Perkara-perkara Yang Membatalkan Puasa

Prabu – Jakarta


prabu_baltyra.com Setelah tulisan perdanaku yang di posting di sini mendapat respon lebih dari sejuta pengguna internet dengan menuai pro dan kontra, maka dalam artikel yang ke dua ini aku ingin mengingatkan tentang perkara-perkara yang membatalkan puasa. Sekali lagi motivasi untuk saling mengingatkan sesama Muslim, jika aku konsisten menulis tentang hal-hal yang dicurigai banyak kalangan bahwa tulisanku mengandung SARA.

Maka dengan penuh kerendahan hati kumohon, kepada penguasa blog untuk tidak berlaku seenak udelnya dengan mendelete tulisan-tulisanku. Justru aku gembira andai para pengguna internet berlomba untuk mencetaknya menjadi buku atau poster dan dikirimkan ke berbagai tokoh-tokoh Muslim sedunia.

Ok. Sebelum adem panas penasarannya berlanjut. Ijinkan Aku untuk berpantun dulu:

“Memelihara ikan lele jangan dipinggir jalan”.

Artinya, Aa?

“Daripada bertele-tele mending ke topic tujuan”.

Inilah Perkara-perkara Yang Membatalkan Puasa, yang menurutku ada 11 M.

M Pertama yaitu Menstruasi;
Bagi wanita yang ditakdirkan mengalami menstruasi, ibadah puasa kudu dilakukan dengan management yang baik. Mengingat ibadah puasa di bulan Ramadhan yang berlangsung selama 30 hari, sangat sulit dipenuhi karena siklus haid wanita yang berkisar sekitar 21-26 hari. Namun halangan demikian telah dijawab dalam teknologi kedokteran. Tetapi sebagian wanita merasa ragu dan bertanya, Bolehkan wanita memakai pil anti haid dalam bulan Ramadhan?

“Sebenarnya wanita tidak perlu menggunakan berbagai pil, baik pada bulan Ramadhan atau lainnya, sebab menurut dokter kandungan isteriku pil-pil itu berbahaya bagi alat reproduksi wanita. Segala yang membahayakan dilarang agama. Nabi bersabda, “Tidak boleh memadaratkan diri sendiri dan diri orang lain”. Darah (haid) Menghalangi Puasa dan Shalat. Selain pil anti haid, pil yang satu ini  juga tidak elok digunakan dibulan Ramadhan. Tak hanya membatalkan, tapi hukumnya haram, yaitu PIL alias Pria Idaman Lain. ;)

M ke 2 yaitu Menyusui;
Para Ulama, baik di Indonesia maupun di negara-negara Islam sendiri, hingga hari ini terus berpolemik tentang hal perkara menyusui dapat membatalkan puasa. Ulama yang pro tentang perkara ini menyodorkan hadist dan ayat suci dengan menafsirkannya cukup valid. Sementara yang kontra juga tak kalah meyakinkan dengan berpijak dalil sahih Al Quran dengan kajian filsafat agama. Namun, secara pribadi aku sendiri tak ingin terseret dalam polemic demikian. Yang jelas bagiku, bahwa menyusui dapat membatalkan puasa jika yang menyusu adalah bapaknya.

M ke 3 yaitu Merokok;
Meskipun MUI telah mengeluarkan fatwa rokok haram. Namun hingga hari ini aku masih melihat guru ngajiku tetap saja merokok. Padahal sebagai panutanku, semestinya beliau yang memiliki derajat ketaqwaan diatasku mantaatinya. Ok lah. Kalaupun mulut pahit dan kebelet ngerokok, jangan dihadapanku. Carilah smooking room. Nah dalam konteks demikian dan guna menambah pahala puasa kita di bulan Ramadhan, aku sepaham bahwa merokok dapat membatalkan puasa.

M ke 4 yaitu Membonceng;
Lain lagi dengan MUI Kabupaten Lebak, Banten, yang mengeluarkan fatwa membonceng itu haram bagi yang bukan muhrimnya. Sejujurnya, aku pribadi tak ingin terjungkal dalam polemic demikian. Bagiku, berboncengan pakai sepeda motor sekalipun itu isterinya sendiri dapat membatalkan puasa karena si muhrim berpegangan erat pada ‘dongkrak’ suaminya.

