Mentari Bersinar di Soal Tes CPNS

Sumonggo – Sleman


Para pembaca Baltyra yang berbahagia, perkenankan Denmas Kemplu cs mampir sejenak.

Kendil datang dengan wajah bersungut-sungut. Pemuda yang belum satu tahun lulus kuliah itu belum lama mengikuti tes CPNS di sebuah institusi. Dia menggerutu, “Gara-gara lagunya presiden, gue bisa gagal keterima jadi CPNS.”

Denmas Kemplu mencoba mencari tahu, “Lho, kok bisa  ada lagu yang bisa bikin gagal jadi PNS?”

Kendil menggerutu, “Ya ini dampaknya kalau presiden lebih hobi mencipta lagu, masak soal lagu karangan presiden kok ditanyakan di tes CPNS? Gak nyambung banget kan?”

Kang Koclok menimpali dengan gaya anak muda pula, “Pliss deh … Gak gue banget …..”

“Apa itu bukan termasuk pertanyaan dalam kelompok pengetahuan umum?”, tanya Den Kendar

Kendil meringis, “Itu sih bukan pengetahuan umum, tapi pengetahuan gak umum. Coba yang ditanyakan lagunya Ariel-Peterpan atau D’Massive, pasti gue bisa jawab”

Denmas Kemplu melanjutkan, “Iya ya, mengapa bukan lagunya Gesang, yang sudah jelas mendunia dan mengharumkan bangsa”

“Tapi relevansinya apa CPNS mesti tahu lagu karangan presiden tersebut? Apa memang dicari yang loyal pejah gesang ndherek, sampai mesti tahu lagu yang kita sendiri juga belum pernah dengar bunyinya”, serius Kang Koclok.

“Lha jika cuma asal comot lagu, itu lebih cocok buat acara kuis di televisi atau isian teka-teki silang. Atau kuis tebakan SMS, semacam yang pakai REG spasi TEBAKLAGU”, sergah Kendil.

Den Kendar mencoba menenangkan, “Itu kan cuma 1 soal di antara ratusan soal lainnya…”

Sahut Denmas Kemplu, “Tapi bila ada ribuan pendaftar yang nilainya hampir sama, terus ada yang nilainya lebih rendah gara-gara satu soal itu siapa yang mesti tanggung jawab?”

“Ya begitulah, mungkin soal tersebut muncul gara-gara hasrat berlebihan untuk mencari muka, cermin budaya ABS alias Asal Bambang Senang”, sengit Kendil meluapkan kejengkelannya.

Denmas Kemplu berujar sambil menyindir Kendil, “Jangan begitu, siapa tahu sekedar ajang promosi gratis saja mumpung ada kesempatan. Seperti waktu lagu tersebut dinyanyikan di acara resmi kenegaraan seperti pada perayaan 17 Agustus lalu. Makanya rajin-rajin nonton siaran langsung upacara kemerdekaan, jangan cuma siaran langsung bola saja … he he…..”

Kendil langsung melengos, “Temanku yang rajin nonton infotainment saja tak bisa jawab kok …”

Denmas Kemplu ingat pernah dulu ada yang melakukan survey berapa orang yang ditemuinya hapal Pancasila. Sekarang mungkin lembaga semacam LSI yang gemar survey, perlu juga mengadakan survey berapa orang yang hapal judul lagu karangan presiden.

Para pembuat bank soal dan kisi-kisi tes CPNS yang laris manis setiap musim penerimaan pegawai, baik dari toko buku besar sampai kelas kaki lima, mesti merevisi isi bukunya. Taruhan, adakah satu buku saja yang sudah memuat pertanyaan mengenai lagu karangan presiden tersebut?

Den Kendar berusaha menghibur Kendil, “Tahun depan coba lagi, siapa tahu berhasil”

“Jangan-jangan tahun depan malah syair lagunya yang bakal ditanyakan….”, bantah Kendil.

“Tapi masih untung kok punya presiden yang hobi mengarang lagu, ketimbang mengarang yang lainnya …..”, ujar Den Kendar.

Hmmm … moga-moga saja memang benar beliau tidak hobi “mengarang-ngarang” yang bukan-bukan karena bakatnya sudah tersalurkan dalam hal mengarang lagu.

Kang Koclok mencoba usul, “Sebenarnya ada cara lain supaya lagunya bisa lebih populer, coba mengkontrak Sinta-Jojo atau Moymoy-Palaboy, untuk membuat versi lypsinc-nya dari lagu tersebut di Youtube. Siapa tahu bisa mengalahkan Justin Bieber.”

Den Kendar menambahkan, “Disebarkan secara gratis saja ringtone-nya. Atau bikin peraturan, misalkan segenap menteri dan staf kepresidenan wajib menggunakan lagu tersebut sebagai ringtone”

Buat Kendil dan mereka yang akan mengikuti tes CPNS, Denmas Kemplu cs dapat memastikan bahwa lagu-lagu berikut ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan karangan presiden ataupun tes CPNS, jadi jangan sampai salah menjawab:

1. Keong Racun
2. Bang Thoyib
3. Kucing Garong
4. Kompor Mleduk
5. (Tidak) Damai tapi (Makin) Gersang
6. Badai Pasti Berlanjut
7. Pocong Datang Bulan Kesetrum TDL
8. Kuntilanak Studi Banding
9. Hantu Reshuffle Minta Gendong
10. Mendadak Jendral
11. Halo-Halo Century
12. Maju tak Gentar Membela yang Bayar
13. Bukan Lautan Hanya Kolam Lumpur
14. Si Manis Jembatan Ambles
15. Potong Bebek Angsa Masak di Koalisi
16. Pahlawan Tanpa Tanda Terima
17. Gugur Satu (Gayus) Tumbuh Seribu (Cirrus)
18. Bongkar (Mafia Kasus)
19. Rayuan Pulau Remisi
20. Bengawan Gayus Mengalir Sampai Jauh
21. Balonku Ada Enam, Rupa-rupa Maunya
22. Siapa Suruh Datang Cikeas

Astaga, semoga tak bakal nanti di Ujian Akhir anak sekolah, muncul pertanyaan siapa nama cucu presiden, atau berapa ukuran sepatu yang dipakai istri presiden? Para calon mahasiswa yang bakal bersaing di seleksi masuk SMPTN (dulu UMPTN) mungkin perlu lebih memperluas lagi selera musiknya, supaya bisa menjawab pertanyaan, jangan cuma nongkrongin Lady Gaga atau Rihanna, ha ha ….. Nuwun.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.