Bakso Motor vs Bakso Gerobak

Ucique Klara


Bakso, jenis makanan yang termasuk jajanan paling disukai di Indonesia. Hayooo angkat tangan kalo tidak suka bakso apalagi kalau gratisan. Bakso sebenarnya tak jelas asal usulnya. Saya mencoba mencari-cari sumber tertulis yang lengkap dengan data akuntabilitas mengenai fakta tentang bakso, tapi kok susah juga ya ketemunya, jadi saya analisa sendiri saja:

KOMPOSISI BAKSO

1. mie (bihun, mie kuning atau keduanya)
2. daging sapi yang digiling halus bersama bumbu dan tepung kanji yang kemudian dibuat bulat-bulat seukuran bola pingpong atau bola tenis, kadang diisi telur puyuh atau telur ayam di dalamnya. Ada juga jenis dengan rupa bulatan yang kasar alias tak mulus yang disebut bakso urat. Nah bola-bola daging sapi inilah yang sebenarnya disebut dengan bakso.

Saya tidak tau apakah di tempat lain juga sama, tapi di Manggarai daging bakso ini disebut dengan “pentol” dan sebutan untuk bakso adalah keseluruhan komposisi yang tersaji di dalam mangkuk porselen putih bergambar ayam jago dan sering ada tulisan “Ajinomoto” atau ‘Miwon”. Saking tenarnya penyedap yang berupa pasir halus berwarna putih ini, keduanya tidak dianggap sebagai merek tetapi jenis produk. Pokoknya micin itu hanya Ajinomoto atau Miwon.
Kandungan Mono Sodium Glutamat (MSG) yang harus diakui cukup tinggi (dan parahnya lagi disadari oleh penjual maupun pembeli, dilewatkan begitu saja oleh semua orang.

3. Kuah: Air kaldu daging sapi yang diracik dengan bumbu special. Aromanya, sedaaappp!

4. Bumbu-bumbu tambahan: daun bawang, daun seledri yang diiris halus dan bawang goreng. Ada juga yang menyediakan menu pilihan yang bervariasi misalnya dengan bakso goreng atau pangsit. Selain itu masih ada kecap manis, saos tomat, jeruk nipis, cuka dan tak lupa sambal. Krupuk dan kacang goreng juga biasanya tersedia tapi dijual terpisah, hehe

5. Di beberapa tempat seperti Jogja, Jakarta dan Bandung kadang diberi taoge, kol dan sayuran hijau.

6. Variasi lainnya ada mie ayam bakso: nah ini untuk memenuhi selera maruk-nya pelanggan yang mungkin bingung: bakso atau mie ayam? Mau pilih bakso kok mau ayam juga. Pilih mie ayam, aduh kayaknya bola-bola daging sapi juga menerbitkan ludah. Sehingga pembeli pun punya otoritas menentukan menu baru: mie ayam bakso, dapat bola daging sapi dan ayam kecap-nya. meskipun rasanya tak jauh beda tapi ini bisa jadi menu tersendiri.

DI MANA BISA MAKAN BAKSO?

Nah bakso biasanya mudah ditemui, entah itu di warung khusus bakso atau ada juga penjual keliling.

Warung Bakso:
Ruangan berukuran 4×4 sudah bisa buat usaha bakso, tinggal dimodifikasi, siapkan beberapa perangkat meja, kursi dan ditambahi dengan perlengkapan yang lain. Nah tinggal bagaimana meracik resep yang enak dan promosi. Mengolah bahan mentah menjadi bakso yang sedap tidaklah mudah kawan-kawan, butuh keterampilan dan juga kalau boleh saya tambahkan “bakat” dan “suitable skills in doing something” – dalam hal ini in making bakso. Saya tidak mengerti juga mengapa kalau di Ruteng-Manggarai bakso kok tidak enak ya kalau dibuat sama orang Manggarai? Bukannya tidak enak atau jadi bakso gagal, cuman rasanya kok tidak afdol, feels like some unknown ingredients are missing.. Believe me, this is not a joke, it’s a pure fact.

Ada sebuah warung bakso di dekat rumah… Dulu di awal kemunculannya, warung ini dimiliki dan dikelola Mas Joko. Setelah beberapa lama Mas Joko kembali ke Jawa namun tempat yang sama kemudian turun temurun dijadikan warung bakso. Pemilik serta pengelolanya ikut berganti, namun sampai sekarang semua orang tetap menyebutnya “warung mas Joko”.

Testimoni dari mulut ke mulut adalah promosi paling mantap! Atau juga bisa beriklan di RSPD Suara Manggarai hehe Di Ruteng sendiri banyak sekali warung bakso yang enak, bersih, penjualnya ramah, bisa sambil gosip, atau dapat diskon 1 bungkus krupuk, kacang goreng atau emping melinjo.

Kalau di atas adalah kisah seputar warung bakso, maka kita beralih ke penjual bakso keliling dan sepertinya Ruteng kembali menjadi tempat utama dalam tulisan ini.

Sudah cukup lama bakso hadir dan eksis sebagai jajanan favorit. Kalau pacaran ya, makan-nya bakso, kalau ulang tahun, traktirannya bakso, ..pokoknya bakso is always on top of the list if you want to eat out (walalupun sekarang sudah banyak pilihan kalau mau makan di luar sesekali).

Bakso keliling juga ada yang pakai gerobak, ada yang pakai motor.

