Cinta Virgil Bisa Fragile

Alexa – Jakarta


Hadirmu saat hatiku merepih

Terluka, berdarah dan nyaris luluh lantak

Hadirmu begitu perlahan,

Seperti udara masuk ke rongga dadaku memompa kehidupan,

Seperti air mengaliri semua pori-pori tubuhku,

Lembut namun pasti kau menempati ruang hatiku

Tawarkan genggam erat tanganmu membawaku berjalan kembali

Setelah sebelumnya ku rapuh dan nyaris tak bisa bangkit

Katamu kau akan basuh lukaku

Kau akan genggam tanganku hingga aku bisa melangkah lagi

Kau minta aku terima sentuhmu agar aku bisa nyaman melukis pelangi

Kau minta aku terima nafasmu membimbingku menyusuri bumi


Dan sekarang setelah kupenuhi semua pintamu itu

Sudah kuterima utuh hadirmu

Salahkah jika kuartikan telah hadir Cinta di antara kita?

Aku pikir kita sama-sama mengamini Virgil si Penyair Romawi itu,

Cinta menaklukan segalanya, marilah kitapun menyerah pada Cinta

Ternyata aku salah, kau hanya menawarkan persahabatan


Mas…

Apakah kau hanya sekedar menikmati letup-letup rasa

Agar bisa keluar dari jenuh rutinitasmu

Apakah kau hanya sekedar berbangga berhasil menaklukan

Perempuan yang pernah kau panggil Bidadari…


Mas…

Aku hanya pecinta sederhana yang ingin duduk tenang

Bergenggam tangan menikmati hari yang cerah

Maupun sejuta topan dan badai

Aku yakin bersama dengan yang tercinta bisa kulewati semua

Sebab cinta itu anugerah yang terindah,


Mas…hidup ini singkat,

Dan aku tidak ingin seperti Chairil Anwar yang berujar

Mengapa ajal memanggilku dulu?

Sebelum sempat berpeluk dengan cinta…

Sebelum kau sempat menjadi imamku dalam sujud kita


Mas…

Maafkan aku jika pada akhirnya harus pergi tinggalkanmu

Mungkin aku tidak cukup layak bersamamu

Mas akhirnya aku akan berjalan menjauh…..

Hanya punggung kita mengucap selamat tinggal

Tidak ada saksi…cukup kita yang tau


Ilustrasi: munirek.com


Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

174 Comments to "Cinta Virgil Bisa Fragile"

  1. Mu ammar  30 May, 2011 at 20:16

    lama ga muncul nih mb alexa, ditunggu tulisannya.

  2. yuci  29 May, 2011 at 17:54

    aku sukaaaaa banget puisi mu ini, alexa….meski tak mewakili kenyataan ku…..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *