Sang Pentjerah Tjinta

Wahyu Wibowo


Dia hadir bukan sebagai penanda sebuah era

Hanya sekedar pembawa sebuah berita

Ketika kebanyakan hati telah mulai terlena

Oleh tutur manis yang membungkus dunia


Dia hadir bukan untuk sebuah perubahan

Hanya sekedar menyampaikan sebuah pesan

Ketika kebenaran kata-kata mulai dipermainkan

Nafas-nafas nafsu yang membutakan kehidupan


Dia hadir bukan untuk merintangi

Hanya sekedar mengingatkan asalnya sebuah hati

Ketika debu-debu yang tersibak telah mengotori

Cahaya suci yang melandasi lafaz nurani


Dia hadir bukan tanpa sebuah kekurangan

Hanya tak ingin lebih mendahulukan kemampuan

Belajar berhias dengan kerendahan hati

Agar jalan yang terbentang ikhlas tuk terlewati


Dia hadir bukan untuk membedakan prilaku

Hanya sekedar menuturkan hidup dengan sebuah ilmu

Mengajarkan bait-bait pencerahan hati

Meriwayatkan dengan cara-cara yang membumi


Dia hadir sebagai sang pencerah cinta

Kata-katanya merefleksikan keteguhan jiwa

Bukan ingin dikagumi sepanjang masa

Hanya sekedar mengajak merenungi makna


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.