R. Wahyu
Sambil terus mengisap dalam nafasku, kuusap keringat yang akan turut memberi rasa cuka menjadi sedikit asin keringat, hmmmmm benar benar nikmat, rasa pedasnya yang tajam , rasa ikannya yang gurih dan kenyal, khas Palembang.
Biasanya aku suka bikin sendiri, tiga tahun tinggal di sana membuatku sedikit pandai mengolah camilan ini, apalagi anakku doyan banget dengan makanan yang berbau ikan. Tapi beberapa kali makan di Japanese Food pulangnya pasti muntah… he he…
Empek- empek banyak macamnya di antaranya:
- Empek- empek Lonjor (berbentuk lonjoran)
- Empek -empek telur (di dalamnya diberi kocokan telur)
- Kapal selam (empek-empek telor tapi jumbo, biasanya telornya bulat utuh tanpa dikocok),
- Empek- empek kerupuk / keriting (bentuknya seperti mie berbentuk bulat, seperti kerupuk bulat bola)
- empek-empek bulat (seperti bakso) ,
- Empek- empek isi (berisi tumisan papaya)dan
- empek-empek Kulit (dibuat dari sisa kulit ikan yang dihaluskan, caranya mirip membuat empek-empek daging ikan , ditambah bawang merah goreng dan irisan daun bawang)
Dapurku mungil, sementara kalau mengolah empek-empek pasti aromanya amis dan perlu ruangan yang luas agar tak eneg sebelum matang.
Mudah saja membuatnya kok, apalagi kalau tersedia daging ikan giling, tambah ringan deh prosesnya..
Cukup sediakan Bahan:
- 1 mangkok daging ikan (Ikan gabus biasa di pakai di Palembang, aku biasanya menggunakan ikan tengiri).
- 1 mangkok tepung kanji
- 1 mangkok air (atau boleh setengahnya, sesuai selera)
- 1 butir telor
- Garam, gula, penyedap rasa (tanpa penyedap juga gak apa- apa)
Bahan Cuka :
- 250 gr. Gula Merah
- 8 siung Bawang Putih
- 100 gr Asam jawa /
- 2 sendok makan cuka (pilih salah satu, atau campur sedikit , sesuai selera)
- 100 gr Cabe rawit (sesuai selera)
- Ebi (udang kering)
Caranya :
- Campur garam, gula dan penyedap dalam air
- Siapkan rebusan air dalam panci
- Uleni daging ikan giling sampai lembut, boleh dicampur air sedikit demi sedikit.
- Setelah lembut beri telur, uleni lagi sampai tercampur.
- Beri sedikit demi sedikit tepung kanji, lanjutkan sampai adonan bisa dicetak.
- Cetak sesuai keinginan
- Setelah jadi masukkan satu persatu dalam air mendidih
- Tunggu sampai mengambang, itu berarti empek-empek sudah matang
- Tiriskan.
- Goreng dan sajikan bersama cuka dan irisan mentimun.
- Untuk empek-empek kulit biasanya langsung di goreng saja.
Membuat Cuka ;
- Rebus gula, asam dan bawang putih geprek sampai agak mengental
- Cabe rawit yang sudah digeprek juga masukkan dalam larutan gula
- Biarkan sampai mendidih
- Angkat dan saring
- Beri ebi yang sudah dihaluskan, didihkan kembali.
Eits lupa… empek-empek yang kunikmati kali ini bukan buatanku sendiri , tapi oleh-oleh dari sahabatku, jangan ditanya, pasti rasanya lebih enak dari buatanku karena gratis..tis…
Empek-empek dalam kemasan paket bisa tahan sampai 2 hari, bukan dengan bahan pengawet namun biasanya hanya dilapisi tepung kanji.
Sebelum diolah cuci sampai bersih dan langsung digoreng. Cuka kemasan biasanya kental, kita cukup merebusnya dengan ditambah sedikit air.
Untuk yang ukuran besar cukup dipotong sendiri sesuai selera, baru di goreng.
Ini nih yang sudah siap santap…yummmmy…haaap !!
Selain empek–empek ada juga otak-otak , kalau yang ini sudah banyak yang enak rasanya selain di Palembang
Silahkan mencoba membuatnya, selain enak, kandungan gizinya tinggi karena bahan dasarnya adalah ikan, bagus buat camilan dan bekal sekolah.
Buat ngrumpi dengan teman juga oke, rasa pedas cukanya membuat kita sering ketagihan.
November 17th, 2010 at 21:40
@ mbak wahyu : aku ndak kebagian kurban …. tapi gpp sich, cuman ngarep ketupat lebaran aja yang sudah lama ga pernah kebagian, hehe ….
November 17th, 2010 at 15:43
Awe.. sama nih, sambil nunggu daging kurban mateng sambil makan mpek2…nikmat ya..
November 17th, 2010 at 15:42
Mbak lany : karena bahannya sama dgn lem kali makane kena panas langsung melembung dan dosh..!! ha ha..
Malah anakku dulu suka nasi kepel aja, makannya sama cuka…..si mbaknya suka ngasih itu, gak ketahuan, makanya kok suka menyet2 nasi digenggeman..trus di siram cuka…
weleeeh…..serba cuko deh pokoknya
bakwan dari kol campur udang, ato dari ubi yang diiris sprti tusuk gigi dicampur tepung terigu juga enak lho pake cuko…
November 17th, 2010 at 10:58
hm……. baca cerita mpek2 sambil makan mpek2, bener2 nikmat……… thanks for sharing, ntar dicoba di rumah saja
November 17th, 2010 at 10:55
WAHYU : waaaaah…ayak2 ae, ono camilan yg kehabisan duit……jd klu gak pakai ikan, nek digoreng mbledosssss ngono? apa mungkin krn bumbunya yg bkn mbledossssss ya? ya, drpd gak ada sama sekali, ya udah gak pakai ikan tp tetep dimakan sama cukonya……..msh enak juga rasanya
November 17th, 2010 at 10:08
Ikan apa aja bisa kok… cuma kalo biasanya yg sering kan ikan gabus itu sama belida..
Malah yng di pasar2 itu ikan gak jelas, campur2….
Ada juga gak pakai ikan, empek2 dush…ha ha… biasanya gitu kami namainya, karena tepung kanji aja sama bumbu bahannya, jd kalo digoreng suka dush !!! mbeledush….
Biasanya udah kehabisan duit, pingin nyamil dan jadilah panganan itu…
November 17th, 2010 at 08:45
WAHYU : loooooooo…….ya hrs ada ikannya to………..justru bau ikannya itu yg mak-nyosssssssss! tp apakah hrs menggunakan ikan BELIDA ya?????? mungkin bs diganti jenis ikan lainnya, klu mmg gak ditemukan ikan belida??????
November 17th, 2010 at 07:52
Bagong : ati2 gigi tuh.. selama doyan makanan itu, jadi sering ke dokter gigi dah…
November 17th, 2010 at 07:50
R Wahyu>>>
Pempek, empek-empek……ennaaaakkkk! Di Sekayu ada beberapa tempat yang sajikan pempek enak. Harga sangat terjangkau. Selalu ada beda tipis rasa-aroma antara satu tempat dan yang lainnya. Kalau cukonya lemak (=enak), maka kuah cuko yang masih banyak di cawan, bisa juga diminum……. Pertama kali lihat kolega minum cuko enak, gak perlu butuh banyak waktu bagi saya untuk melakukan hal yang sama………
November 16th, 2010 at 17:21
Dedhuska, lany ; kalo udah suka mau gak pake ikan juga di lalap lhoh…asal ada cukonya..
Sakura, Nuchan ; gleg…enak enak….
Silvia ; kalo ada udang aku lbh keinget tekwannya…pedas2 juga..wuih, segeer..
Pak DJ , Kornelya ; Kalo orang Komering ( asli Palembang) aku pernah liat caranya malah daging ikannya didiamin dulu, biar amisnya keluar….
kalo kita kan lbh suka yang seger ger….
Kembang Nanas; dikarenakan gak ada potonya dan aku juga gak bisa tuh bikin…he he…tepatnya belum pernah nyoba bikin…ayok bagi caranya dunk…