Salju dan Bala-bala

Hariatni Novitasari


Saat ini, aku sedang makan bala-bala dan minum kopi. Di luar salju turun dengan sedikit tebal (apa deras ya istilahnya?). Mengubah halaman apartemen menjadi benar-benar putih. Angin juga sedang menderu-deru kencang. Edian benar angin di Midwest.

Memang sudah diramalkan kalau hari ini akan salju. Hanya saja, aku tidak tahu kalau turunnya sepagi ini. Tadi waktu bangun tidur dan membuka jendela, sudah ada timbunan putih di luar. Ah, pantas tadi malam dinginnya minta ampun. Suhu yang sebenarnya adalah 20’F tetapi terasa seperti 2’F. Jauh benar bedanya, meski hanya selisih nol. :p.

Somehow aku ingat kebiasaanku di Minggu pagi ketika di Surabaya. Kalau hari Minggu, selera kampungku pasti akan sangat kumat. Kalau hari Minggu, aku pasti akan membeli jajan pasar, minum kopi, mendengarkan Michael Franks dan membaca koran minggu pagi. Itu seperti sudah menjadi ritual bagi diriku. Mandi? Ah, tak perlu. Baru akan mandi kalau ada ajakan untuk keluar rumah. Kadang, di hari Minggu, membaca Norwegian Woods atau the Great Gatsby juga menjadi pilihan yang tepat.

Nah, karena di Saint Louis tidak ada jajanan pasar, makanya aku bikin bala-bala yang adonanku aku tambah ini dan itu sampai dengan tiga kali dan akhirnya ketemu rasa yang paling tepat. Sambil minum kopi, makan bala-bala dan nyeplus cabe rawit di tengah putihnya Midwest.

Oh, what a wonderful life! Tapi poinnya di sini adalah, kadang aku suka membawa selera kampungku di tengah-tengah kondisi dimana orang umumnya melupakan dan membiarkannya. Aku justru sebaliknya. Kadang, enak dan misterius mencampurkan yang ndeso dengan yang metropolitan. Ndeso adalah tempat dimana aku berasal.. :p.

Kadang, aku punya keinginan ingin makan rujak di atas Empire State Building di New York sana. Bagaimana rasanya ya? Apakah enak? Apakah romantis? Seromantis adegan Tom Hanks dan Meg Ryan dalam “Sleepless NIght in Seattle” hanya karena anak si Hanks terinspirasi film “An Affair to Remember”?


Ilustrasi:

http://bundaagnes.multiply.com


40 Comments to "Salju dan Bala-bala"

  1. Edy  7 January, 2011 at 20:20

    Ritualku kalau pulagng kerja adalah minum teh poci ditemani girengan, kadang pisgor , kadang bala bala, kadang teh saja. hidup orang kampung!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.