Serendipity

Wahyu Wibowo


Hmmm…. Fajar membuka pintu hari baru dengan indah kemilau cahayanya yang melukis langit menjadi berwarna jingga
Perlahan kehadirannya mengantarkan sang malam pergi menyapa belahan bumi di tempat yang berbeda
Segar rasanya bisa kembali menikmati hadirnya desah kesegaran alamku yang lama telah kutinggalkan…. Kesegaran yang tak akan pernah ditemui di rimba kota-kota industri
Kicau riang burung bernyanyi menemani mataku perlahan terbuka setelah sejenak terlelap terbuai indahnya sebuah pesona mimpi

Yuppsss…. Cukup lelap tidurku kali ini…. Tidur yang sungguh sangat berbeda dan selalu kunantikan setiap waktu…hmmm.. senang sekali rasanya dapat menggeliat bebas lagi tanpa dikejar irama cepat suasana kerja
Setelah seharian kemarin badanku terpenjara letih melayani perasaan melepas rindu pada semua wajah kerabat yang sangat kucinta
Gembira rasanya saat bisa bertatap muka dengan wajah-wajah kecil keponakanku yang begitu lucu-lucu yang baru kulihat saat itu…. Wajah-wajah yang selalu memupuk kerinduanku di tempat yang jauh….. wajah-wajah yang diabadikan pada selembar foto yang diambil dengan kamera saku dan dikirimkan kepadaku
Sebuah perjamuan yang menuang berbagai cerita dalam keriangan tawa dan canda kadang kala dapat menghadirkan rasa haru yang terselip halus dalam sebuah bahasa kalbu

Ingin rasanya kembali melabuhkan kepala di atas bantal empukku dan melanjutkan sisa-sisa mimpi setelah kukemasi doaku subuh tadi
Tapi cahaya matahari yang ramah menyapa telah lebih dahulu membawa lari Elmira….dewi venusku bersama semua peraduan mimpi….. yeah terpaksa aku mengalah dan bangkit mencari sesuatu yang bisa melengkapi indahnya suasana pagi
Hmmmm… kucoba menikmati segelas kopi susu hangat sambil memandang daun daun kelapa yang berbisik gemerisik bernyanyi menyenandungkan sebuah suara hati
Merasakan belaian hembusan angin yang segar mengecup wajahku dan memandang seekor kupu kupu dengan warna sayap yang indah beraneka corak yang hadir diteras rumah untuk sekedar mengucapkan selamat pagi

Hhhhmmmm…. Mulai tercium bau wangi makanan lezat buatan ibu yang mengusik diantara segarnya bau tanah basah sisa hujan yang datang semalam ….. sesuatu yang membuat langkahku semakin bergegas pergi ke kamar mandi
Untuk sejenak aku dapat merasakan kesegaran air sumur yang bercampur kristal kristal embun menyentuh dingin dinding pori pori kulit yang letih hingga mampu membuatnya menjadi berseri kembali
Kusapa kesibukan penghuni rumah yang telah memulai geliatnya menyambut sebuah pagi yang begitu cerah ceria….. hey ada banyak tawa canda tersebar di sana….
Sungguh indah rasanya dapat larut berlama lama dalam sebuah pelukan suasana kebersamaan yang begitu erat terasa membelai sukma

Hari ini lidahku rupanya dimanjakan dengan hidangan sarapan pagi khas ala raja raja besar jawa jaman dahulu kala…. Ehem…Sepertinya sih…. Kukira…
Terhidang dengan lengkap ikan asin, pepes peda, oncom, leunca yang siap menemani sebakul nasi merah yang masih hangat mengepulkan selera
Wow… makanan yang sudah lama sekali kehadirannya tak pernah menyapa suasana pagi hariku di negeri rantau sana….meski sudah kucari ke mana mana namun tak jua kutemui menu masakan seperti ini tersaji di dataran dataran negeri eropa
Sebuah hidangan yang hanya bisa engkau temukan di bumi Nusantara……. Semoga tidak ada negara tetangga yang punya nyali membuat hak patennya…. Seperti yang mereka coba pada REOG dan BATIK yang memang asli Indonesia

Kulewati pagi hari itu dengan beragam kisah menarik yang tertata dalam kilasan kilasan gambar sederhana
Tentang makna kehidupan yang tengah menari memenuhi sebuah pandangan mata
Semua mahluk mahluk yang bernyawa sedang melakukan tugas yang telah dititahkan sempurna kepadanya
Lengkap dengan semua pelukan doa, mimpi, harapan yang menyertai perjalanan langkahnya

Lihatlah…. Seorang tukang becak mengayuh becaknya dengan gembira meski sedang mengangkut beratnya bobot seorang ibu ibu gemuk yang baru saja pulang berbelanja
Seakan Lance Armstrong yang begitu bersemangat mengayuh sepeda menaklukan segala bentuk medan jalanan untuk menjadi seorang juara
Pun lihatlah seorang kuli pasar yang hilir mudik mengangkut sekarung beras yang lebih berat dari berat tubuhnya sendiri
Bila dilihat dari kaca mata elemen mesin, kinematika dan dinamika hal itu mungkin akan menimbulkan perhitungan panjang tentang gaya daya torsi tersendiri

Lihatlah juga seorang lelaki tua yang seharusnya sudah bisa menikmati hari hari tuanya dengan indah malah masih bersusah payah mendorong gerobag bubur sop ayam keliling kota demi keluarga tercinta
Belum lagi seorang ibu setengah baya yang sibuk bermain kung fu sendirian di lapaknya yang dengan telaten melayani para pembeli yang selalu tidak sabar yang datang menyerbu lontong balap buatannya tanpa ada jeda
Seorang lelaki tua pemulung yang mencoba mengais cahaya pada tiap-tiap tong sampah yang ditemuinya…. Meskipun kedatangannya selalu diikuti tatapan mata curiga
Dapatkah engkau temukan arti perjuangan yang sesungguhnya pada tiap hela nafas mereka

Mengapa mereka mampu melakukan semua pekerjaan itu…….. itulah yang selalu berkecamuk dalam hatiku
Adakah kekuatan lain yang bisa membuat mereka mampu melakukan hal hal luar biasa seperti itu
Ternyata kuncinya adalah rasa syukur dan menerima atas semua karunia yang telah digariskan taqdir ILLAHI
Meskipun apa yang didapat jauh lebih sedikit dari apa yang mereka lakukan untuk bisa bertahan hidup hari ini

Aku tahu tak semua pemandangan yang tersaji di muka bumi melukiskan perjuangan insani
Masih banyak juga pemandangan yang memuat kisah tak indah karena hasutan rasa kecewa, amarah, gengsi juga nafsu hewani
Yups…. Semua terserah kita yang akan menjalaninya dengan semua beban tanggung jawab yang menyertainya di sepanjang waktu
Langkahmu hari ini adalah sebuah lukisan yang akan selalu terpasang abadi di wajahmu

Hmmm…. Entah mengapa sepagi ini pikiranku telah melayang pada Elmira…dewi venus itu lagi
Masih jelas terekam sempurna bait demi bait cerita yang mempertemukan langkahku dengan dirinya seperti sebuah melodi lagu cinta di dalam hati
Hehehehe…. Ingin tersenyum rasanya bila mengenang kata kataku yang coba meniru sebuah adegan sebuah film cinta ala barat sana
Berlagak menyerahkan semua rasa kepada alam padahal semua rasa bercampur aduk tak karuan dalam detak sebuah dada

Kupandangi lagi selembar uang dua puluh ribu yang masih kelihatan baru yang memuat lengkap data-data identitasku
Kini saatnya membiarkan alam sendiri yang menulis sebuah taqdir ceritaku…. Sebuah keinginan yang kutitipkan pada cahaya bintang bulan dan matahariku
Apakah aku akan kembali bertemu dengan wajah manis milik dewi venus itu
Seseorang yang kini telah mengusik rasa halus dalam hatiku….. mengucapkan sebaris kata sederhana…. Aku cinta padamu

“ Elmi…. Saat ini engkau mungkin telah sampai di jogja dan bertemu orang orang yang kau cinta….. “ batinku dalam hati
Ada denting nada nada kerinduan yang kini singgah menghiasi dasar hati
Hey… padahal aku baru pertama kali ini saja bertatap muka dengannya
Mengapa kesan yang ditinggalkan begitu dalam meresap di dalam dada

Naif rasanya bila aku saat ini sedang merasakan sebuah sentuhan perasaan jatuh cinta
Sebuah rasa yang tak pernah kutemukan seperti saat aku dekat dengan seribu wanita wanita cantik Eropa
Ada angan yang menari nari sejak kulepaskan dirinya dalam perpisahan di terminal itu
Ada hasrat ingin cepat bertemu kembali dengan bidadari yang senyumnya begitu syahdu

Hmmmm saatnya aku pergi kesebuah pasar tradisional di dekat rumahku
Ada beberapa barang yang ingin kubeli untuk sebuah rencana besar yang mengendap lama dikepalaku
Sebuah ide untuk memadukan cita rasa antar lintas dua budaya… barat dan timur… menjadikannya satu kesatuan yang padu
Dalam sebuah sajian beberapa menu makanan baru….. yups sebuah inovasi baru

