Surabaya… Oh… Surabaya…

Djoko Paisan – Mainz, Jerman


Hallo  sobat BalTyRa semuanya, salam jumpa kembali dengan oret-oretan Dj.

Setelah 4 hari 3 malam di Bandung dan Susi dan Daniel sudah agak sembuh, kami putuskan segera ke Surabaya, karena di Surabaya ada kaka Dj. yang dokter dan Dj. lebih puas kalau Susi dan Daniel langsung ditangani oleh kakak. Saat kami mau meninggalkan Bandung, tidak disangka, malah Eva yang tadinya kelihatan sangat sehat, jatuh sakit. Batuk-batuk dan juga sakit perut, tapi dia masih tabah dan berusaha agar bisa ikut terbang ke Surabaya.

Saat di Airport Bandung kami sudah sedikit was-was, karena Eva medadak menggigil kedinginan.

Padahal udara Bandung saat itu, masih diatas 20°C. Kami bantu dengan semua jacket, untuk menyelimutinya, tapi dia masih juga merasa kedinginan.

Di ruang tunggu Airport Bandung, malah Daniel kelihatan sehat.

Ya….akhirnya kamipun sampai di Surabaya dengan selamat. Sura atau Suro = Ikan Hiu, Baya atau Boyo = Buaya.

Dan juga sudah disambut dengan bau wangi udara knalpot Surabaya. Benar, saat dari Juanda, kami hanya melihat sepeda motor seperti laron saja, buanyak dan selip kiri kanan, tanpa ada rasa takut dari si pengendara. Bagi Daniel, sangat menarik, karena di Mainz juga tidak kami temukan yang demikian. Asap knalpot, adalah sarapan di pagi hari. Tidak hanya di sebelah kiri saja, di mana ada tempat, di situ sudah ada sepedamotor…HEBAT….!! Wuuuuust…..wuuuuuussssst….!!!!

Setelah Susi dan Eva dirawat oleh kakak Dj. di rumah sakit, maka kamipun ke Apartment untuk membersihkan diri. Susi ijinkan Dj. dan si ragil ikut pesta UlTah kaka Dj. di satu gedung, mengapa ??? Karena kakak Dj. ini satu penomena yang sangat istimewa, dia sudah kena kanker selama 4 tahun dan sudah divonis. Dan dokter yang menangani juga sudah bilang, antar dia pergi dengan damai…..!!! Tapi karena semangatnya untuk hidup sangat tinggi, maka dia bisa mengalahkan kanker yang ada di tubuhnya. Di mana kanker dimulai dari tulang pungung, sampai ke otak, kok sekarang malah sembuh dan bisa beraktivitas seperti semula.

Saat pesta di gedung, si ragil merasa terharu dengan keadaan budenya, maka dia mita ijin untuk menyanyikan lagu. Dj. sampai heran dan saat dia nyanyi, semua orang yang hadir tertawa semua….o…rupanya dia ingin menghibur budenya. Tau apa yang Daniel nyanykan….???   ” TUL  JAENAK…!!! ” Sampai MC nyapun ikutan nyanyi dan banyak hadirin yang ikut nyanyi dan budenya sampai keluar air mata.

Dj. hanya bersyukur, saat itu dimas Josh Chen tidak ada di sana, wah…kalau ada dimas Josh Chen bisa perang. Lha bagaimana tidak, si Daniel diiringi dengar Keyboard, tau-tau…

Gulo jowo…rasane legi…

Kripik mlinjo…dipangan asu….

Arep mulyio…kudu marsudi….

Buto ijo…ojo….di g.g. …….. (hahahahahahaha…)

Dan di pesta UlTah kakak Dj. , ada beberapa gadis yang ingin kenalan sama Daniel. Sampai kakak ipar Dj. yang ngajak Daniel, agar mau ngobrol sama itu gadis. Syukur Daniel bukan pemalu, bukan hanya suaranya saja, tapi bahasa Ingrisnyapun lumayan…

Tapi bukan hanya orang lain saja, bahkan saudara-saudara sepupunya juga ingin photo bersama Daniel. Dj. sampai heran, karena Dj. maunya photo bersama-sama.

Tapi mereka bilang, tunggu pakde, ini untuk bikin cemburu pacar… Saat Dj. terjemahkan, Daniel malah tertawa, merasa lucu…Hahahaha…ada-ada saja….

Selang beberapa hari, Eva dan Susi sudah agak mendingan, tau-tau si Eva minta makan rawon… Nah ya, kata keponakan dan adik Dj. ada rawon yang enak dan tidak jauh…Maka kami dibawa ke warung rawon…Cukup kaget juga lihat spanduk dengan tulisan ” RAWON  SETAN “. Tapi yang punya sangat ramah dan untuk Susi, Eva dan Daniel, dibuatkan special yang tidak pake setan….hahahaha…!!!

Nah di photo di bawah, bisa anda semua lihat, ibu pemilik, di antara Eva dan Susi. Maaf.. Dj. sengaja bikin agak biru, supaya kelihatan adem dan setannya lari….!!!

Dan yang mengejutkan Dj., masih ada Ko-Kier atau malah sudah di BalTyRa yang mau berkunjung ke rumah kaka Dj. untuk bertemu dengan Dj. Maaf kalau tidak Dj. sebutkan namanya, siapa tau yang bersangkutan tidak bersedia disebut namanya. Ini bukan pertemuan kami yang pertama kali, tapi sudah kedua kali. Pertama 2 tahun yang lalu, malah saat ini Linda Cheang menyusul kami ke Surabaya.

Tahun 2008 bersama sobat GMDj. yang ada di Surabaya + Linda

Satu hal yang masih bisa kami nimati adalah pergi ke salon, untuk memanjakan diri. Jelas ini sangat menyenangkan hati Susi, Eva dan Daniel, dimanja dengan Creambath dan Manicure serta Reflexi…..Karena hal ini, di Mainz tidak mungkin bisa kami bayar.

Di Mainz hanya untuk potong rambut Dj. sudah € 28,- untuk Susi bisa sampai € 70,- Apalagi creambath….uiiih….!!! Entah berapa harganya. Manicure dan reflexi, tidak mungkin untuk kantong Dj. Tapi di Indonesia, hampir setiap kesempatan kami pakai ke salon…hahahahaha….!!!

Juga, bila hari Susi dan anak-anak sedikit sehat, maka kami juga jalan ke Mal (Tunjungan Plaza) yang tidak mungkin kami temui di Mainz…. (dasar orang kampoeng) hahahaha…!!! Hanya satu yang (jujur) kamin kurang sreg…karena di mana-mana musik terdengar keras sekali. Kami mikir ini orang Surabaya sudah budeg semua….hahahahaha….!!!!

Saat kami dapat undangan makan dari kenalan yang ada di Surabaya…Hhhhmmm…. jadi ingat betapa nikmatnya saat itu, walau Susi belum Fit 100%.

Tapi di sinipun kami bisa bertemu dengan sobat BalTyRa yang tinggal di Surabaya. Dj. tidak bawa oleh-oleh, malah Dj. dihadiahin yang bagus-bagus. Dan sangat disayangkan, karena Dj. sudah pesan kamar di Novotel, padahal sobat BalTyRa yang begitu baiknya, malah minta agar Dj. mau tinggal di Apartment nya  yang sangat besar dan yang jelas jauh lebih bagus dari Novotel.

Di sini tanpa seijin yang bersangkutan, Dj. juga tidak mau sebut nama, karena takut dimarah oleh yang bersangkutan. Jujur deh, padahal Dj. benar-benar lupa nama sobat BalTyRa yang cantik-cantik ini. Hhahahahahaha….!!! Ancur abis deh Dj. (ambil kata-kata Nuchan), maaf ya, jangan dijitak kepela Dj…..

Bersama-sama keponakan Dj dan istrinya yang mirip Mea.. (kudungnya….)

Di sini memenuhi keinginan Eva yang meluruskan rambutnya. Yang kriting ingin lurus dan yang lurus ingin kriting….

