Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Cinta Virgil Bisa Fragile

Wednesday, 29 September 2010

Viewed 4375 times, 1 times today | 174 Comments |

Alexa – Jakarta


Hadirmu saat hatiku merepih

Terluka, berdarah dan nyaris luluh lantak

Hadirmu begitu perlahan,

Seperti udara masuk ke rongga dadaku memompa kehidupan,

Seperti air mengaliri semua pori-pori tubuhku,

Lembut namun pasti kau menempati ruang hatiku

Tawarkan genggam erat tanganmu membawaku berjalan kembali

Setelah sebelumnya ku rapuh dan nyaris tak bisa bangkit

Katamu kau akan basuh lukaku

Kau akan genggam tanganku hingga aku bisa melangkah lagi

Kau minta aku terima sentuhmu agar aku bisa nyaman melukis pelangi

Kau minta aku terima nafasmu membimbingku menyusuri bumi


Dan sekarang setelah kupenuhi semua pintamu itu

Sudah kuterima utuh hadirmu

Salahkah jika kuartikan telah hadir Cinta di antara kita?

Aku pikir kita sama-sama mengamini Virgil si Penyair Romawi itu,

Cinta menaklukan segalanya, marilah kitapun menyerah pada Cinta

Ternyata aku salah, kau hanya menawarkan persahabatan


Mas…

Apakah kau hanya sekedar menikmati letup-letup rasa

Agar bisa keluar dari jenuh rutinitasmu

Apakah kau hanya sekedar berbangga berhasil menaklukan

Perempuan yang pernah kau panggil Bidadari…


Mas…

Aku hanya pecinta sederhana yang ingin duduk tenang

Bergenggam tangan menikmati hari yang cerah

Maupun sejuta topan dan badai

Aku yakin bersama dengan yang tercinta bisa kulewati semua

Sebab cinta itu anugerah yang terindah,


Mas…hidup ini singkat,

Dan aku tidak ingin seperti Chairil Anwar yang berujar

Mengapa ajal memanggilku dulu?

Sebelum sempat berpeluk dengan cinta…

Sebelum kau sempat menjadi imamku dalam sujud kita


Mas…

Maafkan aku jika pada akhirnya harus pergi tinggalkanmu

Mungkin aku tidak cukup layak bersamamu

Mas akhirnya aku akan berjalan menjauh…..

Hanya punggung kita mengucap selamat tinggal

Tidak ada saksi…cukup kita yang tau


Ilustrasi: munirek.com


Share This Post

Posted by Wednesday, 29 September 2010 on 06:03.

Categories: Pojok Sastra. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

174 Responses to “Cinta Virgil Bisa Fragile”

Pages: « 18 17 [16] 15 14 13 12 11 10 9 8 … 1 »

  1. 160
    anoew Says:

    Ralat. Merapuh dan merepih.

  2. 159
    anoew Says:

    Lhayo nek arep merapuh dan merapuh kae tho..

    * komen kejang iso dihapus gk ya?

  3. 158
    Lani Says:

    XA : aku jg ora mudenk……..ANUUUUUUUU karepe opo????? kkkkkkk

  4. 157
    Alexa Says:

    wis mbuh ki …anuh arep kejang po klojotan silahkan aja

  5. 156
    Lani Says:

    NUUUUUU……..aku le ngakak sampai meh kepleset……..kamsute arep opo to yooooooooo? kok ngomong dewe……diselak-i dewe……….pie iki XA??????

  6. 155
    anoew Says:

    Yo nek arep kejang lah..

    * hais opo tho yoo..

  7. 154
    Lani Says:

    NUUUUUUUU…..nek arep opo hayooooo? XA pingin weruh looooooo…kkkkkkkkk

  8. 153
    anoew Says:

    Aku kejang nek pas arep..

  9. 152
    Lani Says:

    NUUUUUUU……yo, kamu kan bs kejang sendiri to???? kkkkkkk……….

    wakakkaka……APEM METHUTUK mbalik meneh XA…….

  10. 151
    anoew Says:

    Hampt, bukan dari kedele, tapi dari yg lain. Info lebih lanjut ketik Info spasi Apem kirim ke Phie.

    @Lani, kamsutmu kuy kejat?

Pages: « 18 17 [16] 15 14 13 12 11 10 9 8 … 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)