Catatan dari Kona (1)

Lani – Kona, Hawaii


Hello temans,

Ngobrol lagi yuuuuuk……….mumpung hari ini aku libur gak kerja. Seperti biasanya kalau kerja jelas sibuk di toko, biasa koyok wong dodolan obat di pinggir jalan, modal abab (=hawa di mulut), sambil ketawa-ketiwi sama customernya, yang jelas turis baik local atau manca negara.

Sebaliknya kalau pas libur kerja, tetep aja sibuk, tapi beda kesibukan aja, suka-suka aja cari kesibukannya. Seperti hari ini, bangun udah siap mo lari pagi, sarapan utama hehehe…..ternyata hujan turun lagi, wah batal BT neh…..sudah dibelain bangun jam 4 pagi.

Ya wes malah dolanan internet, cek email dst……..dll……kebablasan chat sama teman buleleng, biasa daripada sebel gak ada yang dikerjakan hehehehe…

Kemudian jam ½ sepuluh baru mandi, langsung keluar, banyak urusan ke bank, terus dilanjut ke kantor pos, dari sana perut keroncongan makan siang  bakso kuah pake soun di restoran Vietnam, memang gak seenak bakso Happy made in Buto, paling tidak bisa untuk obat kangen kkkkkk…

Sekalian pesan lumpia, dan bubur mutiara ada juga bakpo/manapua kadang isi ayam, babi, tapi aku cuma mau isi beans/kacang ijo gak ada ya gak jadi beli.

Restoran ini rame luar biasa tiap jam makan siang dan malam, karena murah meriah ada porsi kecil seharga $ 5.00, lumpia baik vegetarian/isi cacahan ayam, @ $ 1.75 mahal to?

Sehabis isi bensin wes ora kencot maning weteng-e (sudah tidak sanggup lagi perutnya), dilanjut ke restroom, seperti biasanya tiap hari Selasa di halaman kompleks pertokoan North Coast Center selalu ada tarian hula dan Hawaiian music serta nyanyian dalam bahasa Hawaii, mereka menghibur secara gratis, cuma disediakan kotak kalau ada yang ingin member donasi.

Yang menari tua-tua sayangnya heheheh gak ada yang muda, sexy, jadi kurang seppppp…..tau sendirilah udah menggemuk namanya ibu-ibu usia 55+.

Aku cuma menikmati sekelebatan saja, kemudian dilanjut masuk ke toko sepatu yang murah meriah karena semua bikinan China hikkkkks! Lagi ada promo beli satu, yang kedua separo harga, tidak hanya untuk sepatu tapi juga kaos, tas, dompet, pernak-pernik fashion jewelery.

Karena sering mampir jadi kenal sama penjaganya, cowo muda, Hawaiian campur Filipino heheh dugaanku tapi ya entah bener apa gak…

Sempat mencoba beberapa sepatu ada yang suka tapi dipakainya sakit di tungkai belakang ya udah batal, melirik tas-tas yang lagi di sale, jadi beli 2 karena satunya kan cuma ½ harga, murah meriah, hampir Natal jadi ingat teman dekat untuk kado mereka.

Selesai dari toko sepatu, dilanjut ke kompleks pertokoan Lanihou center, belanja cuma beli 3 macam: tahu, toge, dan pisang ambon. Sudah setahun ini ada aturan tiap belanja di supermarket kalau bawa tas sendiri, dikasih credit .05, jadi aku selalu bawa bag pack, selain itu dikasih kartu, tiap kali belanja di cap kalau total 10 cap, dapat gratis produk yang lagi dipromokan, biasanya aneka nuts aku suka sekali. Seperti campuran trailmix camilan yang menyehatkan karena biasanya organic.

Rampung belanja, ke lain toko kali ini lagi ada promo detergent, yang biasanya sebotol $ 4.00 ini dapat 2 botol ya udah beli stock, jadi gak perlu beli laundry detergent sampai 6 bulan kevdepan, karena aku cuma laundry tiap 10 hari sekali, iritlah.

Tiga hari yl baru saja nitip teman beli jasmine rice made in Thailand (gak ada yang made in Indonesia hikkkkkkkkkks) 20 pounds $ 25.00 mahal ya?

Apartemenku dekat kalau mo ke mana aja, tapi tetep berat kalau harus beli beras, jadi minta bantuan teman yang punya mobil, aku cuma punya mersikil hehehe. Memang kusengaja gak mau beli mobil, gak butuh, karena kemana-mana dekat, jadi cukup gunakan mersikil waelah……..sekalian nambah olahraga.

Toko aku beli detergent namanya Long’s drug, managernya malah masih ingat sama aku, karena aku pernah mo nglamar kerjaan di toko ini, tapi dikatakan untuk sementara toko tidak buka lowongan karena ekonomi seret!

Memang menyedihkan, ekonomi Amerika masih sakit, gak tau akan sampai kapan bisa bangkit lagi, biaya hidup di Hawaii memang mahal, itu konsekwensi tinggal di paradise, tapi sejak ekonomi jeblog jadi semakin susah, karena lokasi Hawaii yang in the middle of nowhere, kebanyakan impor dari luar, dan turis gak banyak yang datang itu bikin tambah makin susah karena memang ekonomi Hawaii tergantung sama tourism. Malah yang banyak datang turis dari Eropa karena €uro mereka kan lebih kuat dibanding dgn American dollar.

Waktu di toko ini aku sekelebatan liat chips/kripik tapi ini dari pohong/ketela, weleh langsung mata membelalak, ambil dua karena memang murah harganya, terus kubaca, walah dalah ternyata dibuat dari ketela dari Indonesia tapi diproduksi oleh NZ, kemudian dilempar ke pasaran amerika, mereka memang smart cookie!

Sing kangelan wong Indonesia nandur dan njabuti sampai bongkok, hasile dijual mentahan, diolah oleh buleleng, dipasarkan oleh buleleng!!!! Piye iki????? (Yang susah payang orang Indonesia, nanam dan menyabut sampai bungkuk, hasilnya dijual mentah, diolah bule, dipasarkan oleh bule).

Ada dua rasa, satu original satunya pakai bumbu agak spicy dan pakai daun jeruk purut, weleh bagaimanapun olahan kripik telo ala Indonesia lebih jossssssss………konyos-konyos padahal cuma di marinated pakai garam, bawang dan ketumbar. Jadi ingat bikinan mama, apalagi kalau mama yang bikin criping pisang amboi!

Ada juga sih kripik pisang tapi ya entah enak/gak, belum pernah coba yang ala Hawaii, tapi kalau yang bikinan Thailand sudah pernah, malah digulung tipis gitu.

Banyak dan beraneka ragam camilan ala Hawaiian, namanya banyak yang berbau Jepang, tapi ya entah enak apa gak kulo mboten ngertos, karena aku gak suka ngemil hehehhe…

Pernah juga liat biscuit aneka macam made in Indonesia, kalengnya gede ajubillah amiiiiiiiir! Maksud hati ingin mencicipi cari kaleng yang paling kecil gak ada ya udah skip aja, bisa-bisa setaon baru abisssss…….kalau maksa dibeli.

Akhirnya aku beli 4 kripik telo, rencana mo aku bagi ke teman, kalau dimakan sendiri nanti malah jadi batuk-batuk. Dari sana balik ke apartemen, langsung ubreg masak, rencana cuma mo bikin opor ayam+tahu+telur, malah kalaaaaaaapppppp lagi, bikin orak arik wortel diparut+kol, tadinya mo pake udang tapi malas menguliti, masih ada di freezer, ya udah cuma pake telur 5 telur 3 kuning aku buang, terus masih ditambah cah toge+tahu dicampur gitu aja, pake 2 lombok biar agak ada cekitnya dikit, dasar ilat jowo (lidah Jawa) kalau gak ada lombok kurang afdol heheheh……

Sambil masak kadang cek Baltyra sampai udah mencungul artikel baru dasar multi tasker hahahah……

Biasanya kalau lagi malas gak mikir masak, tapi kalau udah kumat sekali masak sampai beberapa macam, masuk lemari es dan untuk tiap hari dibawa kerja buat makan siang, karena kalau beli terus kantong brodollllll…….karena tiap kali makan paling murah $ 6.00 pilihan juga gak banyak jadi bosen!