Jelas Dj. tdak mau ketinggalan, setiap kesempatan bisa creambath…kapan lagi to…

Malamnya perpisahan dengan Eva di Steak House, karena besoknya dia kembali ke Mainz, untuk disumpah sebagai guru yang baru. Dan anak-anak merasa di Mainz lagi, karena ketemu teman-temannya…

Dan di hari-hari yang cerah bila matahari bersinar trang, maka kamipun tidak menyia-nyiakan mandi matahari dan sedikit bergerak di kolam renang…Namanya orang tua, berenang juga alon-alon…

Dan yang ini photo si ragil…yang hobby berenang…Kalau dia bisa 1 jam, hanya bolak-balik, yang ngliat juga sampai cape….

Photo ini kesukaan…….. siapa ya…Dj. lupa…hahahahaha…!!! Tepat saat Daniel keluar dari air, seolah air masih nempel di badannya.

Okay…Dj. rasa banyak sudah yang Dj. ceritakan dan photo yang Dj. kirim…Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa dan anda semua yang masih dengan sabar membaca oret-oretan tentang mudik 2010 (Surabaya) ini.

Maafkan Dj. bila cerita ini kurang berkenan dan apabila ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.

Salam Sejahtera dari kami sekeluarga di Mainz, untuk anda semua.

Kiranya Berkat dan Kasih TUHAN, selalu menaungi kita, di manapun kita berada. Tschüüüüüß…!!!!


Dj. 813


About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

419 Comments to "Surabaya… Oh… Surabaya…"

  1. YM Enief Adhara  16 January, 2014 at 15:25

    Wah baru baca nih
    ternyata Pak DJ sudah sampai ke Surabaya ya ? hahahaha

    Banyak kuliner yang mantab tapi sepertinya Pak DJ bisa sakit perut karena rasanya yang pedasnya hardcore banged …. ( bilang nggak pedas saja rasanya sudah pedas ) hahahahaha

  2. Dj. 813  2 December, 2012 at 05:31

    Ibu Matahari….

    Hahahahahahahahaha…..!!!!
    Maaf kalau Dj. bikin ibu Matahari jadi ketakutan….
    Rupanya masih punya rasa takut juga ya….
    Dj. Syndrom, sangat menyenangkan , jangan khawatir tidak bikin kulit alergi…
    Hahahahahaha….!!!
    Selamat istirahat dan mimpi yang indah.
    TUHAN MEMBERKATI….!!!!

  3. matahari  2 December, 2012 at 04:58

    Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang panjang.
    Jangan-jangan sudah ketularan dengan Dj,. syndrom…. hahahahahahaha….!!!

    Terimakasih respons nya…saya mau tidur..sebelum kena Syndrom Dj…he he canda lho Pak…

  4. Dj. 813  1 December, 2012 at 16:14

    Ibu Matahari,
    Selamat Pagi dari Mainz.
    Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang panjang.
    Jangan-jangan sudah ketularan dengan Dj,. syndrom…. hahahahahahaha….!!!

    Okay, Dj. sangat senang ngobrol dan cerita apa adanya, yang Dj. alalmi alamkehidupan ini.
    Mungkin dengan cerita yang sangat sederhana saja, bisa menghibur orang lain.
    Manusia, pada dasarnya, ingin diperhatikan, juga Dj. tentu.
    Nah kalau Dj. mendapat perhatian yang baik, maka Dj. juga akan berusaha memberikan perhatian yang
    leebih baik ( kalau situasi mengijinkan ).
    Tapi yang paling Dj. utamakan dalam hidup ini, adalah waktu untuk TUHAN, keluarga, kemudian saudara dan handai tolan. Dengan demikian, makan respon dari keluarga Dj., teman bisa Dj.. rasakan.
    Apalagi TUHAN, jelas setiap detik Dj. bernafas, semua Dj. yakin hanya daripadaNya.
    Semua hanya Anugerahnya,yang diberikan kepada kita semuanya. Gratis, tanpa bayar sepeserpun.
    Kalau menurut hitung dagang, kita ini orang yang sangat beruntung.
    Olehnya kita merespon kebaikan TUHAN , dan bukan karena takut masuk neraka, maka kita berbuat baik.
    Tapi ini hati nurani kita yang selalu ingin merespon. Ya benar, perbuatan baik, kalau karena rasa tajut, maka kita akan menjalankan dengan rasa terpaksa, karena HARUS…!!!
    Nah, kalau respon, kan jjadi santai, tidak ada rasa takut, tidak ada yang memaksa, mau silahkan, tidak mau ya tinggalkan.
    Maaf kalau jadi Kothbah, tapi kita masih bicara soal RESPON, jadi untuk Dj. kalau orang berbuat baik kepada
    Dj. maka dengan senang hati Dj. akab merespon nya dengan segenap hati.
    Jangan sampai ada orang ngedumel di belakang, ” ini orang tidak tau diri, terimakasih kek ..!! ” hahahahaha….!!!
    Itu kan yang pernah Dj. dengar, ada orang sudah ditolong, tapi pergi tanpa meninggalkan satu katapun.
    Akhirnya keluar kata-kata dari sang penolong…. :,, Dasar orang bla..bla..bla…!!! ” Hahahaha… ( lagi )

    Maaf, nglantur lagi…
    Okay, Dj. kembali dengan apa yang ibu Matahari maksudkan, mungkin Dj. kelewat bacanya, maaf.
    Mengenai artikel yang sedikit mendapat komentar…

    ***tulisan yang sedikit mendapat komentar …bukan berarti tidak bagus…hanya saja untuk memberi komentar…harus google dulu atau harus ingat ingat diktat waktu masa sekolah dan study..hahaha ***

    Ibu benar, bahkan Dj. katakan itu tulisan sangat bagus, ciamik…!!!
    Nah disitu ibu Matahari juga sudah memberi jawabanm karena banyak orang yang sedikit waktu ( sibuk ).
    Kalau mau mengerti 99% harus buka Google dulu, jadi sudah malas, sebelum baca.
    Jujur, untuk Dj.artikel-artikel tersebut, sering Dj. dapat dalam seminar di sawah.
    Jadi kalau melihat itu, kok ini sudah dirumah, rasa nya masih ngarit…. hahahahahaha….!!!
    Kan setiaporang juga berbeda, ada yang senang cerita jalan-jalan,ada yang senang makan, ada yang senang politik, ada yang senang memberi seminar, ya silahkan saja.
    Kalau banyak waktu, Dj. juga berusaha baca, tapi kalau waktunya singkat, ya dicicil sedikit-demi sedikit.
    Seperti artikelnya “MPek Dul “, jujur, saat lihat dan Dj. scroll kebawah….
    Gila….!!! Panjang banget, kapan selesainya….??? Hahahahahaha….!!!
    Tapi… setelah Dj. molai baca, lho kok sangat bagus ( menurut Dj. ), sehingga, saat Susi panggil untuk makan siang, hampir tidak dengar…. hahahahahaha….!!! ( maaf bohong…!!! )

    Okay…
    Mengenai buku yang daun kelapa masuk telinga….
    Ini Dj. mesti ngaku, bahwa Dj. hampir tidak baca CerPen, Novel atau apa saja.
    Dj. baru molai nulis ( cerita ) ya di Rumah lama ( KoKi = Kolom-Kita ) di Kompas awal tahun 2008.
    Juga nonton pilem, hampir tidak pernah, mending uangnya Dj. tabung, untuk beli bonsai…. hahahaha…!!!
    Tapi, maaf ini sudah terlalu panjang, soaltulis menulis, Dj. akan ceritakan dilain kesempatan ya…

    Sekali lagi, terimakasih dan salam manis dari Mainz.
    Semoga sehat selalu.

  5. matahari  1 December, 2012 at 15:02

    “Namun demikian, ada juga artikel yang biasa.
    Namun sangat disayangkan, si penulis juga kurang
    merespon komentar yang sudah diberikan oleh pembaca.
    Mungkin tidak ada waktu, atau bahkan tidak tau, kalau artikelnya sudah munncul.
    Melalui FB, kadang Dj. malah mengingatkan,kalau artikelnya sudah tayang dan sudah ada yang membubuhi
    komentara….
    Walau oret-oretan Dj. sangat sederhanya, tapi Dj. tetap HARUS, berterimakasih untuk semua teman di Baltyra yang sudah mau membaca dan meninggalkan komentar.
    Olehnya Dj. selalu usahakan menjawab satu persatu,walau mungkin sedikit makan waktu yang banyak”

