Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Sandhy Sondoro

Saturday, 21 August 2010

Viewed 1411 times, 3 times today | 24 Comments |

Photographer : Charlie Hartono Lie


Sophie’s note :

Kapan pertama mengenal penyanyi ini sudah lupa, yang pasti baca namanya pertama kali lewat sebuah situs yang memperkenalkan dirinya. Namanya mungkin tidak familiar bagi pembaca Baltyra, juga bagi diriku. Setelah cari sana sini, ternyata WoW… prestasi penyanyi yang berumur 36 tahun sungguh suatu yang patut dibanggakan.

Namanya Sandhy Sondoro. Menyanyi bukan hal yang baru bagi Sandhy. Lahir dari keluarga yang menyukai musik, salah satu sepupunya adalah penyanyi cilik terkenal yaitu Ira Maya Sopha. Karir musiknya diawali ketika Sandhy bersekolah di German.

Sandhy mulanya bergabung dengan sebuah Band, tetapi band tersebut jarang mendapat kesempatan manggung, sampai akhirnya Sandhy nekad mengamen, bergabung dengan pengamen yang dilihatnya di jalanan. Sandhy tidak hanya mengamen di jalan, tetapi bernyanyi dari bar ke bar dari Berlin hingga kota kota di Eropa.

Sampai pada tahun 2008, Sandhy menerbitkan album berjudul Why Don’t We pada awal april 2008, peluncuran album yang berisi 12 lagu berbahasa english ini memulai debut Sandhy masuk ke industri musik.

Sandhy didorong oleh teman-temannya untuk mengikuti ajang New Wave, sebuah kompetisi musik international di Jurmala, Latvia. Dan Sandhy mendapat kemenangan pertama dalam kontest tersebut, dari 12 juri yang ada semuanya kompak memberikan nilai 10 untuk Sandhy. Menjadi juara pertama, menorehkan nama Indonesia diajang International.

Sony music Indonesia telah menerbitkan album yang berisi lagu Malam Biru, dan End of the Rainbow.

Tgl 4 Agustus lalu, Sandhy berkesempatan manggung di Hotel Le Grandeur Mangga Dua. Acara bertajuk Jazz Moment With Shandy Sundoro, bekerja sama dengan Lite FM 105.8 FM. Jika pembaca menyukai musik jazz, suara Shandy boleh dibilang mempunyai ciri khas tersendiri. Diana Warren yang bertemu dengan Sandhy pada ajang Java Jazz 2010 begitu menyukai suara Sandhy dan mengajaknya bekerja sama.

Semoga Indonesia lebih banyak menghasilkan penyanyi seperti Shandy yang baik suara dan prestasinya patut dibanggakan.

Share This Post

Posted by Saturday, 21 August 2010 on 12:56.

Categories: Info. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

24 Responses to “Sandhy Sondoro”

Pages: [3] 2 1 »

  1. 24
    Sophie Says:

    Baru sempat mampir lagi disini…

    Bagi yang suka Sandhy..toss dulu ya… Dia low profile, dan suaranya mantaf, tidak perlu mengandalkan gossip,
    sensasi atau semacamnya untuk mendongkrak namanya, dan paling penting tidak suka poto2, bernarcis ria selagi Bugil hahaha…

    Ini lagi dengerin lagunya lagi..
    terima kasih buat semua yang sudah mampir, dan membaca..

  2. 23
    nevergiveupyo Says:

    GC says : aku suka dia!!!!

    —–> jika suka diaa…jujurlah padanyaa..

    sandhy ini OK juga. kalo denger lagu2nya lbh merasa terhibur dan mendengar “musik” dibandingkan band2 pop yang mewek2…

    makasih jie soph..

  3. 22
    GC Says:

    neeeeeeeeeeekkkkk..aku salah satu fans-nya!!!!!!!!!!!!! aku suka dia!!!!

  4. 21
    ESG Says:

    Aku suka banget pas dia nyanyi “When a man loves a woman”. Pertama dengar namyanya dari teman yang kebetulan liat konser kecilnya di Berlin. Pertamanya sih bilang siapa tuh? Eh…, sekarang bener2 terkenal dia.

Pages: [3] 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)