Batavia itu bukan Jakarta…

Edy Harjito


Kali ini mari kita flashback ke jaman dulu dengan melihat photo-photo berikut ini yang berlokasi di Batavia dan Bandoeng. Lokasinya masih sangat akrab dengan kita seperti Jl. Gunung Sahari, Pecenongan, Glodok, Pasar Baru, dll.

Apalagi para Baltyrans yang tinggal dan kerja di seputran Jakarta dan Bandung.  Kita bisa bayangkan betapa indahnya dan bersihnya kota Batavia tersebut. Setelah sekitar 130 tahunan berlalu, tempat-tempat eksotis ini menjadi sedemikian metropolis, menjadi banyak sekali gedung pencakar langit, sungainya kotor, airnya berwarna  hitam legam, muacetnya gak ketulungan. Tentunya sangat sulit mengembalikan Jakarta menjadi Batavia,  tidak perlu menyalahkan siapa siapa dan kenapa jadi begini, sudah terlanjur basah, hanya menghabiskan energi saja dan lebih baik energi yang tersisa kita kita gunakan untuk mencegah supaya tidak berkelanjutan menjadi semakin rusak dan semrawut.

Tentunya kita tidak mau Jakarta tenggelam dalam 50 tahun ke depan. Mari kita mulai dari diri kita dan lingkungan kita saja untuk berdisiplin membuang sampah, ngantri, parkir, dan hal-hal yang sepele lainnya tapi sangat susah diterapkan. Walikota Jakarta pernah curhat di media tentang perilaku warga Jakarta yang tidak berdisiplin. Jadi kita sekarang tau bedanya Batavia dan Jakarta. Kalau mau melihat Batavia di Jakarta, kabarnya sekarang ini  event organizer yang bisa mengadakan wisata kota tua di sekitar tempat ini, ada yang khusus yaitu naik ojek sepeda yang jaman Batavia dulu belum ada. Saat cuti nanti saya mau coba wisata kota  tua tsb.

Glodok 1932


Antjol 1948

Hajam Woeroek 1948


Merdeka Barat – Thamrin 1950


Harmoni 1954


Djatinegara 1955


Kramat Raja 1955


Menteng Raja 1955


Thamrin 1962


Pantjoran


Pintoe Air 1950


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.