Akhirnya berpindah tangan juga selembar uang dua puluh ribu rupiah itu… kulepas dengan ribuan doa untuk dewi venusku… pada mbok bakul jamu
Kuharap waktu kan cepat membawanya kepada sosok Cleopatraku…. Seseorang yang memberi hatiku sentuhan rasa rindu
Pernahkah kalian membayangkan seperti apa perjalanan panjang dari selembar mata uang milikmu
Berawal dari sebuah tanganmu, dompet, saku celana, kaos kaki, bh, kaleng karatan, kotak amal, kopiah dan berjuta tempat lagi sebelum akhirnya kembali ke tanganmu

Akhirnya lengkap sudah semua bahan yang kuperlukan untuk sebuah eksperimenku yang sedikit tak biasa
Yups… mungkin ini yang pertama kali di dunia…. Sebuah pizza dengan taburan pepes oncom sebagai toppingnya… ( ya ampyun…ngga tahu oncom itu apa???? )
Cobalah mulai membayangkan seperti apa kira kira hasil akhirnya…. Saat rasa khas pizza pepperoni dalam lelehan volcano keju yang bercampur baur dengan rasa oncom bakar yang sedikit haru biru
Dengan sedikit tambahan modifikasi ini itu dan bumbu-bumbu rahasia peninggalan jaman kerajaan Majapahit dahulu kuharap ini bisa menjadi sebuah sensasi paduan rasa yang baru

Di tengah perjalanan pulang tak sengaja aku bertemu kembali dengan kawan kawan masa kecilku dahulu
Hey… langsung saja bergulirlah semua cerita cerita yang terekam dimasa itu dari bibir bibir rindu dalam balutan tawa canda dan rasa haru
Kenakalan kenakalan kita yang hampir hampir saja membuat sebuah ladang singkong porak poranda karena kita ambil malam malam untuk teman sebuah pesta berkemah
Juga cerita petualangan kita dihutan yang agak berbau kisah Indiana Jones di pedalaman hutan Amerika

“ hey bro…. apa kabarmu hari ini…. Adakah dunia berseri penuh dengan wangi dan warna warna yang menyejukkan mata hati…. “ tanyaku pada mereka
“ yeah seperti ini saja, kawan…. Seperti yang engkau lihat… seperti kebanyakan pemuda pemuda di Indonesia… menganggur tak ada kerja …. “ jawab mereka seadanya
“ tak pernah terpikirkah untuk mencoba mengadu nasib pergi ke ibukota… mencari sebuah peluang….. demi sesuap nasi dan semangkuk berlian “ tanyaku lagi
“ bukan tak mau mencoba…kita sudah pernah merasakan getirnya terdampar di sana…. Dan juga lihatlah…. Lihat betapa sumpeknya Jakarta saat ini…bila terus menerus ada pendatang pergi ke sana…apa tak akan timbul masalah nantinya….. lihat juga berapa banyak yang sudah pergi dan gagal di sana…hanya menjadi sampah masyarakat….. Dan lagi apakah masih ada nilainya selembar ijazah SMA sedang lulusan sarjana pun banyak juga yang tertatih dan merintih… mengais cahaya hari depan yang buram tanpa ada harapan berseri…… lebih baik di sini….. rumah kita sendiri….” Ujarnya menyanyikan lagu huma di atas bukit

Seketika aku terdiam…. Inilah potret negeri kita sekarang…..sebuah pekerjaan rumah yang harus segera direalisasikan… ketika kemakmuran hanya jadi milik segelintir orang saja….. padahal dalam sila kelima PANCASILA termaktub jelas….. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Kemakmuran belum bisa menjangkau semua lapisan masyarakat kelas bawah yang terbiasa dengan pahit getirnya sebuah rasa
Yupss…Mereka hanya dijejali dengan segudang mimpi mimpi indah seperti banyak tercermin dalam banyak kisah sinetron dewasa ini
Yeah seperti kata bung DEDDY MIZWAR….ALANGKAH LUCUNYA NEGERI INI… lucu yang membuat kita larut dalam haha hihi

Cukup lama kita bertukar hati hingga akhirnya kuajak mereka turut serta pergi ke rumahku
Dengan segudang rencana yang telah tertanam cukup lama di otakku…. Membuat sebuah gebragan baru….
Kupaparkan kepada mereka tentang sebuah harapan….. tentang sebuah usaha untuk bisa mandiri…. Berdiri tegak diatas kaki sendiri
Yah setidaknya aku bisa sedikit memberi arti …. Meskipun kecil tapi bisa memberi warna lain pada satu sudut negeri ini

Kurintis usahaku dengan menerapkan system TOTAL QUALITY MANAGEMENT terpadu
Masih terngiang-ngiang ucapan dosenku tentang teori W. Edward Deming dan Joseph M Juran tentang pentingnya kendali mutu suatu produk
Sesuatu yang akhirnya membuat bangsa Jepang menjadi terkenal sebagai bangsa yang maju dengan teknologi serba baru setelah sebelumnya hancur luluh saat kalah perang melawan Amerika
Banyak hal yang kita bisa tiru pada semangat mereka bila kita tak ingin terjebak pola budaya komsumtif yang semakin hari semakin menggejala pada generasi muda kita

Bak buk bak buk…. Seperti juga kisah kisah sukses entrepreneur lainnya awal perjalanan usahaku pun perlu melewati fase yang penuh dengan gedebag gedebug
Untung saja selama ini masih bisa teratasi semua masalah yang ada hingga tidak pakai acara seradag serudug
Perlahan tapi pasti kedai PIZZA WONG NDESOku mulai mendapatkan restu dari lidah-lidah yang datang bertamu
Semakin hari semakin banyak saja yang penasaran dengan khasanah menunya yang rada-rada gendheng gitchu

Whatdezig… whatdezig…..Aku bersyukur memiliki sebuah team yang begitu solid sekali bersama teman-teman masa kecilku dahulu
“THE A TEAM “ nama yang biasa kita sebut seperti judul film jadoel yang sering kita tonton bersama di ruang tamu
Bersama mereka aku bisa sejenak nikmati rasanya menggenggam manis sebuah rasa kesuksesan
Memang tak ada yang sulit bila kita selalu kompak bersama sama saling bahu membahu…. Semua hal menjadi mudah dan dimudahkan

Hari-hari berlalu tanpa terasa….. sepertinya matahari dan rembulan berlari silih berganti
Begitu cepat semua berlalu dengan segala kesibukan yang semakin lama semakin meninggi
Disela sela lelahku hadir rasa rindu pada Elmira…dewi venus yang telah mengunci sebuah hati
Sebuah rasa yang mengetuk hatiku setiap hari…… “ oh Elmira….. adakah taqdir kita akan bertemu di satu ruang cinta yang abadi…. “

Hmmm… sudah bulan Juni… artinya sudah enam bulan waktu berlalu sejak terjadinya sebuah perpisahan
Tapi masih juga belum ada tanda-tanda akan adanya penampakan yang menggembirakan
Hanya saja kadang ada beberapa orang yang menerima uang itu yang mengirim sms dari kota yang berbeda-beda
Wow… rupanya perjalanan selembar mata uangku sudah sedemikian jauhnya

Duh… apa yach yang mesti aku lakukan untuk bisa meredam semua rasa rindu ini
Pun tak ada selembar foto pun darinya yang mungkin bisa mengurangi gejolak rasa sepi sendiri
Untung saja saat ini sedang ada euphoria world cup di Afrika
Sedikit banyak bisa menghiburku yang sedari dulu cenderung gila bola

Hey lihatlah bafana bafana afrika mampu membuat mexico ngos ngosan menyamakan angka
Leonel messi yang sedikit frustasi setelah berkali kali tendangannya digagalkan penjaga gawang Nigeria
Inggris yang harus puas berbagi angka satu satu melawan Amerika
Kedahsyatan tim panser Jerman yang menggilas 4-0 tim muka baru Australia

Argghh… pagi ini rasanya semua sisi kepala berdenyut mau pecah…… seperti ada banyak smurf yang berlari-lari di sana
Perlahan langkahku pergi ke warung mencari penawar sakit kepala
Setalah mengucapkan terima kasih aku bergegas melangkah kembali ke rumah
Tak sadar selembar uang dua puluh ribu bulukan terjatuh dari genggaman tangan

Hey… ada tulisan samar samar pada selembar uang dua puluh ribu itu
Entah mengapa hatiku sekarang menjadi dag dig dug tak menentu
Kubaca hati hati apa yang tertulis disitu…… sebuah doa terlepas dari bibirku
Terbaca di sana “ Elmira….. JL CINTA Gg RINDU II No 5 JOGJA….. 081xxxxxxxxx ( Ssssstttt RAHASIA nomernya )…….. Alhamdulillah….. akhirnya terjawab sudah semua doa-doaku

Seketika hilang sakit kepala yang sedang mendera…. Berganti sebuah semangat hati yang baru
Sebuah harapan tumbuh bersama bulir bulir rasa rindu yang berbulan menumpuk
Kutekan nomor telepon yang tertera pada selembar uang dua puluh ribu itu
Cukup lama menunggu… hingga akhirnya terdengar sebuah suara wanita menjawab merdu

“ Hallo……. Boleh bicara dengan Elmira……. “

( BERSAMBUNG )


Ilustrasi: handaru light 19

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *