Labuan Bajo – Pulau Rinca

Photographer : Ridwan Handoyo


Sophie’s Note :

Labuan Bajo, ibu kota dari Kabupaten Mangarai Barat adalah pintu masuk menuju ke Pulau Rinca. Di Pulau Rinca ini terdapat Taman National Komodo. Taman National Komodo ini masuk sebagai situs UNESCO World Heritage

Di bawah ini hasil jepretan Om Ridwan yang jalan-jalan ke Labuan Bajo, dan Pulau Rinca.



26 Comments to "Labuan Bajo – Pulau Rinca"

  1. tjiptadinata effendi  5 January, 2014 at 19:38

    wonderful …fantastic …foto foto yang luar biasa
    Saya dan istri 2 tahun lalu ke Labuan Bajo dan ke Rica rica,,sayang sekali boatnya cukup mahal..kami harus bayar 3 juta..Mungkin untuk turis juga kemahalan yaa…salam hangat

  2. Matahari  5 January, 2014 at 15:21

    Flores terutama Labuan Bajo memang sangat dahsyat indahnya…Saya deg deg an karena pesawat dari Dps ke Labuan bajo sangat kecil..sebaiknya ambil flight pagi seperti yang kami lakukan…karena pagi udara umumnya cerah…(secara umum di Indonesia hujan lebih sering sore dan malam hari) saya tidak bisa bayangkan kalau udara jelek dan berada dipesawat kecil…karena ketika kami melewati sedikit gumpalan awan …pesawat sudah berguncang…Seperti yang pak Ridwan sebut..Hotel Bintang Flores( 5 menit dari bandara ) ..menurut saya sangat bagus..bersih….( bintang 4 atau 5) lokasi keren…dipinggir laut…view dari swimming pool disaat sunset benar benar membuat jantung berhenti berdetak…luar biasa indah..dari pantai kearah kanan..ada hotel besar…diantara ke dua hotel ini view terindah untuk melihat gugusan2 pulau kecil…atau..dari kota Labuan bajo itu sendiri…ada satu tempat sedikit keatas..(sepertinya rumah tidak berpenghuni)..dan melihat kekejauhan…benar benar speechless.Tapi kota Labuan Bajo itu sendiri menurut saya tidak menarik..…warung…rumah…losmen saling berdesak desakan..kami lebih tertarik melihat pelabuhan disitu penuh kapal kapal indah.Ke pulau Rinca memang hanya 2 jam an…menurut pegawai hotel..januari dan februari ombak laut rada besar….untuk kapal private ke Rinca biaya hampir 3 juta…pemilik kapal orang bule…Saya setuju dengan komen JC (komen 1 : “Hhhhmmmm…sayang mahal banget biaya ke sini”…kalau kita ke Flores dengan model liburan yang nyaman…memang mahal…hanya ticket pesawat kira2 hampir 2 juta/org dari Dps……berhubung ke Flores tidak murah….lebih bagus sekalian keliling Flores …dari Labuan Bajo sampai Maumere..jumlah km kurang tau…mungkin 500 – 600 km (???) …perjalanan tidak membosankan…puluhan km melaju sepanjang jalan dipinggir pantai… kecuali seringnya tanah longsor dan perbaikan jalan…ada rumah tempat Soekarno di kota Ende…Bisa melihat sawah dengan bentuk sarang laba laba dan yang luar biasa…danau tiga warna Kelimutu..jangan lupa bawa jacket karena diatas sangat dingin dan juga jangan lupa bawa penerangan karena mendaki jam 5 pagi dan jalan setapak keatas sangat gelap..di ticket masuk harus lapor apakah bawa handycam dan camera karena ada extra charge..Ini menurut saya aneh…bukankah dengan memfoto dan memperlihatkan ke teman teman justru akan menarik lebih banyak lagi orang kesana..Extra charge untuk camera dan handycam tidak murah…saya lupa nominalnya…mungkin 250.000 rp.Terbang dari maumere ke Dps 2 jam..juga pesawat cilik dan kembali jantung disentak sentak..tapi saya bangga sudah melihat Flores yang begitu indah…walau hanya 10 hari…Mungkin yang penting..jangan sampai sakit di Flores…karena rumah sakit hampir tidak saya lihat…kecuali di Ruteng..( mohon maaf kalau salah info)…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *