[Foto Berpuisi] Kenangan Cinta

Vera Ernawati – Jakarta


ketika wajahmu tiba-tiba hadir
dalam bayangan secangkir kopi dan roti tanpa selai
sore ini

ada rintik hujan yang urung mengunjungi bumi
sementara ranting kering mengendap basah, semata oleh pancaran air di danau
aku masih di sini
akan tetap di sini, sampai nyanyian di kejauhan kian lirih
kemudian sayup

bibirmu menggurat senyum
manakala kuteguk kopi tanpa pemanis
pahit bercak bibirku tertinggal di bibir cangkir
bercerita tentang sejumput kenangan

tentang kenangan lalu
tentang cinta……yang sembunyi di sudut kalbu

About Vera Ernawati

tiga satu perempuan senang mengikat kenangan dengan cara menuliskannya

Arsip Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.