Laternenfest – St. Martin

Hennie Triana


St Martin adalah seorang prajurit Romawi yang kemudian menjadi seorang biarawan. Lahir di Hungaria tahun 316, pada tanggal 11 November (sama ulang tahunnya dengan almarhum Ayah saya). Salah satu kisah yang paling terkenal dalam hidupnya adalah ketika ia memotong jubahnya dan berbagi dengan seorang pengemis untuk bertahan dari dinginnya malam yang diselimuti salju. (dikutip dari Wikipedia).

Perayaan hari St Martin di Jerman diramaikan dengan pawai anak-anak yang berjalan sambil bernyanyi membawa lampion kertas warna-warni dihiasi lampu dari lilin. Biasanya di Kindergarten (Taman Kanak-kanak) dan Spielgruppe (play group) anak-anak dan Ibundanya bersama-sama membuat lampion dari kertas tersebut.

Pawai ini dimulai pada saat hari mulai gelap. Di bulan November pada pukul 18 matahari mulai tenggelam. Tentu perayaan akan lebih meriah dengan adanya acara makan bersama. Sudah menjadi kebiasaan juga bahwa berbagai jenis makanan yang tersaji adalah sumbangan para orang tua dari anak-anak tersebut.

Laterne, Laterne, Sonne, Mond und Sterne… Brenne auf mein Licht, Brenne auf mein Licht, Aber nur meine liebe Laterne nicht…


Terima kasih banyak buat redaksi, juga sahabat Baltyra.
Salam hangat.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.