Menu Suka-suka Akhir Pekan

Dewi Aichi – Brazil


Halo teman-teman, apa sih menu untuk makan anda semua di akhir pekan? Biasanya untuk yang bekerja, hari Sabtu dan Minggu adalah hari paling ditunggu untuk bisa santai bersama keluarga. Mungkin ada yang ke restorant untuk sekedar makan-makan, atau juga masak di rumah sendiri dengan menu yang lebih special daripada hari biasanya.

Sekarang sudah banyak yang memilih cara hidup sehat dengan memperhatikan menu makan yang disajikan untuk keluarga. Misalnya saja dengan memilih menjadi vegetarian, atau mengatur porsi yang akan disantapnya. Memperhatikan kandungan nutrisi yang ada dalam bahan makanan.

Nah, saya ini termasuk orang yang tidak mempunyai disiplin tinggi dengan yang namanya makanan. Suka-suka saya, mau makan dengan menu apapun, yang penting enak dan cocok di lidah. Hanya saja, saya beruntung, karena tidak bisa makan banyak. Dalam artian, porsi makan saya bisa dibilang sangat sedikit.

Kebiasaan jelek saya juga tidak ada jam makan yang tetap. Di antara sarapan, makan siang, dan makan malam, kadang saya comot sana sini jika ada camilan. Ya, itu kebiasaan jelek saya yang tidak boleh dicontoh he he..

Cuma, saya sudah punya aturan sendiri untuk menyediakan menu setiap harinya. Selama weekday, menu sarapan keluarga, saya sediakan di meja makan yaitu bolu, roti, pepaya, keju, susu, kopi. Anak dan suami tinggal pilih mau sarapan apa. Untuk aku, sarapan cukup pepaya dan seiris keju. Dengan jeda 30 menit kemudian, saya biasa minum susu.

Makan siang, sudah pasti nasi beserta lauk dan salad. Kebetulan suami dan anak selalu makan siang di rumah. Sedangkan untuk makan malam, tidak pernah ada nasi, hanya makanan yang tidak membuat perut kenyang, kalau udara dingin, saya selalu menyediakan sup. Sedangkan kalau cuaca panas, tersedia buah, juz, yogurt, dan tentu saja bolu atau roti.

Untuk berakhir pekan, saya acak, suka-suka anak dan hubby. Kadang hubby memesan pizza, sedangkan saya tidak suka yang namanya pizza, tetapi untuk kebersamaan, saya makan sedikit. Kadang juga saya sedia menu yang agak berat untuk di akhir pekan.

Iga bakar, dan salad, ayam panggang, kentang juga aku oven. Selain itu, masak nasi dengan variasi, campuran sayur mayur, kaldu daging, wortel, jamur kancing, maupun jagung manis. Dibumbuin menurut selera, biasanya saya kasih garam, olive oil, merica.

Bagaimana dengan teman-teman? Apakah seperti saya yang tidak punya disiplin tinggi dalam soal makanan? Atau sudah menerapkan cara hidup sehat untuk keluarga?

Tetapi soal olah raga, kami selalu melakukan setiap hari. Suami biasanya ke gym sebelum ngantor, jadi tidak perlu mandi dari rumah, cukup pakai pakaian olah raga, langsung anter anak sekolah, kemudian ke gym. Baju kantor sudah digantung di mobil. Saya cukup jogging menelusuri jalan, atau treadmill di rumah sambil kadang-kadang ngintip baltyra. Sedang anak sudah punya kegiatan sendiri di bidang olah raga.

Semboyan saya sih, “enak nomer satu, sehat kemudian”. Sedang pak Iwan Satyanegara Kamah bilang, “sehat nomer satu, enak nomer satu setengah”. Eh..Ayla lain lagi, mengomentari salah satu status di fb temannya dengan tulisan, “masih muda kok waspada dengan makanan enak, sikat saja to..!”

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.