Rosda
awan gelap menggumpal
bergelayut di langit-langit hati
kata demi kata
bergaung dalam jiwa
telah ku upayakan segala daya
ku upayakan segala usaha
kenapa langit tak jua terang ??
ke mana perginya matahari ??
kulupakan hasrat di hati
kuabaikan impian
terseok-seok aku melangkah
demi tatap matamu
mengapa engkau tetap diam ??

nun di sana
sepasang mata tua menatap langit
bertanya pada awan
teriakkan namamu
pada embun pagi
berlari
mengejar bayang
di angin lalu
di alam mimpi
kemana perginya ruh ??
air bah tertumpah
terbelah
demi sebiji bijian
bola mata tua
masihkah bermakna ??
ahh…mentari
pancarkan sinarmu
pendarkan warnamu
wahai rinai hujan..
sampaikan padanya
aku ingin nyali !!
bukan raga
aku ingin hati !!
bukan kata.
Qatar, 12-06-2010
19:15
Ilustrasi: kankyon wordpress
June 19th, 2010 at 05:13
Mantabs puisinya.
June 19th, 2010 at 04:52
DA : weleh2 sibuk opo sibuk? amargo mendelik-e layar TV, nonton sing main bal kkkkkk
June 19th, 2010 at 04:24
Rosda……nyanyian hati ini lebih tepat saya katakan sebagai puisi malam,hati saya tidak membantah menyukainya. salam
June 19th, 2010 at 03:34
Sinar matahari ada dalam gairah hidupmu. Salam
June 19th, 2010 at 03:30
Lani: ajarin menyambung dong..! ha ha…
June 19th, 2010 at 03:29
Lani: tenan ki…seminggu iki aku suibuuukkk ..asli…ora iso anteng di depan komputer…jadi nek iso komentar..kui karena tak sambi he he…
June 19th, 2010 at 03:17
DA : halaaaaaaaah, mmg disengaja komen mu ben rak nyambung, ngapain wae kowe kok ndekem? angkrem? arep netes to endog-e??????
June 19th, 2010 at 02:42
Untukmu yang sedang berolah raga…nun jauh di sana…kutitipkan rasa rindu ini kepada angin …miss u so much! Lho….kok ngga nyambung dengan artikel puisinya Rosda he he….
June 19th, 2010 at 02:38
Selamat Malam Rosda….
Terimakasih…..!!! Sudah membuat Dj. tambah bingung dengan püermainan kata-kata yang diatas….hahahahahahahaha….!!!
Salam manis dari Mainz dan selamat berachir pekan….
June 19th, 2010 at 02:36
Rosda : ternyata kamu jg punya keahlian menulis puisi……thanks for sharing