Super-komputer buatan China tercepat di dunia

Gandalf The Grey – Middle Earth


Akhir Oktober lalu China secara resmi mengumumkan beroperasinya super-komputer terbaru yang diberi nama Tianhe-1A (天河 = Milkyway), yang menghebohkan adalah unjuk kerjanya ternyata melebihi super-komputer tercepat milik Amerika.

Dan pada minggu kedua November Tianhe-1A secara resmi diakui oleh lembaga TOP500 sebagai super-komputer tercepat di muka bumi ini, sekaligus meruntuhkan dominasi Amerika yang selama ini memegang peringkat pertama super-komputer tercepat di dunia. Sebenarnya tanda-tanda keruntuhan dominasi Amerika sudah terlihat beberapa waktu lalu dengan bercokolnya super-komputer milik China yang lain di peringkat dua dan diikuti dengan beberapa program pengembangan super-komputer lainnya.

Menurut press release TOP500 edisi 36 / November 2010 ini, Tianhe-1A terbukti mempunyai kecepatan 2.57 petaflops per detik, alias mampu melakukan 2.57 quad-tilyun (ribuan-trilyun) perhitungan atau kalkulasi tiap detik, sedang peringkat kedua adalah super-komputer Jaguar milik DOE (Department of Energy) Amerika yang mempunyai kecepatan 1.75 petaflops per detik.

Di peringkat tiga adalah super-komputer milik China juga yang diberi nama Nebulae dengan kecepatan 1.27 petaflops per detik yang pada periode sebelumnya telah menempati peringkat kedua. Peringkat empat adalah super-komputer Tsubame milik Jepang dengan 1.19 petaflops per detik. Peringkat lima kembali diduduki super-komputer Hopper milik DOE-NERSC Amerika dengan 1.05 petaflops per detik. Total hanya ada 7 super-komputer di dunia yang berhasil mencapai level 1 petaflops per detik.

Kekuatan kerja Tianhe-1A didapat dengan menggunakan puluhan ribu prosesor yaitu: 14.336 buah Intel Xeon X5670 2.93 GHz 6-core CPU ditambah 7.168 buah Nvidia Tesla GPU dan lebih jauh lagi ternyata ada 2.048 buah FeiTeng-1000 yaitu prosesor 8-core buatan China serta dilengkapi juga sistem inter-koneksi Arch buatan China sendiri yang diakui dua kali lebih cepat dari sistem inter-koneksi Infiniband yang banyak digunakan super-komputer lain. Adanya prosesor 8-core, sistem inter-koneksi dan sistem operasi Linux yang dirancang dan dikembangkan sendiri oleh insinyur China membuat super-komputer ini mendapat banyak pujian.

Aplikasi super-komputer ini biasanya untuk riset ilmu pengetahuan, simulasi cuaca/tsunami, desain dan aplikasi industri, desain pesawat terbang, antariksa, ingat juga China adalah negara ketiga yang berhasil mengirim manusia ke antariksa dan kembali lagi (kalau cuma mengirim tapi tidak janji untuk kembali kayaknya lebih gampang sih…) dan masih banyak lagi aplikasi lainnya, walaupun ada juga beberapa super-komputer yang aplikasinya dirahasiakan dan malah ada yang sengaja tidak dimasukkan / dilaporkan ke lembaga TOP500 karena benar-benar rahasia (kebanyakan milik pemerintah Amerika).

Dalam daftar TOP500 itu masih ada 42 super-komputer lainnya milik China yang bertebaran di berbagai peringkat padahal pada edisi TOP500 enam bulan yang lalu China hanya mempunyai 24 super-komputer. Hal ini membuat China berada di peringkat dua negara dengan super-komputer terbanyak di bawah Amerika yang mempunyai 275 super-komputer. Untuk wilayah Asia Jepang juga cukup dominan dengan 26 super-komputernya.

Unjuk kekuatan ini jelas menunjukkan betapa seriusnya pemerintah China menggunakan kekuatan ekonominya untuk mengejar ketinggalan di bidang sains dan ilmu pengetahuan. Tentu saja hal ini cukup membuat negeri Obama kelabakan hingga konon kabarnya mereka merencanakan membuat super-komputer generasi terbaru dengan target kecepatan 20 petaflops per detik yang rencananya siap operasi tahun 2012 (tapi dengan kondisi dan situasi perekonomian Amerika saat ini semoga saja super-komputer itu sempat dimanfaatkan dengan baik sebelum keburu kiamat 21-12-2012 hehe…)

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.