Saturday, 24 July 2010
Enigma
Pada tahun 1978, di gurun Taklamakan yang sunyi di wilayah Xinjiang, Cina, ditemukan lima mumi yang terawetkan dengan sangat baik. Yang aneh adalah mumi tersebut berkebangsaan Celtic dari Eropa yang jaraknya ribuan mil dari Taklamakan.
Lokasi penemuan para mumi ini tepatnya adalah di gurun Taklamakan di wilayah Xinjiang, barat daya Cina. Ironisnya, arti “Taklamakan” adalah “engkau masuk dan tidak akan keluar”. Wilayah ini dulunya merupakan bagian dari jalan sutra yang merupakan jalur perdagangan yang ramai dilalui oleh bangsa-bangsa asing yang datang ke Cina. Jadi sebenarnya tidak terlalu heran apabila mumi-mumi Celtic ini ditemukan di wilayah itu.
Mumi pria memiliki rambut yang merah kecoklatan, tulang pipi yang tinggi, hidung mancung dan jenggot. Tingginya enam kaki dan dikubur dengan baju tunik berwarna merah. DNA juga turut membuktikan bahwa ia adalah seorang Celtic.

Mumi perempuan yang dikubur bersamanya memiliki rambut coklat tebal yang masih kelihatan mengkilap bahkan setelah dikubur selama 3.000 tahun. Di sampingnya ditemukan sebuah sisir kayu yang tidak asing lagi bagi para mahasiswa peradaban Celtic kuno.

Mumi bayi di kuburan itu dibungkus dengan kain coklat indah dengan hiasan merah dan biru dan sebuah batu berwarna biru ditaruh di kedua matanya. Di samping bayi tersebut ditemukan sebuah botol susu yang terbuat dari kulit domba.
Yang luar biasa dari mumi-mumi ini, tubuh mereka terawetkan jauh lebih baik dibanding mumi Mesir.
Victor Mair, seorang ahli mengenai mayat-mayat purba dan pengarang pendamping buku “Mummies of the Tarim Basin” mengatakan : “DNA Modern dan Kuno menunjukkan bahwa suku Uighurs, Kazaks, Kyrgyz dan penduduk-penduduk Asia tengah adalah percampuran antara Kaukasian dan Asia Timur.”
Jadi kemungkinan besar mereka adalah para pedagang yang kemudian tinggal di wilayah itu dan melahirkan suku-suku di wilayah itu.
Sebenarnya kisah ini tidaklah terlalu misterius. Namun bukankah menarik, di gurun Taklamakan yang sunyi, 3.000 tahun yang lalu, masa di mana kebudayaan Eropa dianggap masih barbar dan terbelakang, hidup sekumpulan orang asing yang hidup dengan damai di tanah yang asing pula. Siapakah mereka ? Bagaimana cara mereka hidup ? Seberapa majukah kebudayaan dan pengetahuan mereka ? Bagaimana mereka sampai di Taklamakan ? Apakah mereka satu keluarga ?
Mayat wanita dengan sisir di sampingnya dan mayat bayi dengan botol susu di sampingnya. Bukankah mengharukan?
July 28th, 2010 at 09:21
Lha ternyata persahabatan dan perdagangan telah membuat manusia bisa saling berbagi, sehingga orang celtic bisa dimumikan di China.
July 27th, 2010 at 23:30
Bagian sejarah dari overland route of Silk Road. Enigma, apakah mereka meninggal dlm perjalanan kemudian dikubur di gurun Taklamakan atau memang mereka tinggal disitu?
July 24th, 2010 at 09:09
info yg bagus…mungkin bs dilanjut dgn mummy di Mesir sana?
July 24th, 2010 at 07:58
Wow! Selalu tertarik sama kisah2 seperti ini dari sejak kecil.
July 24th, 2010 at 06:58
WOOW~~ sangat menariikK ~~~ !!!
July 24th, 2010 at 02:07
Bagus tuh mbak, mungkin fotonya bisa ditambahkan, walaupun mungkin serem buat sebagian orang hehehe
July 24th, 2010 at 02:00
ini jadi berdua Ilham
Gurunya ngak ada, ngak usah absen.
Aku tau didaerah mana mumi ini ditemukan, ada ceritanya di China.
July 24th, 2010 at 02:00
Selalu tertarik dengan tema2 sejarah semacam ini. Terimakasih untuk guru sejarah saya Pak Lilik Hariyanto yang selalu mengajarkan sejarah layaknya orang tua mendongeng untuk anaknya
July 24th, 2010 at 01:57
Numpang absen dolo aah