[Foto Berpuisi] Senja di Sadranan

Andi Gunawan


Pasir-pasir bergulir digerak gelombang getir, di atasnya: senja mengalir hingga ujung pesisir menertawakan kami, yang korban ibukota satir, yang korban pejabat berdasi kikir, yang korban asmara dalam pandir, yang korban dongeng raja-raja demokrasi mangkir

Ombak mengalun bening ke permukaan, di bawahnya: karang-karang membatu menghakimi kami, yang lari sejenak dari intrik realita, yang memaku mimpi tanpa daya, yang menyanyikan lagu kematian bagi semesta, yang lupa jalan pulang ke induknya

Gugusan awan bergerak berarak-arak, di antaranya: matahari menerbitkan jingga menghangatkan kami, yang rindu mantra-mantra pemanggil hujan, yang segan mengucap terima kasih tuhan, yang naïf tak peduli jalan pada tujuan, yang menerka kelewat jauh hari depan


[AG] di ibukota satir, 06 Mei 2010

————————————————–

*Pantai Sadranan terletak 66 Km dari kota Yogyakarta. Di bandingkan dengan pantai yang lainnya, pasir putih di pantai ini lebih putih dan bersih karena belum banyak dikunjungi orang. Terdapat sebuah sirkuit tetapi saat ini sudah rusak di sepanjang bibir pantai milik The Crab Adventure Offroad. (urbanesia.com)

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.