Dua Keping Sisi Cinta

Wahyu Wibowo


Bijakkah saat kuserahkan dirimu kepadanya

Saat jemari ini sudah tak mampu lagi bermaya

Hanya ada kepingan kepingan hampa dalam pasrah

Yang berserak di jalan jalan aku melangkah


Salahkan saat aku ikhlaskan dirimu bersamanya

Saat kuingin melihat dirimu bahagia seutuhnya

Karena hari hari yang ada bersama pijarku

Hanyalah penantian yang tak berbatas pada waktu


Kejamkah saat ikatan ini harus berakhir sampai di sini

Saat kebersamaan kita harus terpisah seperti  ini

Bukan… bukan karena ku tak sayang lagi kepadamu

Aku semata hanya ingin yang terbaik untuk hidupmu


Aku hanya insan yang kalah dalam peperangan di dunia

Semua kehidupan yang kusentuh hanya membuatnya kehilangan cahaya

Biarlah…biarkan aku saja yang merasakan semua ini

Mungkin jalanku harus melalui semua rintangan seperti ini


Tinggalkan aku dengan sebuah senyum di bibirmu

Biarkan ini menjadi pengorbanan terbesar dalam hidupku

Mulailah belajar untuk mencintainya dengan sepenuh hati

Kuyakin hidupmu akan bahagia sampai akhir nanti


Pergilah dengan hatimu yang paling indah

Lepaskan semua tentang diriku sampai disini saja

Biarlah kumiliki kenangan tentangmu sampai ku mati

Sampai nafasku terhenti cintaku kepadamu kan tetap abadi


========================================

Cinta… Cinta… jangan menyerah pada taqdir yang terbaca

Meski hanya jalan panjang yang nampak di depan mata

Lalui saja dengan semua pijar ketabahanmu

Biarkan kebersamaan kita kian terasa bersatu


Cinta… Cinta… usaplah resah yang terlukis direlung jiwa

Jangan biarkan airmata menggenangi ruangannya

Percayalah suatu hari nanti kita kan sampai pada sebuah waktu

Saat semua mimpi dan harapan berujung kebahagiaan yang syahdu


Cinta… Cinta.. genggamlah tanganku saat kau rapuh

Ketika hidupmu mulai tersentuh jejak jejak hati yang pilu

Tak ada di dunia yang teraih dengan mudahnya

Semua membutuhkan perjuangan untuk menaklukannya


Cinta… Cinta… tersenyumlah saat menghadapi semua problema

Buktikan bahwa kita bisa mengarungi semuanya bersama

Pahitnya langkah yang terhampar saat ini

Akan berbuah manis pada suatu hari nanti


Cinta… Cinta… tataplah matahari pagimu dengan ceria

Susurilah kembali jejak jejak untuk berjalan anggun disisinya

Yakinlah…sebuah do’a akan membuat semuanya menjadi mudah

Pegang tanganku … saatnya tuk mulai kembali melangkah

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *