap sakral , hanya digunakan oleh Raja. Oleh karena itu adanya istilah ras kuning.

Qin Shi Huang mempersatukan negara, menyelesaikan separatisme yang berkepanjangan, mendirikan negara kesatuan yang pertama tercatat dalam sejarah Tiongkok . Wilayah kekuasaan Dinasti Qin, di timur sampai ke samudera Pasifik, barat sampai ke Longxi, utara sampai ke Tembok Raksasa, selatan sampai laut selatan. Jumlah penduduk mencapai 20 juta lebih.

Kaisar Qin memerintah dengan tangan besi, salah satu kekejamannya adalah pemusnahan buku-buku aliran confusius dan pembunuhan penganut ajaran confusius. Kaisar Qin adalah penganut aliran Legalisme, untuk mencegah adanya pemikiran memberontak dan oposisi, semua rakyat diharuskan mengikuti aliran Legalisme. Beliau tidak segan membunuh dengan menguburkan hidup2 para rakyat yang membangkang.

Salah satu kelemahan Kaisar Qin adalah ketakutan akan kematian. Beliau memerintahkan menterinya untuk mencari obat hidup abadi, sayangnya didunia ini belum ada obat tersebut. Kaisar Qin meninggal dalam usia 49 tahun setelah 11 tahun menyatukan China. Meninggal dalam perjalanan pulang ke Ibu Kota Xian Yang. Saat meninggal dalam perjalanan yang mana masih 3 hari baru akan tiba di Ibu Kota, supaya tidak menimbulkan kekacauan, kematian Kaisar Qin dirahasiakan, untuk menutupi bau yang tidak sedap, para kasim menutupi jasadnya dengan ikan sehingga baunya tercampur dengan bau ikan.

Sebelum kematiannya, Kaisar Qin telah memerintahkan membangun makam yang megah di Lishan, saat ini berada di Xian, provisi Shaanxi. Makam tersebut dihiasi dengan permata, sungai-sungai yang diisi dengan air raksa, dan juga replika pasukannya yang terbuat dari tembikar berjumlah hampir 8000. Selain itu banyak jebakan dan busur-busur siap membunuh orang yang mencoba mencuri harta sang Kaisar.

Setelah berbaring hampir 2000 tahun, pada tahun 1974 akhirnya makam Kaisar Qin ini ditemukan oleh seorang petani yang mengebor sumur. Makam ini menjadi karya seni yang luar biasa, 8000 pasukan teracotta yang tugasnya melindungi Kaisar dibuat dalam ukuran hampir sama dengan aslinya, setiap prajurit mempunyai muka yang berbeda satu sama lainnya.

Setelah kematian Kaisar Qin, yang mana sebelum meninggal telah menuliskan surat waris, penerusnya adalah FuSu. Tetapi surat waris tersebut dimanipulasi oleh Li Si, yang akhirnya menyetujui usulan dari Kasim Zhao Gao mengangkat Ying Hu Hai, putra bungsu Kaisar sebagai penerus Kaisar. FuSu dipaksa untuk bunuh diri.

Sayangnya Dinasti Qin yang diperkirakan akan memerintah selama 1000 tahun ini, akhirnya runtuh di bawah pemerintahan Hu Hai. Hu Hai yan dikendalikan oleh Zhao Gao tidak becus dalam menjalankan pemerintahan. Menjadikan negara terpuruk, yang akhirnya muncul banyak pemberontakan. Salah satu pemberontak yaitu Xiang Yu dan Liu Bang. Dinasti Qin hanya bertahan selama 15 tahun.

Dinasti Han muncul mengantikan Dinasti Qin. Dinatis Han terbagi antara Han Barat dan Han Timur. Liu Bang adalah Kaisar pertama Dinasti Han. Selama masa pemerintahannya, Dinasti Han meneruskan dasar2 yang sudah diletakkan oleh Kaisar Qin.

Berkat kestabilan politik dan ekonomi, industri kerajinan tangan, perdagangan, ilmu pengetahuan alam semuanya mengalami perkembangan pesat. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, efisiensi produksi industri kerajinan tangan dengan metalurgi dan tekstil sebagai tulang punggungnya sangat ditingkatkan. Perkembangan industri kerajinan tangan juga memakmurkan perdagangan dan pada akhirnya terbukalah Jalan Sutra yang menjembatani pertukaran diplomatik dan perdagangan antara Dinasti Han dan negara-negara Asia Barat.

