Tulisan Yang Tak Terkirim

Meazza – China


Dear Cinta,

Di saat kerinduan menggerogoti malam yang tak berbintang, seperti biasa, aku selalu mengusir kegalauan itu dengan membaca kembali surat-suratmu. Sekejap kedamaian menghinggapi jiwa saat baris demi baris kalimat cinta itu kubaca. Namun ironinya selalu ada kesedihan yang menyeruak di kalbu. Mengingat telah berapa banyak aku menyakiti hatimu, tak terhitung pula aku membuatmu sedih. Dan celakanya kau selalu berlapang dada memaafkanku, selalu merentangkan tangan untuk membawaku ke dalam peluk hangatmu.


Sayang…

Malam ini aku tak tahu mengapa diri ini begitu resahnya. Entahlah perasaan ini timbul dikarenakan kesepian hatiku yang sudah terlalu lama merindui kehadiranmu, ataukah karena emosi menggebu karena kau akan berangkat jauh meninggalkan kota kenangan kita. Rindu dan resah kian beradu, berdentum hingga sesak dada ini. Kucoba menarik kesimpulan bahwa rasa inilah yang disebut cinta. Rasa yang membawaku melayang tinggi bersama bahagia, namun juga menghempaskanku di lembah nestapa.


Sayang…

Tak ada kata yang tepat untuk mewakili hatiku saat ini. Salam perpisahan yang kau ucapkan sama sekali tak mampu membuat lidah kelu ini berucap, bahkan meniru kata-katamu sekalipun. Aku seperti mendadak gagu, dan cuma tergugu di tempat tidurku. Rasanya aku masih tak siap menerima bahwa setahun ke depan mungkin kita tak akan bisa bersenda gurau atau bahkan bertengkar seperti ini lagi. Kota yang kau tuju tak menyediakan fasilitas untuk kita saling berbagi. Hanya harapan bahwa kau akan kembali kepadaku, yang menjadi peganganku untuk menjalani kehidupan cinta ini.


Malam ini…

Aku hanya bersujud di sajadah biruku untuk mengantar kepergianmu. Raga ini memang terpisah samudera luas denganmu. Tapi percayalah bahwa hati ini akan selalu menjagamu dengan tulus, selalu berada di sampingmu dengan sabar. Jiwa dan hatiku memang sudah terbingkai rapi oleh cintamu, untuk selamanya…

Dalam rindu di kala sunyi, Jinan, 1 September 2010, 23:50

Meazza

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.