Onthel & Golf

Kolekdol Onthel


Inilah salah satu wujud semangat dalam memasyarakatkan sepeda onthel di manapun tempatnya. Seperti ide pak Dadik Pranadi untuk menggunakan onthel di lapangan golf. Baiklah akan saya kutipkan salah satu cara pak Dadik Pranadi menawarkan ide sehatnya ini:

Bersama ini saya kirimkan foto onthel saya yang berjudul “Onthel yang ramah lingkungan di lapangan golf”. Saya sadar bahwa restorasi & modifikasi terhadap onthel saya ini sangat sederhana sekali & tidak rumit, yaitu hanya membuat rangka untuk tempat tas golf tersebut. Namun demikian, saya sangat yakin sekali bahwa ide saya terhadap onthel ini adalah 100% orisinil, tidak menjiplak ataupun meniru.

Onthel ini dianjurkan dipakai di lapangan golf oleh para pegolf ataupun para caddy karena bermanfaat sebagai berikut :

1. Ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan polusi & tidak menimbulkan suara yang bising bila dibandingkan memakai mobil/kendaraan golf.

2. Tidak memakai bahan bakar.

3. Tidak merusak rumput bila dibandingkan dengan mobil/kendaraan golf.

4. Harganya relatif murah & terjangkau oleh para caddy, tergantung dari merk onthel yg dpakai.


Bila seluruh management lapangan golf di seluruh Indonesia memakai onthel ini maka akan ikut memasyarakatkan onthel & menyebarkan virus onthel dikalangan masyarakat kelas menengah keatas sehingga penggemar onthel akan semakin banyak. .

Adapaun spesifikasi dari onthel ini adalah sebagai berikut :

– Frame ori Simplex Cycloide ukuran 60.

– Stang ori Simplex Neo.

– Roda normal 28 dengan velk mentul ruji 36-36

– Piringan tengah Y ngerel.

– Garpu & slebor ori Simplex.

– Sadel celeng dng kulit tua.

– Sistem rem kombinasi antara torpedo & rem jepit supaya pakem di lapangan rumput.


Demikian keterangan dari saya.

Sekali lagi saya yakin bahwa ide saya ini masih 100% orisinil, tidak meniru ataupun menjiplak.


Terima kasih.

Salam onthel,

Dadik Pranadi

Ketua

GALAXY ONTHEL BEKASI SELATAN (GOBEST)


Tambahan Note Dewi Aichi:

Saya kagum sekali dengan idenya yang unik. Dan dengan kegigihannya pak Dadik Pranadi pantas mendapatkan apresiasi yang memenangkan ide tersebut untuk diikutsertakan ke acara Kontes Sepeda Indonesia. Bersamaan dengan kontes tersebut,  diadakan pula carnaval yang mengikutkan 50.000 buah sepeda, yang diharapkan bisa memecahkan rekor MURI. Acaranya diadakan di Senayan tanggal 18 Juli 2010.  Untuk foto-foto Kontes Sepeda Indonesia, akan ditayangkan tersendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.