M ke 5 yaitu Menumpang;
Nah, mumpung MUI kita belum mengeluarkan fatwa bahwa menumpang busway adalah haram. Aku cuma sekedar ingin mengingatkan lebih awal, bahwa menumpang busway dapat membatalkan puasa jika sambil meremas payudara penumpang lainnya baik muhrimnya apalagi bukan muhrimnya.

M ke 6 yaitu Menyuap;
Sebetulnya aktivitas menyuap ini halal alias diperbolehkan oleh ajaran agama Islam. Namun, perlu hati-hati, terkadang si ibu lupa ketika menyuapin balitanya sesendok, dua sendok lagi masuk mulutnya sendiri. Nah, jadi menyuap diri sendiri dapat membatalkan puasa. Lebih-lebih menyuap jaksa dan petugas pajak, dosa.

M ke 7 yaitu Membolos;
Untuk perkara yang ke 7, mohon di simak baik-baik kepada 550 anggota DPR. Tolong jangan marah-marah dulu karena kelakuan membolosnya diekspos oleh media. Nah di bulan Ramadhan ini, tolong dihapalkan perkara ke 7 ini, yaitu membolos dalam rapat paripurna namun bertandang ke bini simpanan untuk melepas syahwat dapat membatalkan puasa.

M ke 8 yaitu Menyentuh;
Di bulan Ramadhan jangan sembarangan menyentuh, kecuali jika Anda memang memiliki ipod atau HP dengan fitur tousch screen. Di bulan yang suci ini aku Cuma mengingatkan, menyentuh mesra payudara istri baik sebelah kiri maupun kanan dapat membatalkan puasa. Apa lagi menyentuh keypad ‘qwerty’ yang tersembunyi.

M ke 9 yaitu Membohongi;
Untuk perkara ke 9 ini aku dapatkan ketika menonton sidang Gayus. Dalam sidang tersebut banyak perwira polisi, ketika bertugas di lapangan berwajah garang berwibawa, namun saat menjadi saksi memasang wajah idiot. Pura-pura lupa dan enggak ngerti apa yang ditanyakan oleh jaksa dan pengacara di ruang sidang. Bahkan seorang Kompol di hadapan sidang tersebut perlu mencabut bab yang telah ditandatanganinya. Maka di bulan Ramadhan ini aku mengingatkan, bahwa membohongi nurani sendiri dan rakyat dapat membatalkan puasa.

M ke 10 yaitu Menonton;
Memang, tidak semua tontonan itu haram hukumnya. Bagi laki-laki silakan nonton pertandingan liga utama, baik di Gelora Senayan maupun di daerahnya masing-masing. Begitupun kaum istri yang muslim silakan nonton sinetron siang-siang, yang begini halal dan tidak membatalkan puasa. Yang membatalkan adalah nonton video porno. Maka mulai saat ini dan agar ibadah puasnya afdol, tolong di delete saja conten porno yang ada di hp masing-masing, yak. 

M ke 11 yaitu Membaca
;
Eit……, jangan marah dulu! Memang, membaca Alqur’an alias tadarusan di bulan suci akan menambah pahala tak terhingga. Namun yang dimaksud membaca yang membatalkan puasa yaitu jika dalam membaca postingan ini tak hanya keluar air mata tertawa berderai-derai, namun juga sampai keluar air mani, atau sperma menurut istilah dokter pribadiku.

Duh, cape neh ngetiknya! Silaken perkara-perkara yang lain dilanjut sendiri.. yak!

About Prabu

Sosok misterius yang sejak kemunculannya tidak banyak orang yang mengenalnya. Walaupun misterius, sosok satu ini sekaligus ramah dan sangat terbuka pertemanannya. Sang Prabu dan Permaisuri sering blusukan menyapa kawula BALTYRA.com dan menggebrak dunia, kebanyakan dengan coretan karikaturnya sekaligus artikel-artikelnya yang bernas, tajam dan berani.

My Facebook Arsip Artikel

41 Comments to "Perkara-perkara Yang Membatalkan Puasa"

  1. Rizal  13 July, 2015 at 12:51

    Hahahahah ane ketawa2 bacaanya, apalagi yg menyentuh keypad qwerty nya..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.