Bakso keliling ini menggunakan gerobak, dijajakan manual oleh 1 orang yang berperan ganda: sebagai pendorong gerobak dan penyedia layanan bakso.

Gerobak beroda 4 ini ini ukurannya kira-kira 2×1 m, dengan tinggi gerobak (dihitung dari dasar roda) kira2 2 m lebih sedikit. warna gerobak terserah yang punya. Ada kotak dan laci penyimpanan untuk bahan-bahan bakso, laci untuk mangkuk dan peralatan makan, tempat panci besar untuk kuah, ember kecil beserta 2 jerigen air cadangan di laci bawah dan kompor yang terus menyala kecil agar kuah bakso tetap panas dan segar saat disajikan, dan sebuah botol untuk bahan bakar kompor yang digantung dan disambungkan dengan selang kecil ke kompor.

Tak lupa sambil jalan dan pelan mendorong gerobak, sang penjual kan memukul sebuah mangkuk putih kecil bergambar ayam jago dengan sebuah sendok sehingga menghasilkan bunyi : teng teng teng..langsung tau deh ada yang jualan bakso lewat.. segeralah ke luar dan panggil: bakso! Langsung berhenti dan siap deh dipesan.

Kalau yang pakai motor, nah, ini masih baru, sejak beberapa tahun yang lalu. Sebenarnya mirip bakso motor namun lebih kreatif dan berani: gerobaknya (minus roda) dipasang ke sadel motor) dan penjualnya pun punya seragam!

Kelebihan lainnya bisa order lewat sms. nomor HP mas T dan dan mas A sudah terdaftar di hampir setiap ponsel masyarakat. Kalau ada yang tidak punya nomornya, tinggal sms teman, pasti langsung dapat dengan mudah dan bisa langsung order. Bisa pake sms, bisa juga langsung telp kalau mau cepat dapat jawaban apakah masih ada atau sudah terjual habis bakso-nya).

Saya juga tak tau kenapa, katanya bakso motor lebih enak dan selalu jadi favorit. Antara pelanggan dan penjualnya pun bisa saling kenal, saling nyapa kalau ketemu di jalan dan ini berbuntut ke “bisa ngutang”.

Bakso motor pun punya pelanggan khusus dari kantor-kantor juga di rumah sakit. Selama 3 minggu di Rumah sakit, hampir tiap hari ka Pompy makan bakso, ka Lila juga, saya juga hehe kadang diselingi dengan nasi goreng atau siomay karena tak sempat pulang ke rumah untuk makan meski rumah-RS jaraknya dekat. Dan minggu lalu setelah pemeriksaan lengkap, ka lila dapat tifus, untung sudah sembuh… saya dan ka pompy? mana mau kami ke laboratorium memeriksa urin dan pupup..

Nah kalau soal porsinya pun bervariasi, kita membayar sejumlah yang kita pesan.

ANALISIS SWOT BAKSO MOTOR DAN BAKSO GEROBAK

BAKSO GEROBAK

Strength
Bisa jualan sampe di lorong atau jalan sempit, Sudah eksis dari dulu, bunyi-nya khas yaitu bunyi teng teng teng, karena dorongnya pelan2, jadi kalo telat tau ada yang jualan bakso, masih bisa dikejar abang bakso-nya

Weakness
Saat ini kurang diminati terkalahkan oleh populernya bakso motor dan entah mengapa ada juga yang bilang kalau rasanya kurang “menggigit”. tidak punya pelanggan tetap. Apalagi orang2 memilih makan di warung biar sekalian ke luar rumah.

Opportunity
Melewati jalan/daerah yang jarang dilewati bakso motor

Threat
Capek mendorong gerobak, apalagi di tanjakan..perlu usaha ekstra. hanya semangat yang menggebu-gebu yang bisa menghalau panas dan hujan.. hihi
————

BAKSO MOTOR

Strength
Bisa menjangkau tempat yang jauh alias lebih mobile, cepat, tdk capek, tidak membuang waktu karena harus dorong: time is money my friend! Punya pelanggan tetap, kan bisa order lewat sms/telp

Weakness
Sudah banyak bakso motor, saingannya banyak, pelanggan kadang harus sabar menunggu, antri soalnya tidak bisa saat ditelp baksonya langsung datang.

Opportunity
dengan berlakunya order online melalui sms dan telp, kesempatan merebut pasar jauh lebih besar

Threat
Kecelakaan motor, ban kempes di tempat yang jauh dari bengkel, kuahnya bambek alias tumpah dan jalanan yang licin abis ujan sangat berbahaya berbahaya.
———–

Terakhir soal harga, murah kok dengan berbagai pilihan, bisa tambah lagi kuahnya,gratis.kalau mau tambah semua komposisi, bayar dooongg.. minimal untuk semangkuk bakso enak 5 ribu sudah cukup kok. ;D
sekian dulu note ini. Hidup bakso!

41 Comments to "Bakso Motor vs Bakso Gerobak"

  1. ekopudjipurnomo  18 October, 2011 at 08:30

    bakso merupakn makann ut brbagai kalangan…kaya miskin,tua muda smua suka ..meskipun sudh makn nasi tp sbagian besar masyarakt masih mnikmatinya bagaikn cemilan….inilah peluang ……………grobak mtor adlh sbuah inovasi sbgai bntuk pelayann trhadp konsumen….

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

Image (JPEG, max 50KB, please)