[Family Corner] Anak-anak dan Kreativitas

Galuh Chrysanti


Anak-anak seringkali melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang sangat berbeda dari orang dewasa. Mereka punya daya imajinasi yang tinggi dan sangat senang bereksperimen. Apa yang terjadi kalau tangan basah ditempelkan ke tembok? Olala, ternyata kursi dan meja yang ditumpuk terbalik bisa dijadikan sebuah pesawat tempur. Hmm, buku-buku perpustakaan ternyata cocok sekali ditaruh di atas kepala dan simsalabiim… mereka telah menjelma menjadi penjual kue kesana kemari menjajakan barang dagangannya. Sepertinya kreativitas itu fitrah ya? Rasanya sudah build in dari Allah bagi anak manapun yang dilahirkan di dunia ini :)

Coba tengok, kenapa hampir semua anak punya rasa ingin tahu yang besar, senang mengamati dan menyentuh segala sesuatu serta selalu bersemangat melakukan aneka pengalaman baru? Adakah yang lebih cemerlang dari binar mata kanak-kanak ketika mereka diajak melakukan suatu eksperimen yang menggairahkan? Bukankah semua hal di atas adalah ciri-ciri kreativitas? Allah sang Pencipta- The Great Creator – ternyata memang telah membekali anak-anak di seluruh dunia, sebuah modal yang dashyat untuk dapat survive di dunia ini.

Tapi, kenapa ya kebanyakan orang dewasa justru bersikap sebaliknya? Berapa banyak orang dewasa yang takut pada pengalaman baru, tidak berani berinisiatif, kurang terlatih berimajinasi dan tidak berani spontan dalam mengungkapkan ide? Gairah, semangat dan kegembiraan berkarya sepertinya pupus pada sejumlah orang dewasa dan kalau pun ada bahkan sengaja tidak ditampakkan. Fitrah kreativitas yang dibekali Allah sepertinya tidak mampu bertahan hingga mereka dewasa. Apa sebetulnya yang mengkerutkan potensi ini dalam perjalanan hidup seorang anak manusia?

Padahal, manusia yang tetap kreatif hingga dewasa sebetulnya adalah SDM unggulan yang selalu berdaya di manapun mereka berada. Bukankah mereka yang kreatif adalah mereka yang penuh ide orisinil, mampu fleksibel dalam memandang masalah dan punya solusi untuk setiap masalah yang mereka hadapi? Tidaklah sulit membuat anak-anak kita tercinta menjadi anak yang kreatif karena potensi itu sudah mereka miliki sejak lahir. Tugas kita sebagai orangtua ataupun guru adalah mengenali potensi kreativitas itu dan terus merangsang serta memotivasi mereka hingga kreativitas mereka terus hidup demi tercapainya segala cita-cita mereka.

Kadang, kita melihat berbagai hal semata-mata dari sudut pandang orang dewasa saja dan tidak melihatnya sebagai proses belajar anak. Anak-anak punya pemikiran tersendiri yang unik dan jika Anda bersabar sedikit untuk tidak melarang mereka melakukan ini dan itu, Anda akan terkagum-kagum bagaimana hal-hal yang sangat istimewa bisa keluar dari kepala mereka yang mungil. BUKTIKAN!


Note:

Semua ilustrasi adalah hasil karya anak dari Dewi Aichi di artikel: http://baltyra.com/2009/09/24/family-corner-lukisan-anak/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.