Friday, 6 August 2010
Tammy – Sydney
Kebanyakan orang di luar Australia mungkin tidak tahu apa yang dinamakan Australia’s Big Things. Memang biasanya tidak masuk dalam daftar tempat kunjungan wisata yang utama. Tapi bagi mereka yang keliling Australia lewat jalan darat, mungkin saja tanpa sengaja melihat atau menemukan salah satu atau bahkan beberapa dari Big Things ini.
Australia’s Big Things bukan Sydney Opera House, Harbour Bridge, atau Urulu, melainkan patung raksasa berbentuk buah, binatang, benda, atau apa saja. Patung ini biasanya merupakan icon suatu kota kecil (town), dan biasanya terletak di pintu masuk kota tersebut.
Wujud patung bisa melambangkan hasil produksi atau sesuatu yang terkenal dari daerah tersebut, atau sesuatu yang berhubungan dengan legenda dan sejarah. Misalnya:
Di seluruh Australia, kira-kira ada 150 patung yang masuk Australian Big Things (beberapa sumber menyebut kurang lebih 200 patung). Big Thing pertama adalah the Big Banana di Coffs Harbour, NSW (New South Wales). Panjang pisang ini 11 meter, tingginya 5 meter, dibangun tahun 1964.
Patung-patung ini menjadi daya tarik sendiri bagi para tourist atau travelers, paling tidak sebagai background mejeng di foto. Tidak heran jika dekat patung biasanya juga ada cafe, toko souvenir, toko yang menjual produk yang dilambangkan patung tersebut, entertainment park, hotel, dll.
Aku sendiri baru nemu satu Big Thing, yaitu the Big Merino. Waktu itu nggak sengaja berenti di Goulburn pas perjalanan pulang dari Canberra ke Sydney. Nggak sempat mejeng depan patungnya, cuma sempat motret seadanya dari seberang jalan.
The Marree Man
The Marree Man mungkin bisa dibilang Big Thing yang paling unik, misterius dan lain dari pada yang lain. The Marree Man bukan berupa patung tapi gambar/ukiran di tanah (geoglyph) yang menggambarkan seorang lelaki yang sedang mengayunkan tongkat/bumerang.
Dengan ukuran tinggi/pangjang 4.2km dan lebar 28km, the Marree Man adalah geoglyph terbesar di dunia. Tentu saja dengan ukuran segitu besar, ukiran ini hanya bisa dilihat jelas dari udara. Nama “the Marree Man“ diambil dari lokasi ukiran tersebut, yaitu di pedalaman (outback) South Australia, kira-kira 60km dari kota Marree.
Ukiran ini pertama kali ditemukan pada tahun 1998, namun sampai saat ini tidak diketahui siapa pengukirnya, dan untuk apa dibuat. Satu-satunya seniman yang disebut-sebut sebagai pembuat the Maree Man adalah Bardius Goldberg. Namun hingga akhir hayatnya di tahun 2005, tidak pernah ada pembuktian dan pengakuan resmi dari para ahli atau pemerintah Australia bahwa memang betul beliaulah si pengukir tersebut.
Begitulah prenz, kalau lagi jalan-jalan di Australia, tiba-tiba lihat patung besar yang nyeleneh, jangan lupa difoto. Ada yang minat mengunjungi semua yang ada di daftar Australia’s Big Things?
Referensi:
Wikipedia
http://www.max.grenkowitz.net/?topic=872
Sumber-sumber lain
Foto 1: australianexplorer.com
Foto 3: Wikipedia, taken June 28, 1998.
August 17th, 2010 at 08:43
saya pernah foto di big wine at hunter valley. ^^
August 8th, 2010 at 17:57
Soph: masak sih gak keliatan? gambarnya cuma yg di tengah2 doang. Eh kalo sering2 nodongnya gak tau apa yg mau dikasih.
August 6th, 2010 at 20:22
Tam, bolak balik liat poto no 3, belum keliatan seperti apa yang ada malah abstrak.
.
Thanks artikelnya, mesti sering2 ditodong