Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Menunggu Sayapku Tumbuh

Saturday, 10 July 2010

Viewed 1265 times, 1 times today | 6 Comments |

Nyai EQ


Aku ingin terbang,

Merambah ranah-ranah tak kukenal

Kuingin cerabuti akar-akarku, supaya tak ada yang mengikatku pada bumi ini

Biar kupertaruhkan segala yang kupunya

Tetap tak cukup untuk tumbuhkan sayap


Maka….


Pikiranku, pikiranku tumbuh sayap

Aku terbang seperti malaikat kesepian

Tanpa jantung, tanpa hati, tanpa otak

Sebab semua tertinggal di sini, di bumi yang mengikatku


Maka….


Kubakar jiwaku dalam diam

Kuingin, meski lidah api pun tak apa

Asal  bisa membawaku terbang

Ke ranah-ranah asing


Maka….


Kupanggil angin musim gugur, agar bisa membawaku terbang

Tapi siulanku  cuma berupa gumam sepi


Maka…..


Aku diam

Bisu

Aku diam

Tak bergerak

Aku diam

Pikiranku juga diam

Aku diam

Menunggu, meski kutahu sia-sia.


Anisa’s house, Krapyak-Dongkelan, Yogyakarta, 2010-06-27,  4:26 PM


Ilustrasi: wong168 wordpress

Share This Post

Posted by Saturday, 10 July 2010 on 02:04.

Categories: Pojok Sastra. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

6 Responses to “Menunggu Sayapku Tumbuh”

  1. 6
    J C Says:

    Nyai, kalo yang ginian aku nyerah wis, ora mudheng…hihihi…

  2. 5
    ilhampst Says:

    Tante DA : lagu itu bersejarah buatku haha…
    Mbak Sekar, suka sama puisinya. Makasih banyak

  3. 4
    bernadette Says:

    puisi dan fotonya indah sekali ~

  4. 3
    Dewi Aichi Says:

    Sekar: kalau ada kalimat “kuingin terbang” jadi inget lagunya The Fly, yang dulu vokalisnya bernama Bjah.

  5. 2
    HennieTriana Says:

    Sekar,
    puisinya mengharu biru.
    Fotonya indah sekali.

  6. 1
    EA.Inakawa Says:

    Puitis dalam jeritan hati yang lara……ayoooo semangat Nyai !

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)