Menikmati Sendiri di Negeri Orang

Gisela – UK


Dulu sewaktu masih tinggal di Indonesia, aku tidak pernah nonton ke bioskop sendirian, jarang sekali jalan ke shopping centre sendirian, hampir tidak pernah makan di restoran sendirian, selalu ada yang menemani entah itu mantan pacar, teman, keluarga. Tapi bukan berarti aku ini wanita yang tidak mandiri hanya kebetulan saja selalu ada yang menemani.

Sekarang sejak tinggal di Eropa semuanya berubah total, ke mana-mana selalu sendirian, nonton ke bioskop, jalan-jalan ke shopping centre, makan di restoran, ke dentist, ke dokter (hanya kalau sakit ringan saja) semuanya dilakukan sendirian. Suami hanya bisa temani pas hari libur saja, teman ada beberapa yang bisa ketemuan tapi kebanyakan sekali lagi pergi sendirian.

Aku sangat menikmati pemandangan sepanjang jalan sendirian naik bus atau kereta. Kalau lagi bosan baca buku atau sibuk dengan hand phone. Ada untungnya juga pergi ke mana-mana sendirian, dapat pengalaman baru dan mengingat jalan-jalan baru yang tidak pernah dilalui bersama suami atau bahkan dapat kenalan baru. Coba kalau pergi bersama suami mana ada yang berani deketin dan ajak ngobrol?

Pertama kali tiba di sini berasa banget kesepian, tidak ada keluarga, teman dekat. Keluarga suamiku kebetulan tinggal di lain Negara. Tetangga tidak terlalu akrab kebanyakan orang-orang tua yang tinggal di daerahku.

Sekarang aku menikmati semua kesendirian itu, malah lebih enak kalau pergi sendiri, tidak ada yang mengganggu apalagi kalau lagi hunting barang yang sedang sale. Kebetulan aku ini orang nya lumayan ribet kalau lagi cari barang, keluargaku saja kadang suka ngomel kalau aku lagi cari barang lamanya minta ampun, muter-muter sampai lupa makan kalau tidak di peringati. Mamaku sampai bilang bisa pingsan mama nemeni kamu cari baju karena kalau diajak makan tidak pernah mau hahaha. Walaupun begitu tetap saja mereka tidak pernah kapok nemeni aku jalan jalan, jadi kangen aku sama keluargaku.

Lain lagi kalau aku pergi sama suami, aku suka usir dia soalnya aku ini tidak suka dibuntuti sama dia kalau lagi hunting baju. Aku suka bilang tuh baju pria di atas atau tuh yang di bawah untuk pria, kalau aku sudah bilang begitu suamiku sudah langsung tau kalau aku tidak mau dibuntuti olehnya dan dia akan pergi menjauh tapi tidak pernah lama-lama, beberapa menit kemudian tiba-tiba dia sudah muncul di belakangku lagi. Yah sudah kalau dia sudah muncul giliran dia yang bayar hasil buruanku hahaha. Tapi kalau dengan suami kami lebih banyak habiskan waktu jalan-jalan di taman atau menikmati sore hari di coffee shop dilanjutkan dengan romantic dinner.


Note Redaksi:

Selamat datang dan selamat bergabung, Gisela. Make yourself at home dan semoga kerasan dan terus berbagi di sini. Terima kasih.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.