Saat itulah negara2 Asia dan juga negara Barat mulai mengenal istilah orang dari Dinasti Han atau dikenal sebagai Han Ren. Dinasti Han mencapai jaman keemasan selama hampir 400 tahun dan akhirnya digantikan oleh Dinasti Ming.

Bahasa

Bahasa Mandarin termasuk dalam cabang bahasa Sino-Tibeto, dan terbagi atas 8 bahasa daerah, antara lain bahasa Utara, bahasa Wu atau daerah di hilir Sungai Yangtze, bahasa Xiang atau Propinsi Hunan sekarang, bahasa Gan atau Propinsi Jiangxi sekarang, bahasa Hakka, bahasa Hokian Selatan, bahasa Hokian Utara dan bahasa Kanton, dan bahasa yang digunakan bersama ialah bahasa Mandarin yang baku.

Huruf bahasa Mandarin adalah salah satu huruf yang paling kuno di dunia, dari huruf yang ditulis pada kulit kura-kura, tulang dan alat perunggu berangsur-angsur berkembang menjadi huruf Han atau huruf Tionghoa yang sekarang ini, dan mempunyai 80 ribu kata lebih, di antaranya 7 ribu kata yang lazim digunakan. Bahasa Mandarin saat ini menjadi salah satu bahasa umum internasional.

Budaya

Makanan pokok Etnis Han adalah nasi, masakan daging dan sayur sebagai lauk pauk. Dalam proses perkembangan yang lama, etnis Han telah membentuk kebiasaan makan 3 kali setiap hari. Beras dan makanan dari tepung terigu adalah dua macam makanan utama etnis Han. Selain itu, tanaman pangan lain, misalnya jagung, dan ubi-ubian juga menjadi makanan utama berbagai daerah berbeda. Dipengaruhi oleh adat kebiasaan dan makanan, etnis Han mempunyai masakan di selatan manis, utara asin, sedang timur pedas dan barat asam.

Arak dan teh adalah dua macam minuman utama etnis Han. Tiongkok sebagai tempat asal muasalnya tanaman teh, juga adalah salah satu negara yang paling dahulu menemukan teknologi produksi arak. Kebudayaan arak dan teh mempunyai sejarah yang lama di Tiongkok. Selain arak dan teh, sejumlah produk buah-buahan terntentu juga menjadi minuman orang di daerah berbeda dan pada musim berbeda. Etnis Han mempunyai banyak hari raya, di antaranya Tahun Baru Imlek ialah festival paling tradisional. Selain itu hari raya yang penting juga adalah Hari Cap Go Meh pada tanggal 15 Bulan pertama penanggalan lunar, Hari Cengbeng pada tanggal 5 Bulan Empat, Hari Pehcun pada tanggal 5 Bulan Lima dan Festival Musin Semi pada tanggal 15 Bulan Delapan penanggalan lunar.

Baju resmi untuk Suku Han saat ini adalah QiBao. Sayangnya QiBao aslinya berasal dari Suku Manchu, setelah dirubah dan dimodifikasi menjadi bentuk QiBao saat ini. QiBao juga menjadi baju resmi yang diperkenalkan dalam Olympiade Beijing.

Etnis Han mempunyai sejarah kesusasteraan yang penting dan kaya akan ilmu-ilmu filsafat. Salah satu ajaran terkenal antara lain Confusius yang masih dipergunakan sampai saat ini. Sedangkan filsafat dari jaman modern antara lain Su Dongpo, Li Bo, Du Fu. Novel kesusasteraan yang sampai saat masih populer dibaca yaitu Sam Kok atau Romance of The Three Kingdom, Journey to the west, Dream of the red Chamber.

Sumbangan ilmu pengetahuan dari Etnis Han ini banyak tercatat dalam sejarah. Antara lain penemuan kertas, kompas, dan percetakan, korek api, serbuk mesiu, busur, sutra.

Masakan chinese, filosofi, dan banyak litelatur dari Etnis Han tercatat dalam sejarah dunia. Maha karya lainnya, adalah Bangunan Tembok raksasa China dan pasukan teracotta yang terdapat dalam kuburan Kaisar Qin.

Dalam perkembangannya, Dinasti2 Etnis Han di china banyak memberikan pengaruh dalam perkembangan seni, budaya, agama, falsafah, sehingga di jaman modern ini, Etnis Han menjadi salah satu kelompok etnis terbesar didunia yang mempunyai bahasa, budaya dan music tersendiri. Etnis Han yang menjadi perantauan di negara2 lain juga memberikan kontribusi kepada negara dimana mereka menetap. Di antara mereka , terdapat beberapa pemenang nobel antara lain : Steven Cu, Chen Ning Yang, Tsung Dao Lee, Charles K Kao. Dan salah satu peneliti Dr David Ho yang menyatakan bahwa Aids ditularkan melalui virus.

Agama

Etnis Han di masa lalu, mempercayai mitologi, terutama tentang dewa dewa, mereka mempercayai akan kehidupan dewa diatas langit. Ada banyak cerita rakyat mengenai dewa yang turun kebumi dan menitis menjadi manusia. Karena itu banyak hari raya dan festival di China yang berasal dari mitologi mengenai dewa.

Seiring dengan bergantinya Dinasti yang memerintah di China, aliran kepercayaan mulai berganti. Sebagian masyarakat hidup berpegang dengan banyak ajaran filosofi dan filsafat. Terutama ajaran confusius, dan aliran Tao. Sampai masuknya ajaran agama Budha yang diterima dengan baik oleh Etnis Han.

Agama Kristen mulai menyebarkan pengaruhnya sejak abad ke 7, agama ini pada mulanya tidak dapat diterima dengan baik, sejak orang2 Eropa mulai melakukan hubungan dagang dengan Ming dan Qing Dinasti, mereka mulai menetap di China, membangun gereja2 dan menyebarkan injil.

Nama Marga dalam Etnis Han

Setiap orang dalam Suku Han mempunyai marga. Marga dituliskan didepan nama seseorang. Marga biasanya terdiri dari satu karakter aksara china, tetapi ada juga marga yang terdiri dari 2 atau 3 karakter, marga ini disebut Fuxing atau bermarga ganda. Pengunaan marga ini juga dipakai oleh suku2 minoritas lainnya. Biasanya penamaan marga dalam suku minoritas merupakan terjemahan pelafaran dari bahasa suku ke dalam aksara China.

Penamaan marga dalam Suku Han ini telah ada sejak 5000 tahun lalu, pada masa itu masa menganut aliran matrilineal, marga diturunkan dari pihak Ibu.

Nama Marga dalam Suku Han mencapai 12 ribu marga, dengan karakter tunggal 5000, 4000 dengan karakter ganda, dan sisanya dengan 3 sampai 5 karakter.

Ada istilah Bai Jia Xing, yaitu 100 marga terpopuler yang digunakan dalam Etnis Han. Ba Jia Xing ini mencakup dari 87% marga yang digunakan dalam Etnis Han. Pertama kali dibukukan pada jaman Dinasti Song.

Dalam Bai Jia Xiang marga yang menjadi urutan pertama adalah Marga Zhao. Sedangkan nama marga yang umum digunakan yang menduduki peringkat pertama di dunia, mencapai 40% dari Etnis Han di dunia adalah :

Li, Wang, Zhang, Zhao, Chen, Yang, Wu, Liu, Huang, Zhou.

Etnis Han saat ini menjadi salah satu Suku yang terbesar didunia, mempunyai bahasa tersendiri, Aksara Han dalam sistim romanisasi, pengalihan aksara china ke aksara latin, telah disetujui pengunaanya pada tahun 1958, dan digunakan resmi oleh Pemerintah China pada tahun 1979, disebut Han Yu Pin Yin  汉语拼音. Sehingga mempermudah penulisan dari aksara china ke aksara Latin.

Kebudayaan Etnis Han dalam musik menjadi salah satu aliran tersendiri. Selain aliran musik barat, pemusik dari negara2 China, Singapore, Taiwan, HongKong yang menyanyikan lagu dalam aksara china telah diakui keberadaaanya di seluruh Dunia. Industri perfilman yang diakui oleh dunia International, aktor dan aktris dari Etnis Han banyak dikenal hingga ke dunia barat. Salah satunya Sutradara Ang Lee yang meraih Oscar untuk filmnya yang berjudul Crouching Tiger, Hidden Dragonm dan Brokeback Mountain.

Etnis Han yang mendominasi pemerintahan negara China, telah berhasil membawa negara ini menjadi salah satu negara maju di dunia, negara dengan cadangan devisa terbesar, sekaligus negara yang ironisnya dijadikan negara komunis dengan sistim kapatalisme.

Referensi :

Photo by Chen Hai Wen , Shirley, dancy

Wikipedia

Travelguidechina.com

china.org.shaosuminchu

sumber2 lain etnis Han dan marga Han

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.