    Yang saya copy diatas…memang saya juga sangat perhatikan..dan saya perhatikan bapak membalas komentar sesuai nomer komentar…misal Mas Anoew komentarnya nomer 5…Pak JC komentarnya nomer 6…Linda C komentar berikutnya…saya lihat pak Djoko menjawab persis sesuai urutan dan itu pasti karena pak Djoko tidak mau ada yang terlewatkan tidak direspons…dan jarang jarang Bapak menjawab hanya dengan kata :terimakasih…mungkin bapak orang yang juga suka ngobrol dan bercerita…Untuk ini saya salut.. …Karena selalu merespons jugalah mungkin yang membuat banyak orang suka kasih komentar di tulisan bapak .diluar banyak dari yang memberi komentar juga telah mengenal bapak sekeluarga secara langsung..Yang saya tekankan di komentar sebelumnya adalah…tulisan yang sedikit mendapat komentar …bukan berarti tidak bagus…hanya saja untuk memberi komentar…harus google dulu atau harus ingat ingat diktat waktu masa sekolah dan study..hahah dan sering saya malah blank…tapi saya suka baca tulisan itu…menambah ilmu…dan sering saya copy walau tanpa ijin…dan saya simpan untuk saya sendiri…Segala tulisan mau ringan atau berat..pasti ada manfaatnya karena yang baca mungkin ada puluhan ribu orang..kisah sebuah daun masuk kedalam telinga..hal yang nonsense untuk ditulis dan dibahas tapi…siapa tahu ada seorang pembaca diujung Indonesia yang dimasa kecilnya pernah ketiduran dibawah pohon kelapa dan sebuah pelepah daun kelapa muda jatuh dan tepat masuk telinga …dan dia harus diterbangkan ke Jakarta untuk dioperasi….hahah ini hanya contoh pak..Contoh kecil lainnya..waktu saya melihat foto ulang tahun bapak yang ke 60…saya berfikir…ternyata mata jadi segar kalau taplak meja dibuat warna hijau muda…kelopak kelopak bunga rose ditebar diatas meja sebagai hiasan..Benar kan setiap yang kita baca dan lihat pasti ada manfaatnya? Keep writing…

  6. Dj. 813  1 December, 2012 at 06:46

    Ibu Matahari….
    Maaf bila dengan jewaban komentar Dj., ibu Matahari ikut tergelitik.
    Terimakasih untuk masukannya…
    Yuuuuup…!!! Dj. sangat setuju dengan pendapat anda….
    Dengan banyaknya komentar yang masuk, untuk Dj. bisa sebagai pelajaran dan melihat, apakah oret-oretan
    Dj. bisa diterima oleh pembaca atau tidak…???
    Apa ada yang mesti Dj. rubah, perbaiki, kurangi, ditambah, dimasa depan, sehingga pembaca juga merasa senang untk membaca.
    Jadi dengan banyak atau sedikit komentar di oret-ooretan Dj., maka Dj. bisa mawas diri, bisa melihat kembali
    apa yang masih kurang atau berkelebihan.
    Kita tidak mungkin jualan es di kutub dan jualan gudeg Semarang di Jogya.
    Sedang untuk Dj.di Baltyra ingin mencari dan memberi hiburan, jadi kalau mau yang ilmiah, ya sudah cukup di awah setiap hari. Disini Dj. ingin sedikit relax dan bukan mau berdebat kusir andong, apa gunanya…???

    Ada tulisan ringan ( seperti oret-oretan Dj. yang apa adanya )
    Dan ada juga tulisian yang bagus bahkan sangat bagus, yang ilmiah, namun sulit dicerna oleh orang awam,
    sepeti Dj. juga, walau sudah baca 2X masih juga bengong…. hahahaha…. ( dasar O´on )
    Karena Dj. hanya manusia yang sangat sangat biasa, bahkan “mungkin” dibawah dari yang biasa….
    Level rendah, atau dulu saat sekolah kami unya istilah IQ nya jongkok… hahahaha…!!!
    Tidak bisa bikin artikel yang ilmiah, jadi bisanya ya hanya bikin oret-oretan saja…. hahahahaha….!!!
    Puji TUHAN….!!!
    Masih ada yang mau baca dan memberi komentar.

    Namun demikian, ada juga artikel yang biasa.
    Namun sangat disayangkan, si penulis juga kurang
    merespon komentar yang sudah diberikan oleh pembaca.
    Mungkin tidak ada waktu, atau bahkan tidak tau, kalau artikelnya sudah munncul.
    Melalui FB, kadang Dj. malah mengingatkan,kalau artikelnya sudah tayang dan sudah ada yang membubuhi
    komentara….

    Walau oret-oretan Dj. sangat sederhanya, tapi Dj. tetap HARUS, berterimakasih untuk semua teman di Baltyra yang sudah mau membaca dan meninggalkan komentar.
    Olehnya Dj. selalu usahakan menjawab satu persatu,walau mungkin sedikit makan waktu yang banyak.
    Tidak jadi soal, anda semua telah memberi perhatian,maka Dj. harus bisa memberi lebih lagi.
    Bagaimana kita minta penghargaan dari orang lain, sedang kita tidak menghargai orang lain….???
    Bukan soal bagus atau tidaknya sebuah komentar, tapi komentar itu sendiri, sudah merupakan perhatian yang diberikan orang lain kepada kita ( penulis ).
    Jadi, menurut pendapaat Dj. siapa mau berjualan, ya harus mau melayani tamu.
    ( maaf contoh yang konyol )

    Okay…
    Maaf bila pendapat Dj. diatas tidak sama dengan pendapat ibu, mudah-mudahan bisa diimengerti.
    Salam manis dari Mainz….

  7. matahari  1 December, 2012 at 05:47

    Mengenai jumlah komentar disuatu tulisan..saya fikir tergantung tulisan itu sendiri…bukan saya mau mengatakan bahwa tulisan yang paling banyak komentar adalah tulisan paling bagus..dan yang minim komentar karena tulisan kurang bagus.Saya perhatikan memang tulisan pak Djoko sering mendapat banyak komentar..karena isi tulisan simple….dimengerti banyak orang…tidak membutuhkan pemikiran yang dalam untuk membacanya… ….tapi ada banyak penulis di Baltyra yang tulisannya sangat high standard…..sangat bagus…ilmiah…butuh pemikiran yang dalam…dan para pembaca termasuk saya mungkin segan berkomentar karena kurang memahami yang ditulis….dan takut kalau komentar tidak sesuai ama topic tulisan….kelihatan kalau kagak ngerti….akhirnya hanya berebut dengan komentar:Satu…Dua..Tiga dstnya…dan sesudah komentar nomer 7…the end…Dan ini ada banyak di Baltyra…yaitu tulisan tulisan yang sangat bagus dan butuh berhari hari..bahkan berminggu untuk mencari data dan menulisnya dan mungkin butuh banyak referensi buku untuk bisa mewujudkan suatu tulisan ilmiah…saya hargai tulisan tulisan mereka…walau saya tidak berkomentar karena ilmu saya belum sampai kesitu…

  8. Dj. 813  30 November, 2012 at 22:50

    Hanna Says:
    November 30th, 2012 at 22:44

    Wah, asyik dan ikut terbawa suasana liburan keluarganya pak Dj
    ——————————————–
    Mbak Hana,
    Terimakasih sudah mampir di oret-oretan Dj.
    Hari ini oret-oretan lama mencungul kembali….
    Hahahahahahaha….!!!
    Sekalai lagi, terimakasih dan salam manis dari Mainz.

  9. Hanna  30 November, 2012 at 22:44

    Wah, asyik dan ikut terbawa suasana liburan keluarganya pak Dj

  10. Dj. 813  30 November, 2012 at 21:10

    Liong….
    Danke schön Liong….
    Hahahahahahahaha…..!!!
    Lha sekarang malah ditambah 1 lagi dari kamu…
    Terimakasih…..
    Liong memang hebat, dengan demikian malah menambahi komentar disini…
    Dj. kira ada apa…
    Kan di München sudah banyak salju, aku kira mau kirim salju… hahahahaha….!!!
    Salam jga dari Mainz, untuk keluarga di München….

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *