Sedang Melahirkan

Dewi Aichi – Brazil


Siang itu aku memakai kaos you can see bertuliskan tweety, memakai jeans sepanjang dengkul, sandal jepit havaiana. Langsung mengeluarkan motor kesayanganku super xxx 125 yang angka meterannya masih di bawah 70 kilometer. Motor mungil warna hitam. Begitu starter, ibuku manggil-manggil sambil membawa kemeja lengan panjang. Ibu mengingatkanku agar selalu memakai lengan panjang atau jaket jika bepergian naik motor, di samping aku ini anak perempuan satu-satunya, mungkin ibuku ngga rela jika anak perempuan satu-satunya berkulit gosong terkena sengatan sinar matahari yang sangat terik.

Atau mungkin juga ibuku malas ngerikin jika aku masuk angin nantinya he he…! Bayangkan, Jogjakarta jam 1 siang hari, jika matahari sedang senang menampakkan diri, maka panasnya bukan main, sangat membakar.

Kemudian secepatnya aku mengenakan kemeja, helm dan langsung melesat. Dengan tujuan Malioboro Mall, lt 2, salon Rudy. Siang itu aku berniat untuk merapikan rambutku. Berhubung malamnya ada undangan resepsi pernikahan sepupu yang diadakan di salah satu gedung di jl. Magelang. Wajar dong aku ingin menjadi primadona dalam pesta itu. Pengen tampil sempurna. Apalagi tinggal seminggu lagi aku harus meninggalkan kota Jogja.

Tapi apa boleh buat, setelah melihat beberapa client yang sedang menunggu, pupus sudah harapanku untuk tampil sebagai primadona. “Wah..alamat nih!” Akupun keluar dan langsung membayar uang parkir. Aku keluar parkiran dan mengendarai motorku pelan-pelan sambil mikir mau ke salon mana lagi ya? Akhirnya aku ingat sebuah salon di jl. Monjali. Akupun meluncur ke sana. Melalui jl. Mangkubumi, lewat perempatan Tugu, lurus, melewati lagi jl. AM Sangaji, perempatan Jetis, lurus lagi sampai masuk jl. Monjali. Kasih kode di belakang, bahwa aku akan mengambil jalur kanan untuk menyeberang.

Akupun berhenti tepat di salon yang kumaksud. Namanya salon M. Di depan salon terpampang lengkap pelayanan yang ada, dari spa, manicure, pedicure, potong rambut, hair spa, hair tonic, creambath, facial, pijat, bahkan ada ruang untuk senam di bagian belakang. Akupun masuk dan bilang kepada seorang wanita yang berada di ruang tamu bahwa aku akan merapikan rambut saja. Si wanita itu agak lama dan memandang kepada ke 3 pegawai salon yang hanya duduk-duduk saja, sedang 2 pegawai lainnya sedang melayani client. Kemudian salah satu pegawai tadi berdiri dan menghampiriku.

“Maaf mba yang bisa motong rambut sedang melahirkan, jadi hari ini kosong!”

Kujawab,”ohh..ya sudah terima kasih!”

Dua bulan sebelumnya, aku pernah mengantar 2 orang temanku (orang Jepang), untuk spa, pijat di salon ini. Aku tau banget beberapa ruangan di bagian dalam, kalau tidak salah, ada 4 kamar bagian kanan, dan 4 kamar bagian kiri. Di antara kamar-kamar, ada lorong selebar kira-kira 1 meter, di ujungnya ada kamar mandi yang sangat bersih. Jadi untuk yang pijat, dilakukan di kamar-kamar tersebut.

Dengan lesu aku keluar, ambil motor dan lagi-lagi bayar parkir. Aku menuju ke arah ringroad, setelah mendekati perempatan, pikiranku berubah. Tadinya mau pulang saja. Tetapi aku masih ingin mencari salon yang bisa merapikan rambutku. Akupun belok kanan menuju jl. Kaliurang. Menelusuri pinggir ringroad, masuk jalur khusus sepeda motor. Sampai perempatan Kentungan langsung belok kiri, masuk sudah jl. Kaliurang.

Singkat cerita, aku memasuki 2 tempat di jalan yang sama. Dengan penuh harapan , aku mengutarakan maksudku untuk merapikan rambut. Tapi jawaban yang aku dengar membuatku heran setengah mati. Serius, heran kuadrat berlipat-lipat. Kedua salon itu menjawab sama, yaitu petugas yang motong rambut sedang melahirkan.

Kali ini aku sudah mulai gonduk (menahan kesal). Akhirnya aku putuskan untuk pulang saja. Aku mengarah ke jl. Kaliurang km. 9, melalui jalan itu lebih cepat daripada balik ke arah ringroad dan masuk lagi jl. Magelang. Yah..aku menelusuri jl. Kaliurang, dan masuk melalui lampu merah di km. 9. Sudah melewati beberapa perumahan elite seperti Merapi Regency, Merapi View.Kebetulan di sebelah kiri jalan ada beberapa salon yang aku lewati. Tapi tempatnya kurang nyaman, dekat restoran ikan bakar, terlalu ramai dan berisik. Dan aku tau sebuah salon yang tempatnya lumayan bagus. Akupun mencoba lagi masuk. Seperti sebelumnya, aku mengatakan maksudku, dan lagi-lagi jawaban yang mengejutkan ,”sedang melahirkan”!

Selintas aku melihat di cermin , dari balik selintru (pembatas ruangan dari kain motif batik) terdapat sebuah sofa.Di sofa itu duduk seorang laki-laki yang sedang asik-asik bersama seorang wanita. Kebetulan lagi, berbarengan dengan aku yang akan keluar, dari tangga yang arahnya di lantai bawah, keluar lelaki kemudian masuk ke dalam mobil yang sejak tadi di tempat parkir. Tapi karena rasa heranku yang berlipat-lipat, sebelum meninggalkan salon itu aku bertanya kepada seorang laki-laki yang duduk di meja resepsionis.

“Mas..hari ini aku dibuat heran, beberapa salon yang aku masukin, kok pegawai yang motong rambut semuanya sedang melahirkan ya?” Kompak benar sih mereka? Si lelaki itu hanya menjawab “Maaf mba!”

Ya sudah…aku pulang. Aku masih heran dan mikir, seandainya aku ingin facial, spa, mani pedi, maupun pijat juga, mungkinkah mereka akan melayani? Hanya merapikan rambut saja mungkin pemasukan yang tidak seberapa buat salon tersebut, makanya enggan melayani.


About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.