Banyak restoran sushi, tapi kalau tiap hari makan sushi bosen, ada restoran Thai gak begitu enak, yang paling mahal restoran Amerika seporsi paling murah $ 9.00 and up masih harus bayar tax! Nah rampung masak jam 6 sore, kemudian nongkrongin computer lagi dan nulis crita ini buat teman-teman sekalian…

Minggu yl sempat makan malam sendirian aja, karena teman kerja di situ sebagai waitress, aku duduk ngadep ke laut, sambil menunggu sunset……banyak turis juga nunggu sunset dan siap dengan kamera mereka masing-masing, duduk di sebelahku karena bangkunya panjang sepasang buleleng, tadinya saling cuek aja, tapi kemudian si cewe minta tolong untuk diambilkan foto dengan latar belakang sunset ama cowonya.

Aku bilang sure lebih baik kalian berdiri di dekat jalan jangan duduk di sini kurang bagus, mereka manut-manut wae heheheh…

Setelah jeprat-jepret, kami balik ke tempat duduk terus ngobrol gak ada abisnya, ngalor-ngidul, ngetan balik ngulon wakakakka……..dasar subo nyrocos tanpa henti, tapi mereka juga seneng lo, tumbu enthuk tutup wes… (klop).

Aku pesan virgin pinacolada karena gak bisa minum yang mengandung alcohol, sama veggies pizza menurut temanku enak, ya wis manut waelah, menu kebanyakan ikan, tau sendiri Hawaii itu paling terkenal ikan dan hasil pancingan hari itu juga jadi fresh!

Pasangan di sebelah aku duduk pesan nachos satu porsi buat berdua, la wong piringe sak-hohahhhhhhh! Nah detik-detik paling indah yang tidak bisa dijelaskan dgn kata-kata……..speechless…….ndlongop…….ketika matahari menyentuh titik air laut, bak bola api pijar……oranye!

Kemudian sedikit demi sedikit ditelan sang malam, inilah yang sangat mentakjubkan…….ketika mentari udah amblessssss bumi, masih meninggalkan semburatnya wuedyaaaaaaan!

Inilah keajaiban alam ciptaan Tuhan, langit berwarna warni bak taman firdaus! Bener-bener seperti taman melengkung separo bola bumi, indah tiada tara!

Aku sampai gak pedulikan pizzaku, cuma ngadep kelaut, menikmati keindahan tiada tara, tapi hehehe…….lupa gak bawa kamera hiksssssss!

Pasangan di sebelahku juga berdecak kagum sambil ngomong: lucky you…….you’re living here, you can see that everyday. Gorgeous, isn’t it?

Aku jawab: yes, this is living in paradise! Never ending gorgeous sunset and also when full moon, very beautiful……..especially in the morning while I am running, I can see the reflection from the moon, it’s so clear with silver color.

Tentang Hawaii selama genap 2 tahun tinggal di kona tepatnya tgl 16 November so far aman-aman aja, la gimana gak aman? Pulau cuma sak-uplik penjahat mo lari ke mana? Karena dikitari lautan, minggat pakai perahu mau ke mana? Jalan satu-satunya terbang, tapi jelas gak mungkin pasti kecandak, apa mo ngumpet ditemani ama Goddess Pele di aliran lahar ribuan drajad C? Kecuali mo bunuh diri menceburkan diri kelaut, ini salah satu keuntungan tinggal di pulau dikelilingi lautan, no way out buat penjahat.

Gimana kalau sapa tuh Goyas-Gayus dipenjara di satu pulau terpencil, dikitari lautan bebas, lama-lama kan mati sendiri heheheh……


Selamat dibaca ya……udah ngelantur terlalu panjang. Sampai crita iseng lainnya di lain kesempatan.

128 Comments to "Catatan dari Kona (1)"

  1. Mia Thalia  27 October, 2011 at 22:51

    hehee my luck ktemu site km

  2. Mia Thalia  27 October, 2011 at 22:50

    asik..asik bgt bacanya…post lg ya crita2 km disama…o ya lam kenal ya

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *